![]() |
| Tips supaya nasi tidak lembek |
Padahal sudah pakai gelas ukur bawaan, kok nasinya lembek? Memasak nasi menggunakan rice cooker nampak mudah. Masukkan beras dan air, pasang kabel ke stop kontak, cetek ke mode “Cook”, dan tunggu hingga nasi matang. Akan tetapi, saya pernah menjumpai nasi yang dihasilkan lembek.
Bayangin, deh, di bulan Ramadan ini kita sudah mengatur waktu untuk menyiapkan sahur. Malam hari setelah tarawih, cek persediaan nasi supaya saat sahur enggak zonk kehabisan nasi. Kalau bangun sahurnya mepet subuh, enggak sempat masak nasi, dong.
Yah, di keluarga kami sahur tanpa nasi itu khawatir lemas saat puasa. Orang Indonesia banget, harus makan pakai nasi. Hehe…
Kalau stok nasi tinggal sedikit, masak nasi sebelum tidur. Saat bangun sahur, cukup siapkan lauk dan sayur. Lebih baik lagi luangkan waktu untuk food preparation mingguan atau beli lauk siap goreng, hehe. Nah, kalau ternyata nasi lembek, huhu … bingung kan. Gimana makannya, jadi kurang enak.
![]() |
| Japandi Style |
![]() |
| Pelatihan Literasi Digital dan AI oleh XLSMART (dok. XLSMART) |
Awal tahun 2025 dunia dikejutkan dengan kebakaran besar yang menimpa Los Angeles, Amerika Serikat. Sebuah unggahan video di media sosial menampilkan tulisan Hollywood yang ikonik dilalap api. "Hah, kebakarannya sampai Hollywood? Hollywood itu di Los Angeles?", orang awam seperti saya yang belum paham peta Amerika sempat termangu melihat video tersebut. Eh, tapi ada yang aneh, huruf L-nya kok ada tiga. Kan Hollywood hanya punya dua L. Ternyata video tersebut buatan AI yang sengaja disebarkan alias hoaks.
Tak hanya hoaks Hollywood, beberapa kali saya jumpai gambar maupun video yang nampak begitu nyata namun ternyata hanya buatan AI dan tidak sesuai realita. Di tengah gencarnya teknologi Artificial Intelligence (AI), berita perlu dicerna secara perlahan supaya kita dapat memilah dan memilih mana yang valid dan tidak.
Lalu, apakah AI merugikan manusia?
Sebenarnya AI sendiri hanyalah alat maka bergantung penggunanya memakai teknologi tersebut untuk apa. Teknologi AI bisa sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia bahkan mendukung syiar agama seperti program XLSMART yang mengedukasi para santri melalui Pesantren Digital di Lombok berikut ini.
| Hello Singapore! |
![]() |
| Cara mengisi daya mobil listrik |
![]() |
| Ibadah Idul Adha berkurban se-ngaruh itu ... (diolah dari Dompet Dhuafa) |
Hai, Mommies! Pernah nggak, sih, merasa kewalahan karena harus update media sosial sambil mengurus rumah dan anak? Belum lagi kalau kita juga aktif nulis blog atau punya online shop kecil-kecilan, rasanya kok 24 jam nggak cukup, ya? Nah, di sinilah social media planner bisa jadi penyelamat buat kita yang ingin tetap eksis dan teratur di dunia maya tanpa stres.
Social media tools itu semacam alat untuk menjadwalkan atau perencana khusus untuk konten media sosial, Mommies. Kita bisa atur mau posting apa, kapan, dan di platform mana—jadi nggak perlu lagi bingung setiap hari mau nulis caption apa atau unggah foto yang mana. Dengan perencanaan ini, aktivitas media sosial kita jadi lebih terarah, konsisten, dan pastinya menghemat waktu banget!
Untuk seorang mom blogger bakal merasa terbantu banget setelah rutin pakai social
media tools. Nggak cuma membuat konten jadi lebih rapi, tapi juga membuat lebih fokus dalam membangun personal branding. Yuk, kita bahas bareng-bareng
kenapa alat ini penting banget dan bagaimana cara pakainya supaya kegiatan
online kita makin terorganisir!
![]() |
| Promo Pookio diskon hingga 45% |
“65% anak usia sekolah tidak sarapan.”Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes RI, Lovely Daisy, Juni 2024