Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, & up and down of life.

Pengalaman Pertama Naik Sleeper Bus Jakarta – Surabaya Bawa Anak (Suites Class Sinar Jaya)

Wednesday, October 6, 2021
naik sleeper bus jakarta surabaya
Naik sleeper bus dari Jakarta ke Surabaya (Suites Class Sinar Jaya)


Naik bus Sinar Jaya suites class beda dari bus biasa. Serasa menginap di hotel kapsul! Sleeper bus membuat perjalanan dari Jakarta ke Surabaya bersama anak-anak terasa lebih nyaman. Inilah pengalaman kami naik sleeper bus Suites Class Sinar Jaya.

Pengalaman Pertama Naik Bus AKAP Bersama Anak-Anak

Rasanya kangen banget dengan orang tua namun PPKM dengan aturan yang penuh kejutan membuat berpikir bagaimana caranya bisa pulang. Mau naik pesawat atau kereta api, ada batasan usia 12+ dan harus sudah vaksinasi. Naik mobil pribadi, eh mobilnya masih di showroom. *LOL, doakan segera terbeli, ya!


Jalur laut belum kami teliti syarat dan ketentuannya apa. Tapi, simpan dulu deh impian naik kapal untuk perjalanan ke pulau seberang. *aamiin.


Maka kami memutuskan untuk naik bus AKAP alias Antar Kota Antar Provinsi. Aturan bus relatif paling ringan, tanpa batasan usia (berarti anak-anak saya bisa naik bus), dan juga tanpa tes antigen atau semacamnya. Alhamdulillah~ no extra cost.


Sejujurnya ini pertama kalinya saya dan anak-anak naik bus AKAP sampai sejauh ini. Dulu pernah, sih, saya naik bus Jakarta-Bandung tapi rutenya tidak sepanjang sekarang. Jakarta-Surabaya naik bus, bagaimana dengan anak-anak? Apakah betah di dalam bus selama 10 jam lebih? Kan enggak bisa jalan-jalan seperti di kereta. Pun tidak secepat naik pesawat.


Berhubung tekad sudah bulat, oke … kami survei bus mana yang kira-kira aman dan nyaman untuk perjalanan jauh bersama anak-anak. Ayah SID mengusulkan naik sleeper bus saja karena kasurnya bisa dibuat rebahan.

 

Sleeper Bus Sinar Jaya Suites Class Jakarta – Surabaya

Bus di Indonesia tak semengerikan yang saya bayangkan. Dewasa ini bus-bus di Indonesia didisain makin nyaman. Kalau kata Ayah SID, bus Indonesia seperti bus di Malaysia yang pernah kami naiki dari Penang ke Kuala Lumpur.


Salah satu kelas bus yang menarik ya suites class. Kelas ini dikenal juga dengan sebutan sleeper bus atau sleeper seat. Kursinya 1-1, beda dengan bus pada umumnya yang 2-3, 2-2, atau 2-1. Jadi serasa punya private room di bus.


Ada banyak penyedia sleeper bus untuk rute Jakarta – Surabaya, diantaranya Sinar Jaya, Harapan Jaya, dan Rosalia Indah. SID langsung jatuh hati begitu melihat video Sinar Jaya. Ia mau naik sleeper bus yang tempat tidurnya susun. Berbeda dengan Harapan Jaya yang hanya satu seat di bawah walau dari segi kenyamanan, Harjay lebih tertutup.


Rute Sleeper Bus Sinar Jaya

Sleeper Bus Sinar Jaya melayani rute dari Jakarta ke Surabaya maupun Surabaya ke Jakarta. Keberangkatan dari Jakarta dengan jadwal (per 5 Oktober 2021):

  • Terminal Tanjung Priok, Jakarta (15.00 WIB) – Jalan Hangtuah (03.10 WIB)
  • Terminal Pulo Gebang, Jakarta (19.30 WIB) – Terminal Bungurasih (07.30 WIB)


Kami memilih naik dari Pulo Gebang karena dekat dengan tempat tinggal. Akan tetapi, nyatanya ada perubahan titik keberangkatan yaitu di pool Sinar Jaya, Cakung, Jakarta Timur.


