Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, and upside down of life.

Image Slider

Berani Cantik dengan Perhiasan Goldmart Dare to be You

Monday, April 29, 2019

Goldmart Dare to be You


Berani cantik, berani menjadi diri sendiri
Kenapa ya beberapa perempuan butuh waktu lama, bahkan bisa sangat lama, untuk memilih penampilan yang tepat? Saat hendak bepergian, biasanya saya yang pertama mandi tetapi saya pula yang terakhir keluar rumah sambil ditunggu suami dan anak dengan wajah yang menyiratkan, “Lama amat dandannya.”

Saat hendak pergi, wanita maunya tampil sesuai acara supaya nyaman dan makin percaya diri. Apa yang kita pakai mencerminkan pribadi kita, kan. So, penampilan yang tepat itu sangat penting. Mulai dari memilih pakaian, alas kaki, tas, sampai aksesoris perhiasaan untuk melengkapi penampilan yang menunjukkan personality.

Ngomongin tentang personality, tiap orang punya keunikan tersendiri. Namun, saya kadang ragu untuk menunjukkan ciri khas tersebut. Mau pakai ini itu, cocok enggak, ya? Mau ikuti tren, bisa-bisa jadi korban mode. Belum tentu cocok, kan. Atau, saking hype-nya suatu pakaian sampai-sampai semua orang terlihat sama. Oops!

Berani tampil sesuai style masing-masing itu challenging. Butuh rasa percaya diri supaya apa yang kita pakai nyaman dan makin membuat aura positif nampak. Hal ini sejalan dengan kampanye DARE TO BE YOU dari perhiasan Goldmart yang mengajak para wanita untuk berani cantik, berani menjadi diri sendiri.

Sudahkah Imunisasi Rutin Lengkap?

Sunday, April 21, 2019

Sepulang dari Temu Blogger dengan Kementrian Kesehatan RI, saya menuju papan pengumuman di RW saya. Sudah lama poster Kemenkes mengenai imunisasi terpajang di sana namun saya tidak membacanya dengan sungguh-sungguh. Dari poster tersebut saya memahami Imunisasi Dasar Lengkap saja belum cukup karena anak Indonesia perlu Imunisasi Rutin Lengkap. Apa bedanya?

Pekan Imunisasi Dunia

Makin Gampang Chat ke Sesama User dan Patungan di GOJEK

Wednesday, April 17, 2019
fitur baru chat antar user gojek
 Inovasi terbaru GOJEK chat antar user

Buibu yang punya balita, masih sempat masak apa enggak? Saya tuh kesulitan bagi waktu antara urusan dapur dan main bersama anak. Enaknya sekarang kalau enggak sempat masak ya pesan makanan lewat GO-FOOD aja. Supaya makin hemat ongkir, pesannya rame-rame sama tetangga. Tapi kadang enggak enakan urusan patungan bayarnya.

Hal ini juga dialami sama teman yang kerja kantoran. Dia cerita setiap makan bareng teman kantor, ada yang segera bayar, ada yang kelupaan bayar dan sungkan menagihnya. Kalau terus-menerus menagih kok kesannya gimana gitu.

Urusan koordinasi dunia per-uang-an seperti patungan, menagih pembayaran, atau mengumpulkan sumbangan seperti ini penting buat diselesaikan. Sekarang caranya makin gampang, lho. Pakai aja inovasi terbaru fitur chat di GOJEK.

Tambal Gigi Anak Pakai BPJS Kesehatan di Puskesmas

Thursday, April 11, 2019

Tambal Gigi Anak Pakai BPJS Kesehatan di Puskesmas

dokter gigi anak puskesmas pulogadung
tambal gigi bolong pakai BPJS Kesehatan, gratis!
Saat periksa gigi di posyandu, terlihat gigi geraham SID ada yang bolong. Mbak perawat menyarankan untuk segera ditambal meski itu gigi susu. Hmm, apa SID mau ke dokter gigi? Gimana kalau anak takut dengan dokter gigi? Masalah biaya, apa bisa tambal gigi anak pakai BPJS Kesehatan?

Bebas Eksplorasi di Iya Boleh Camp Bonus Modul Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia

Wednesday, April 10, 2019

 Modul Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia

pedoman pengasuhan anak
Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia

“Siapa mau main ke rumah pohonku?” teriak SID.

Saya langsung curiga, mana ada rumah pohon di dalam rumah? Tanaman saja adanya di kulkas, eh itu sih sayur hasil belanja.

Saat mencari asal suara, saya tercengang melihat SID berada di atas rak buku yang ia sebut “rumah pohon”. Ia naik di rak buku bersusun 4 yang tingginya lebih tinggi dari saya sambil membawa mainan.

“Astaghfirullah,” batin saya sambil menjaga ekspresi wajah setenang mungkin. Hati ketar-ketir namun tampang stay cool. Anak ini kalau dilarang atau mendengar kata “Jangan” malah bereaksi sebaliknya. Maka, saya perhatikan kekuatan si rak buku dan keterampilan SID memanjat. Okelah, saya jagain di bawah.

Buibu, ada yang anaknya suka melakukan “hal ekstrim” seperti di atas? Atau anaknya suka main cat, melukis dengan tangan, berkebun padahal main tanah sampai belepotan, dan sebagainya? Ibu bilang “Iya boleh” atau “jangan”?

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,