Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, & up and down of life.

Senandika Tiga Puluh Tiga

Friday, October 23, 2020

 Assalamualaikum,

Hei, kamu. Sudah lama kita tidak berbincang sejak ada si 01 berlanjut hingga 02. Hidup rasanya bergulir begitu saja. Tanpa sadar sudah masuk kepala tiga lebih tiga. Mari, sejenak kita menengok perjalanan.


Ibu

Tak pernah ku sangka kamu sudah menyandang predikat "Ibu" sejak 5 tahun lalu bahkan kini beranak dua. Bagaimana rasanya? Nampaknya kamu menikmati peran sebagai ibu bahkan terlarut dalam permainan. Dari dulu, kamu memang paling suka bermain. Kali ini kamu mendapat tandem bermain yang mengasyikkan, ya!

Kamu menemukan passion baru setelah kehadiran si 01. Bukan lagi jalan-jalan sendiri seperti dulu tetapi membawa serta keluarga. Walau ada selisih paham atau sedikit menekan ego, tapi bepergian bersama mempunyai kesan tersendiri.

Aku tahu kamu terkadang merasa lelah, apalagi jika Maghrib ayahnya anak-anak belum datang. Rasanya kesabaran dan energimu hanya sampai adzan Maghrib. Benarkah demikian?

Ada satu yang ku herankan. Kamu, si juara kelas di bangku sekolah, malah tidak menyekolahkan anakmu? Pilihan macam apa itu? Menjadi fasilitator dan mentor bukan perkara mudah. Ini menentukan masa depan anak-anakmu.

Di sisi lain, sangat menyenangkan dapat belajar bersama mereka. Melihat binar mata dari pria kecil yang penasaran akan sesuatu. Kamu pun dapat terus belajar dan belajar. 


Istri

Syukurlah dia begitu pengertian. Bagaimana tidak mengerti, sudah sejak SMA kalian saling mengenal. Hidup memang naik, turun, naik, naiik, naiiik, ... nikmatilah bersama. 

Tak banyak yang ingin ku sampaikan tetapi teruslah menjaga komunikasi dengannya. Itu koentji berkeluarga. K O M U N I K A S I.


Perempuan


Bagaimana mimpimu untuk belajar dan terus belajar? Menambah gelar setelah nama lengkap? Walau kemudian kamu memilih untuk tidak mencantumkan gelar tersebut. 

Mimpi itu masih terabaikan namun lihatlah, kamu begitu menikmati menulis. Passion menulis membuat matamu berbinar-binar dan jarimu lincah menari di atas keyboard. Ini hampir tengah malam akan tetapi kamu masih penuh semangat.

Tak pernah kau sangka bahwa kata mutiara "Do what you love" dapat kau wujudkan bahkan menghasilkan materi selama 5 tahun terakhir. Allahuakbar, masya Allah, maka nikmat manakah dari Tuhanmu yang hendak kau dustakan?

Ingatlah darimana kau berasal dan kemanakah tujuan akhirmu.
Selamat pagi!

#Writober
#RBMIPJakarta
#Senandika
2 comments on "Senandika Tiga Puluh Tiga"
  1. Wow... Keren, selalu tak bisa berkata apa-apa, kalau membaca tulisan mbak Helena.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aih mbak Litha, sa ae!
      Makasih udah mampir yaaa

      Delete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,