Info dari situs ayonaikbis.com, Suites Class Sinar Jaya juga melayani rute Jakarta – Jogja PP. Bisa naik dari terminal Lebak Bulus, Kampung Rambutan, dan Pulo Gebang kemudian turun di Terminal Jombor atau Giwangan, Yogyakarta.

 

Beli Tiket Bus Sinar Jaya di Redbus

Cara pesan tiket sleeper bus bisa langsung datang ke pool-nya atau melalui aplikasi. Ayah SID memesan melalui apps Redbus untuk tiket sleeper bus Sinar Jaya dari Jakarta ke Surabaya. Syukurlah H-1 masih banyak kursi kosong tersedia di sana.


Harga tiket suites class Sinar Jaya Jakarta – Surabaya dibanderol Rp430.000,00 per seat. Anak usia 3 tahun ke atas perlu membeli tiket sendiri.


Dari segi harga memang setara tiket kereta eksekutif bahkan tiket pesawat. Tapi mengingat ini PPKM, naik pesawat dan kereta perlu tes swab yang harganya ratusan ribu, naik bus menjadi lebih hemat tanpa perlu kewajiban tes swab.


Gengs, pakai kode referral rednsbxl buat dapat 40.000 poin RedBus


Oh ya, pesan tiket melalui Redbus kebetulan banyak diskon. Bisa juga masukkan kode referral rednsbxl supaya langsung dapat saldo untuk potongan harga tiket.


E-ticket dari Redbus dapat dicetak ataupun ditunjukkan ke loket di terminal/pool. Nantinya tiket ditukar dengan tiket ber-QR Code yang perlu disimpan penumpang. QR Code ini digunakan untuk mendapat fasilitas makan.

 

Fasilitas di Sleeper Bus Sinar Jaya

Here we are, inside the sleeper bus suites class Sinar Jaya! Kami datang mendekati jadwal keberangkatan jadi tak sempat foto-foto, bus sudah melaju. Yang jelas anak-anak super excited dengan bentuk bus yang serasa kamar-kamar kecil.


Sleeper bus Sinar Jaya memiliki tempat duduk/seat yang bersusun, atas-bawah. SID memilih duduk di atas, seat Ayah di bawahnya SID, sementara saya dengan baby Uno berseberangan dengan Ayah supaya bisa memantau dua lelakiku.

 

1. Bus beralas karpet

Saat masuk bus harus melepas alas kaki dan meletakkannya di rak sepatu yang sudah disediakan, di depan atau belakang bus. Ini karena bus beralaskan karpet.


Setiap penumpang akan diberi sandal, semacam sandal hotel, jika mau berjalan di dalam bus. Ya, walau sandal jarang dipakai kecuali mau ke toilet.


Setelah makan malam, sandal yang awalnya ada di samping tempat duduk saya sudah berpindah di kardus dekat pintu masuk. Yasudah. Enggak saya bawa pulang juga.


By the way, enaknya bus dengan alas karpet ini lebih terlihat bersih. Mau berjalan ke seat-nya anak juga langsung jalan aja tanpa perlu pakai sandal.

 

2. Alat penyaring udara

Saat masuk bus, sekilas saya melihat alat penyaring udara di dekat seat paling depan. Bentuknya semacam air purifier berwarna hitam.

 

3. Reclining seat 150°

Setiap penumpang mendapatkan seat alias tempat duduk yang dapat diatur hingga rebahan 150°. Tuas pengaturnya di samping dan mudah dioperasikan.


Seat-nya memang tidak sepenuhnya lurus seperti kasur di rumah. Namun, kemiringan 150° sudah termasuk nyaman apalagi seat-nya itu panjang. Untuk ukuran tinggi Ayah SID 170 cm pun masih tergolong nyaman, kakinya enggak mentok bagian pojok.


Saya yang duduk bersama baby Uno memang ngepas banget ya karena kursinya didisain untuk satu orang per kursi. Tapi masih bisa tidur miring, berganti-ganti posisi supaya enggak pegal. Baby Uno juga nyenyak banget tidurnya.

