Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, & up and down of life.

Ajak Anak Nonton PON XX Papua: Belajar Olahraga Sampai Budaya

Wednesday, October 13, 2021

Sudah menonton PON XX Papua? Walau belum bisa menyaksikan langsung di Papua, saya mengajak anak-anak menonton Pekan Olahraga Nasional melalui layar gawai. Banyak pelajaran yang kami petik dari perhelatan olahraga empat tahunan ini sampai membuat mata berkaca-kaca.


Nonton PON XX Papua bersama anak


Riuhnya Menonton PON XX Papua dengan Anak


“Andai aku bisa teleportasi ke sana,” khayal SID ketika kami menonton PON XX Papua melalui layar laptop. Ia terpesona melihat kolam renang yang begitu luas. Angannya mau berpindah tempat kemudian muncul di tengah kolam. Hihi ….


PON XX Papua berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 di empat area di Papua yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, serta Merauke. Terdapat 37 cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON kali ini.


Pasti bakal lebih seru ketika bisa mendukung langsung para atlet di venue seperti pengalaman kami menyaksikan Asian Games dan Asian Paragames 2018 lalu. Mumpung venue-nya di Jakarta, dekat dari rumah, menjadi pengalaman tak terlupakan!


Namun, saat menonton pertandingan PON seperti sekarang ini ternyata tak kalah heboh. Apalagi diiringi celetukan dari anak-anak.


“Bu, itu ngapain?”

“Itu kayak bukan orang.”


Komentar SID melihat atlet renang artistik menari di dalam air membuat saya tertawa.


Adiknya yang baru bisa berbicara satu dua kata pun ikut berkomentar, “Bapak … bapak …” setiap melihat bapak juri yang sedang bertugas.


Belajar Sambil Menonton PON XX Papua


Selama menonton berbagai pertandingan di PON XX Papua, kami belajar banyak hal, diantaranya:


Cabang Olahraga Akuatik di PON XX Papua


SID minta berenang setiap hari

Berhubung SID suka banget berenang, saya mengajaknya menonton pertandingan cabang olahraga (cabor) akuatik di PON XX. Ada lima cabor akuatik namun kami baru menyaksikan empat diantaranya yaitu polo air, renang, renang artistik, dan renang perairan terbuka.

Awalnya SID pikir yang nampak di atas air adalah tangan si atlet pada renang artistik. Setelah melihat lebih jelas, ia takjub itu adalah kaki. Lho, kepalanya di bawah? Masya Allah, kuat banget menahan napas sembari lincah bergerak.


Beda lagi dengan renang perairan terbuka. Renangnya di Teluk Yos Sudarso, Kota Jayapura, Papua. Berenang terus-menerus selama satu jam lebih, bagaimana rasanya ya?


Belajar Menerima Kekalahan


Momen mengharukan ketika kami menonton polo air putra antara tim Jawa Barat melawan DKI Jakarta. Dari awal SID sudah menjagokan tim DKI, provinsi tempat kami tinggal. Namun pertandingan berakhir dengan kemenangan Jawa Barat (8-5).


Saat itu, SID tertegun melihat layar. Matanya nampak berkaca-kaca. Ia yang setiap ikut lomba harus menang (harus banget!) masih belum menerima bahwa tim yang ia unggulkan kalah.


Begitulah perlombaan, Nak. Kadang menang, kadang kalah. Kita belajar legowo dengan hasilnya. Yang terpenting kita sudah berusaha dan berani mencoba ikut lomba lagi.


Pulau dan Provinsi di Indonesia


Nonton PON sambil belajar geografi, nih. Kami mengingat kembali di mana letak pulau Papua. SID juga mengenal nama-nama provinsi yang bertanding. Ia sempat tertukar antara Jawa Barat dengan Jakarta Barat.

Bakal makin jelas sambil membuka atlas, ya. Sayangnya kami belum punya padahal zaman sekolah dulu wajib hukumnya punya atlas dan menghafalkan peta buta. Hehe ….


