Helenamantra

Life of Happy Mom - Personal blog about parenting, health, and upside down of life.

Image Slider

Bazar Bareng BloggerCrony Community Bloggerpreneur

Wednesday, April 25, 2018

Mendengar nama BloggerCrony jelas identik dengan komunitas blogger di dunia maya. Namun, BloggerCrony tak hanya melulu tentang menulis di blog. Komunitas blogger satu ini memiliki satu divisi (eh apa ya istilah yang cocok) yang mewadahi para blogger yang menjalankan usaha rumahan milik sendiri yang disebut BCC Bloggerpreneur alias BloggerCrony Community Bloggerpreneur. Minggu lalu saya berkesempatan mengikuti bazar bersama BCC Bloggerpreneur untuk pertama kalinya.

Bazar Kemenag dan BCC Bloggerpreneur di Hotel Morrissey Jakarta

Ketika Anak Bertanya Tentang Allah

Tuesday, April 24, 2018


Ketika anak bertanya tentang Allah

"Aku enggak bisa melihat Allah."

Pernyataan yang keluar dari mulut SID membuat saya dan suami berpandangan. Hmm, bagaimana menjawabanya supaya tepat dan mudah dimengerti.

Dukung Anak Tercinta Memiliki Tanggap yang Lengkap

Tuesday, April 17, 2018

Lebih penting mana, anak yang mudah berteman atau pintar berhitung? Anak yang menjaga kebersihan lingkungan atau bisa cepat membaca? Anak yang juara kelas atau sopan pada guru? Atau anak dengan tanggap yang lengkap?

Dukung anak tercinta memiliki tanggap yang lengkap
Pemikiran zaman baheula mungkin berfokus pada meningkatkan IQ anak. Pokoknya anak harus menguasai pelajaran di sekolah. Ga membantu merapikan kamar, ga apa-apa. Ga bisa nyapu, it’s okay. Buat apa sih main bareng teman? Yang penting belajar terus di kamar aja!

Huhuhu… membayangkannya saja membuat sedih. Bagai burung yang terkurung dalam sangkar. IQ tinggi memang penting, tetapi anak juga perlu memiliki EQ dan SQ juga, lho, alias memiliki tanggap yang lengkap.

Saat launching Bebelac Baru tanggal 11 April 2018 lalu di Jakarta, saya, mom-bloggers, dan seleb-moms antusias mendengarkan para narasumber mengenai tanggap yang lengkap.

Gizi atau Nutrisi, Mana yang Benar?

Friday, April 13, 2018
Gizi dan nutrisi, dua kata tersebut sangat familiar terdengar di dunia kesehatan. Tiap saya membaca artikel atau mengikuti talkshow dengan narasumber tenaga medis, gizi dan nutrisi kerap dipakai secara bergantian. So, saya berpikir kedua kata tersebut merupakan sinonim. Namun, rupanya gizi dan nutrisi berbeda makna, lho!

Ketua ISAGI (Ikatan Sarjana Gizi Indonesia), Muh. Nur Hasan Syah, S.Gz., M.Kes., pernah mengisi mata kuliah Ilmu Gizi untuk mahasiswa keperawatan. Judulnya saja sudah mengandung kata "Gizi" namun di tiap topik tidak ada satupun kata "Gizi". Justru beliau menemukan kata "Nutrisi" seperti nutrisi pada bayi, nutrisi pada anak, dst. Beliau pun menjelaskan bahwa yang tepat itu kata "Gizi", bukan "nutrisi". Eh apa bedanya, sih?

Auto Post Signature