 

4. Bantal dan selimut

Pada setiap seat telah tersedia bantal dan selimut yang terbungkus plastik. Pandemic seperti ini agak rawan memakai fasilitas umum. Dengan adanya plastik pembungkus asumsinya bantal maupun selimut yang tersedia sudah dibersihkan sebelum dipakai. Kalau mau bawa sendiri pun tak apa.


Selimut ini penting banget, lho, karena AC di bus sangat dingin. Bahkan ketika AC di tiap seat sudah ditutup, masih ada AC sentral yang dinginnya joss!

 

5. AVOD

Audio Video on Demand (AVOD) terdapat di masing-masing seat, kecuali seat paling depan. Dengan AVOD, kita bisa menonton film berbagai genre, mendengarkan musik, membaca e-book, juga bermain games. Cukup banyak pilihan di AVOD untuk dinikmati sepanjang perjalanan.


Kalau di pesawat, AVOD perlu dimatikan saat take-off dan landing, di bus bisa menyala terus. Menonton film pun tanpa gangguan. Saran saya sebaiknya membawa headset sendiri supaya suaranya lebih jelas.

 

6. Lampu baca

Karena perjalanan kami malam hari maka lampu sentral akan dimatikan, kecuali saat bus berhenti untuk makan atau di rest area. Untuk yang ingin membaca atau mendapat penerangan saat perjalanan dapat menyalakan lampu baca di bagian samping dekat jendela.

 

7. Port USB Charger

Di samping lampu baca terdapat port USB Charger untuk mengisi daya baterai HP. Tak perlu khawatir HP lowbatt karena perjalanan jauh, kan.

 

8. Gantungan kecil

Di samping AVOD terdapat gantungan kecil. Gantungan ini bisa untuk menggantung kresek atau jaket.


 


9. Bottle holder

Di sisi lain AVOD disertai bottle holder. Botol minuman dapat diletakkan di sini supaya tidak mudah tumpah.

 

10. Gorden/tirai

Mengenai privasi, pada setiap seat dilengkapi gorden atau tirai. Gorden ini ada di sisi kiri maupun kanan tempat duduk. Bagian jendela bus yang mengarah ke jalan dilengkapi gorden seperti biasa. Bagian seat yang mengarah ke lorong pun dilengkapi tirai yang dapat ditarik dari depan maupun belakang.


Sayangnya waktu itu tirai saya hanya ada satu yang di bagian lorong, yaitu tirai depan. Jadi bagian belakang masih sedikit terlihat. Tirai juga rawan bergerak maju-mundur mengikuti irama bus.


11. Tempat sampah

Tersedia keranjang sampah di sepanjang lorong.

 

12. Toilet

Kalau kebelet pipis bagaimana? Tenang saja, sleeper bus Sinar Jaya menyediakan toilet untuk BAK. Toilet dengan WC, kran, dan bak air kecil sudah cukup jika keadaan darurat kebelet pipis.

SID sudah mencoba pipis di toilet bus. Menurutnya tidak enak karena goyang-goyang. Hihi ….

 

13. Makan malam

Satu kali makan termasuk bagian dalam tiket bus Sinar Jaya. Kalau naik kereta atau pesawat, belum tentu dapat, kan.


Berhubung kami berangkat setelah isya’ maka waktu makan malam pukul 23! Di saat anak-anak sudah bisa beradaptasi dengan suasana bus, lampu bus tiba-tiba menyala. Mak jreng … mereka pun terbangun.


Kami berhenti di restoran (mungkin Cirebon) yang sangat luas. Tempat ini dipenuhi bus-bus AKAP yang sedang beristirahat.


Penumpang Sinar Jaya dipersilakan makan di ruangan berkaca. Sebelum masuk tempat makan, kami harus menunjukkan tiket untuk dipindai QR Code-nya.


Satu tiket jatahnya satu nasi, satu lauk, satu sayur, dan minuman. Sistemnya itu prasmanan, bisa ambil sendiri kecuali jatah nasinya sudah diambilkan pramusaji. Menunya beragam. Lauknya ayam goreng, sayurnya tumis kol buncis, sop, ada mie goreng juga, dan kerupuk.