Fauna dan Budaya Papua


SID berkenalan dengan KangPho dan Drawa, maskot PON XX Papua. KangPho adalah kangguru pohon mantel emas sementara Drawa adalah si burung cenderawasih khas Papua.


Tahu noken? Itu lho tas khas Papua yang talinya biasa dipakai di atas kepala. Noken terbuat dari serat kayu anggrek emas dan dapat membawa beban hingga puluhan kilogram. Wow!


Kami membaca fakta ini di Instagram official account PON XX Papua sambil belajar bahasa Papua juga. Kam = kamu, su = sudah, torang = kita, dan sebagainya.


Ngomong-ngomong tentang noken, jadi penasaran cinderamata khas Papua seperti apa. Saya mampir ke Instagram Galeri Kreatif Kehutanan @pusatoleholehpapua. Di sana tersedia beragam tas karya suku Asmat, suku Byak, madu dari Wamena, minyak kayu putih, kopi Ambaidiru, juga mahkota burung cenderawasih dan kasuari yang khas banget.


Nah kan, kepincut untuk berbelanja. Saya belum pernah ke Papua dan belum punya oleh-oleh khas Papua. Ingin punya noken juga menyicipi kopi asli Papua.


Ongkirnya gimana? Jayapura – Jakarta kan jauh.


Eh, JNE sedang ada promo, lho. Mumpung, nih, ada promo diskon ongkos kirim JNE 20% dari Papua ke seluruh tujuan di Indonesia. Promo diskon ongkir ini berlaku untuk pengiriman dari Jayapura dan Merauke selama PON XX berlangsung yaitu 2-15 Oktober 2021. Dari Sorong dan Timika juga ada diskon ongkir selama 3 hari (2-4 Oktober 2021) ke seluruh kota tujuan dengan layanan Reguler.


Tak hanya itu, JNE juga mendukung suksesnya PON XX Papua dengan menghadirkan booth aktivasi di Stadion Mandala serta giveaway di social media @jne.jayapura dan @JNE.ID. Hadiahnya itu lho produk unggulan UKM Lokal. Ini nih cara asyik mengenalkan produk UKM di Papua sambil menghantarkan kebahagiaan pada masyarakat. Sesuai banget dengan tagline JNE “Connecting Happiness”.


Dari nonton bareng PON XX bersama anak-anak, kami dapat belajar mengenai olahraga, legowo, geografi, sampai budaya Papua. Tak lupa memilih oleh-oleh khas Papua yang unik. Mumpung diskon ongkir 20% dari JNE.


By the way, PON XX Papua masih berlangsung hingga 15 Oktober 2021 mendatang. Sudah menonton kontingen provinsimu bertanding?

19 comments on "Ajak Anak Nonton PON XX Papua: Belajar Olahraga Sampai Budaya"
  1. Hahaha kayak bukan orang saking lenturnya, ya. Pasti jadi pengalaman unik bagi anak menyaksikan PON ini

    ReplyDelete
  2. Liat bening kolamnya emang bikin klepekan Mak, pengen berendem yang nyaman. Huhu...

    ReplyDelete
  3. Aku belum nonton PON, di rumah ga ada TV haha. Tapi udah liat lewat video-video di youtube dan medsos, dan sempat dukung pemain e-sport asal DKI.

    Keren Helena ngajak anak nonton PON bisa kasih manfaat yang baik buat anak. Jadi, udah pesan souvenir yang mana dari Papua?

    ReplyDelete
  4. Mau dong, mama SID, liatin hasil belanjaannya SID ini dan pake JNE jatuhnya ongkir jadi berapa ya?
    SUmpah penasaran secara itu jauuuuh

    ReplyDelete
  5. Duh kemarin udah tahu info ini, tapi sayang lagi nggak ada uang. Padahal bagus ini promonya kalau diperpanjang gitu. Kan ada masih banyak produk Papua yang kita belum kenal. Tadi liat ada tas terbuat dari kayu.