Kami makan berasa sedang balapan karena dijatah hanya 30 menit. Khawatir tidak habis, saya minta bungkus saja tapi tetap makan di tempat sambil menyuapi anak-anak. Eh ternyata habis juga. Busui lapar. Hehe ….


Selepas makan, kami mampir ke toilet. Berjejer puluhan bilik toilet perempuan dengan air yang mengalir lancar. Lega…


Setelah membayar 2000 ke petugasnya, saya bergegas mencari di mana bus yang tadi saya naiki. Err … they looked all the same!

 

Naik Sleeper Bus Bersama Anak-Anak, Betah?

Setelah mengetahui fasilitas bus Sinar Jaya Suites Class seperti di atas, apakah anak-anak nyaman selama perjalanan? Bisa tidur nyenyak?



Anak-anak sangat senang naik bus. Berasa rumah sendiri kali ya. Baby Uno asyik aja berjalan di lorong padahal bus sedang melaju di jalan tol. Dia bahkan susah tidur karena excited dengan suasana sleeper bus.


SID tak kalah heboh. Ia bermain games di AVOD sampai malam. Saya berulang kali mengingatkan untuknya segera istirahat karena ia tidak tidur siang. Khawatir kecapekan gitu. Apalagi emaknya kan butuh tidur juga. Haha ….


SID yang awalnya minta tidur di seat atas, ujung-ujungnya minta bertukar tempat dengan Ayah. Ia akhirnya tidur di bawah, berseberangan dengan saya. Alasannya karena di atas dingin.



Pagi harinya saat anak-anak masih tidur, saya pindah ke kursi atas. Untuk naik, ada pijakan yang cukup lebar.


Pemandangan seat atas menarik. Sawah terhampar luas, langit nampak jelas, ah sungguh nikmat manakah dari Tuhanmu yang hendak kau dustakan.


Akan tetapi, goyangan guncangan getaran di seat atas lumayan juga, lho! Coba dengarkan dengan seksama suara saya di video berikut ini ketika ngobrol dengan SID dari seat atas sleeper bus.

 



Well, itulah pengalaman pertama kami naik sleeper bus dari Jakarta ke Surabaya dengan Suites Class Sinar Jaya. Perjalanan kami dengan bus a la capsule hotel berakhir di Terminal Bungurasih pada pukul 7 pagi.


Alhamdulillah terwujud juga impian naik bus termewah Jakarta – Surabaya. Kamu pernah naik sleeper bus? Atau berminat untuk jalan-jalan dengan sleeper bus?

27 comments on "Pengalaman Pertama Naik Sleeper Bus Jakarta – Surabaya Bawa Anak (Suites Class Sinar Jaya) "
  1. Naaaah kalo busnya super nyaman gini, dan bersih, aku mau mbaaaa. Selama ini jujur aja aku ga terlalu mau naik bus, Krn mikir jorok dll. Kalo di Indonesia sendiri, trakhir naik bus yg AKAP gini pas 1 SD. Trus ga mau lagi, Krn trauma ga nyamannya. Tapi aku bbrp kali naik bus pas sedang di singapur, Malaysia , Bulgaria dan Jepang. Waktu itu mau, Krn aku cek memang bersih dan nyaman. Sampe ada semacam pramugarinya juga. Waktu itu berharap, seandainya bus di Indonesia ada yg senyaman itu.

    Eh skr adaaa :D.

    Pengen juga loh nyobain kapan2. Ajakin anak2. Seneng mereka kalo naik begini, 2-2 nya blm pernh naik bis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Idem, Mbak Fanny. Selama ini gambaranku bus di Indonesia itu kurang apik tapi sekarang udah berbenah dong. Terminal pulo gebang juga kayak bandara, lho!

      Bus-bus di Indonesia udah banyak yang double decker, suites class, pokoknya makin cakep, bersih deh!

      Delete
  2. wah seru banget mbak, aku jadi pengen, anak-anak pasti excited banget kalo naik ini, perjalanan panjang jadi gak kerasa, apalagi bisa nonton film sama main games, yang dari lampung kira-kira ada gak ya?

    ReplyDelete
  3. Wah kalo dikasih bus kayak gini mau banget! Aku penggemar naik bus malam jadi pas ke Yogya beberapa kali naik bus.

    Sid pasti bahagia ya bisa tidur sambil bobok..

    Nhaaaa iya kalo kita turun dari bus aku sempatkan foto si bus dari depan karena pastinya pas berjejer gitu ga ketahuan bus yang mana yang punya kita ha ha ... .

    Dan penting banget inget supirnya serta parkirnya di mana!

    Pengalaman nyari bus susah ya gini deh.. dulu alm ayah Dian Kelana pernah ketinggalan bus di RM pas di tol! Huhuuuuu untung aja kami di rombongan ke dua jadi beliau bisa keangkut bus kami. Baru ketemu lagi pas tiba di tujuan! Jadi si pemimpin rombongan Sibuk telp sana sini memastikan alm ayah Dian aman.

    ReplyDelete
  4. Beberapa bulan lalu aku sempet cek Redbus, sleeper bus antar provinsi. Enak ya sampai Surabaya...eh bisa lanjut ke Bali itu hahaha :D Fasilitasnya lengkap, ada hiburan bisa nonton dan main games. Ada toilet dll bisa santai, bobo nyenyak sendiri2. Mau ah kapan2 aku naik sleeper Sinar Jaya kayak gini :D

    ReplyDelete
  5. wah nayaman apalagi kalau amu ke sana sdh ada tol ya jadi bisa lancar jaya.

    ReplyDelete
  6. Iya mba aku waktu itu baca reviewnya juga kalau yang di atas itu berasa banget goncangan. Tapi fasilitasnya lengkap banget

    ReplyDelete
  7. Dari foto dan ceritanya Mbak Helena, rasanya nyaman banget naik sleeper bus ini ke Surabaya. Nah terbantu kalau yang berangkat bareng keluarga dengan anak-anak dibawah 12 tahun yang belum boleh divaksin. Serasa naik pesawat saja lah ya rasanya, cuma pelan aja. Semoga ya bus-bus AKAP seperti ini semakin banyak, nyeberang pulau juga kalau bisa :)

    ReplyDelete
  8. Seru banget pengalamannya naik sleeper bus. Jadi pengen cobain jugak!

    Suka deh transportasi kita udah makin kece gini, ada fasilitas-fasilitas yang bikin nyaman. Bawa anakpun jadi asyik aja. Kalau udah selengkap ini, jadi ga perlu capek2 bawa mobil nyetir sendiri ya.

    ReplyDelete
  9. Whoaa, saya baru tau penampakan di dalam sleeper bus, Mbak. Keliatan nyaman sekali ya. Sekali-kali mau nyobain juga pergi dengan sleeper bus, deh! Fasilitasnya lengkap, bikin nyaman ya...

    ReplyDelete
  10. Kok seru banget sih ini tripnya menggunakan sleeper bus, aku pernah lihat ini di video saudaraku kalau ada bus seperti ini. Jadi kalau perginya naik bus gini gak pegel kakinya ya kak, enak soalnya lebih nyaman.

    ReplyDelete
  11. Wuih, asyik banget nih naik bis begini. Ke Surabaya pun jadinya gak bikin capek ya kalo bisnya begini. Bisa bobo dengan nyaman. Anak-anak juga jadi gak rewel kalo bisnya asyik begini. Duh aku kangen deh naik bis. Sejak pandemi belom pernah naik bis lagi. Dulu paling jauh ya ke Jakarta, dari Bandung, kalo naik bis. :D

    ReplyDelete
  12. Terbiasa naik bus saat kuliah...dari Kediri ke Denpasar jadi kangen
    Enak bener ini. Harga segitu termasuk murah karena harga tiket KA eksekutif di atasnya. Mana sleeper seat bisa 150 derajat buat tidur lebih nyaman. Dan udah lengkap ya ada entertainment juga. Ya ampun mesti diagendakan nih naik sleeper bus kalau mudik nanti.