    ReplyDelete
  6. Memang mengajak anak menonton PON atau olahraga apa pun bisa sekalian mendidik anak tentang sportivitas yah, belajar menerima kekalahan

    Aku nonton berbagai cuplikan tentang PON di medsos seru banget deh

    ReplyDelete
  7. wah pasti bikin hemat nih, diskon ongkir JNE 20% selama PON Papua..apalagi cinderamata khas Papua begitu memesona. Aku kebayang keriuhann anak-anak diajak nonton PON Papua...Sekalian belajar makna kompetisi juga budaya bangsa ya

    ReplyDelete
  8. Ye, senengnya nonton PON XX Papua bareng anak. Bisa sambil belajar juga ya anaknya. Hmm, SID makin terpacu nih jadi atlet renang, pengennya renang tiap hari.

    ReplyDelete
  9. event olahraga besar kayak PON gini emang bisa banget ajdi media edukasi buat anak-anak yaa
    Full manfaatnya, ga cuma belajar sportifitas tapi belajar bhineka tunggal ikanya Indonseia juga yaa

    ReplyDelete
  10. Dukungan JNE dengan berikan promo pengiriman barang dari Papua ke luar Papua bagus banget. Bisa dapat produk lokal kualitas terbaiknya

    ReplyDelete
  11. Yaa, sayang udah lewat ya. Padahal lumayan banget itu promonya. Aku berminat beli bonekanya. pengalaman kemarin pas Asian Games dan Asian Paragames rebutan banget karena banyak peminatnya. Semoga promo JNE diperpanjang dong. Mayan kan masih banyak peminat.

    ReplyDelete
  12. senang banget ya dapat mengajak anak nonton bersama, seru melihat pertandingan PON, anak jadi makin senang olahraga ya

    ReplyDelete
  13. PON XX emang seru banget, tapi PON udah selesai. Jabar jadi juara umum ya..

    ReplyDelete
  14. Seru banget nonton PON XX Papua bersama anak-anak.
    Bener yaa..dengan mengalihkan energi berlebih ke olahraga itu ada banyak hal yang perlahan mereka pelajari mengenai kompetisi, esensi menang-kalah, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  15. Artinya hari ini, satau hari usai PON nih yah, kayaknya para kontingen suah pada balik yah ke darah masing-masing. Bnegkulu, alhamdulillah ada juga yang menuai mendali

    ReplyDelete
  16. Seru ya, banyak pelajaran hanya dari nonton PON... Kalau di sini, Jav sama ayahnya aja yang suka nonton, hehe...

    ReplyDelete
  17. ada cara untuk edukasi anak-anak ya Mak Sid, salah satunya nonton bareng perhelatan olahraga ini apalagi bertuan rumah di Papua jadi kenaln juga budaya sana

    ReplyDelete
  18. Sudah nonton pembukaan PON XX di PAPUA sama anak-anak. Gak sengaja waktu itu nonton tivi barengan, biasa deh anak-anak suka ubah-ubah channel dan ketemulah channel yang sedang menayangkan pembukaan PON XX. seru yaa. Bangga banget jadi orang Indonesia. sayangnya, kurang terkondisi ya jadi pada masih bawa hape, jadi ketika itu orang-orang yang kena sorot kamera lagi pada selfi haha beneran seru! keliatan banget Indonesianya

    ReplyDelete
  19. Wah asyik sekali nonton PON XX Papua, saya belum pernah ngelirik nih. Anakku asyik nonton pertandingan bulu tangkis di Denmark soalnya, jadi saya tidak kebagian nonton tv, hahaha
    Dengar-dengar harga tas noken itu lumayan mahal kan mba? Yaah sesuai dengan kualitas dan seni juga tingkat kerumitan pembuatannya.

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,