    ReplyDelete
  13. wah baca pengalaman mbak Helen naik sleeper bus ini aku kok jadi pengen
    Sepertinya nyaman ya mbak, meski harus menempuh perjalanan panjang Jakarta Surabaya
    Maybe next time ke Jakarta bisa naik sleeper bus ini

    ReplyDelete
  14. Akhrinya keluar juga nih tulisan. Kangen banget naik bus trus berhenti utk makan di resto haha
    Terakhir kapan yaaa lupa
    Ini bisa jd alternatif juga buatku kalau mau mudik, tapi aku belum cek apakah kalau dari terminal Bogor atau Depok bisa juga sleeper bus ini. Moga bisa. Kyknya mayan nyaman jg, apalagi anak2 blm boleh naik train TFS reviewnya

    ReplyDelete
  15. Belum pernah mudik saya Mba, rumah mertua ama ibu juga deket sini. Jadi belum pernah ngerasain pergi-pergian jauh. Liat fasilitasnya cukup nyaman ya pakai sleeper bus Kaya gini soalnya kan perjalanan cukup jauh dan berjam-jam lamanya.

    ReplyDelete
  16. Wih ada ya ternyata Sleeper bus. Aku seringnya pakai bus malam. Kalau naik bus kaya gitu, lumayan nyaman ya. Boboknya gak duduk. Anak juga nyaman. Mana bersih lagi

    ReplyDelete
  17. Harganya lumayan juga ya Mak, tapi sebanding sama fasilitasnya. Jadi pengen nyobain juga nih...heheh

    ReplyDelete
  18. Aduh aduuuh, senengnyaa naik bus mevvah bareng keluarga. Ini kalau anakku lihat pasti deh merengek minta naik juga,wkwk. Dulu pas masih di Palopo kalau ke Makassar juga naik sleeper bus. Meski nggak sebagus dan semewah ini, mereka super excited dan happy. Salah satu yang dikangenin dari Palopo deh, hihi.

    ReplyDelete
  19. Pernah dikasih tahu sama kakak untuk naik bis sleeper waktu saya mau ke Blitar, tapi kuatir kemahalan, padahal dengan fasilitas yang nyaman begini, wroth it banget ya naik biss sleeper. lebih santai dan nyaman pula yaa, tidurnya bisa selonjoran.

    ReplyDelete
  20. Seru ya mbak... Bepergian bareng naik bus. Bel kebayang banget sih seperti apa bentuk sleeper bus ini. Tapi penasaran pengen nyoba. Sepertinya asyik, meskipun untuk harga lumayan mahal juga ya

    ReplyDelete
  21. Seru ya mbak... Bepergian bareng naik bus. Bel kebayang banget sih seperti apa bentuk sleeper bus ini. Tapi penasaran pengen nyoba. Sepertinya asyik, meskipun untuk harga lumayan mahal juga ya

    ReplyDelete
  22. nyaman banget busnya ya Allah jadi ingin nyobain juga, btw berapa biayanya yaa untuk sekali naik bus mewah ini, dewasa dan anak-anak apa tarifnya sama> rute bisnya kemana saja

    ReplyDelete
  23. Barusan pas baca info ini aku langsung diskusi sama aortu kan soalnya kemarin sempet pulang kampung kan tapi kena kekurang di kebelet buang air kalo di tengah jalan, apa di dalem bus ada toiletnya mba?

    ReplyDelete
  24. Udah lama ya sleeper bus ada, tapi kok aku belum pernah nyobain huhuuu... Lebih nyaman ya bepergian jarak jauh kalau pake sleeper bus ini. Ga harus duduk ndekem sepanjang malam kayak di bis biasa gitu. :)

    ReplyDelete
  25. Menarik banget ini sleeper bus untuk dicoba. 😍. Naik pesawat atau kereta udah pernah ya mbaa... Jadi naik sleeper bus ini bisa dibilang mevvah. Apalagi harga tiketnya lumayan sih. Nah, naik bus ini ditanya kartu vaksin gak?

    ReplyDelete
  26. enaknyaaa...kapan2 mau coba sleeper bus jg. lama gak naik bus, pengen ajak suami dan anak ngebus. suami saya sering ngomel kalo di bus itu gak bs tidur. belum pernah naik sleeper bus sih, kan nyaman dibanding bus lainnya

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,