Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, & up and down of life.

Self-Love untuk Ibu Menyusui

Thursday, February 25, 2021
Dear ibu menyusui, apa kabar? Pernahkah merasa lelah menyusui? Kok kayaknya ada aja tantangan fisik dan mental selama menyusui padahal telah mencoba melakukan yang terbaik untuk si kecil. Sudahkah melakukan self-love untuk ibu menyusui?

self love ibu menyusui
Apa bentuk self-love untuk ibu menyusui?

Tantangan Fisik Ibu Menyusui


Ada kalanya pikiran negatif itu masuk, “Sampai kapan ya menyusui? Capek.” Astaghfirullah, padahal begitu dikasih cobaan nursing strike alias si bayi mogok menyusu, saya kelimpungan.


Menyusui menjadi proses panjang, harapan saya dapat memberikan ASI sampai anak berusia 2 tahun. Selama menyusui, ada berbagai tantangan fisik pada ibu, antara lain:
  • Fisik belum fit pasca melahirkan.
  • Jahitan SC belum sembuh, kadang terasa nyeri walau sudah bertahun-tahun setelahnya.
  • Belum dapat posisi menyusui yang nyaman terutama menyusui newborn baby yang ukuran tubuhnya mungil.
  • Pelekatan pada payudara yang kurang tepat.
  • ASI kurang lancar, hasil pompa hanya sedikit.
  • Saluran ASI tersumbat.
  • Abses.
  • Anemia menjadikan ibu menyusui mudah lelah, pusing, dan lemas.
  • Begadang karena si bayi susah tidur.
  • Masalah di pekerjaan (load kerja, tidak ada tempat layak untuk pumping, dsb)
  • Puting lecet, datar, dan sebagainya.

Tantangan Mental Ibu Menyusui


Tak hanya dari segi fisik, psikologis ibu menyusui pun mendapat tantangan yang berpengaruh dalam kesuksesan menyusui, seperti omongan orang sekitar terutama keluarga dekat mengenai ASI seret, tidak bisa mengurus anak, atau ibu dicap kurang perhatian pada anak.


Selain itu, mudahnya arus informasi melalui media sosial juga memiliki sisi negatif, lho. Contohnya, ibu merasa insecure melihat isi kulkas tetangga di media sosial. Hihi … maksudnya kulkas yang full berisi ASI perah (ASIP). Kok dia bisa menghasilkan ASIP sebanyak itu sementara hasil pumping saya cuma sedikit, kudu kejar tayang pula. Kok bayinya dia gemuk, bayiku enggak, apa ASI-ku kurang gizi. *hiks


Pikiran negatif dari diri ibu maupun sekitar dapat menyebabkan baby blues syndrome bahkan post-partum depression bila tidak segera ditangani dengan tepat.


Self-love untuk Ibu Menyusui


Sebagai ibu menyusui, saya mencoba untuk merefleksikan diri. Apa yang bisa saya lakukan guna melancarkan proses menyusui ini, untuk menunaikan hak anak saya mendapatkan ASI yang terbaik bagi tumbuh kembangnya.


Dari situ saya mencoba untuk melakukan self-love, bukan bermaksud egois tetapi untuk lebih mengenal diri, menghargai, dan mengapresiasi apa yang telah saya lakukan sebagai ibu menyusui. Self-love untuk ibu menyusui yang bisa dicoba yaitu:



1. Sadari


Ibu perlu menyadari penuh posisinya sebagai busui termasuk tantangan-tantangan yang ia hadapi. Mana kondisi yang menyenangkan, mana yang membuat sedih. Jika perlu, tuliskan kondisi sekarang yang dialami oleh ibu menyusui termasuk apa yang dirasakan saat ini. Menulis menjadi salah satu proses healing buat saya, jadi lebih plong dan tergambar dengan jelas bila pikiran dituangkan ke dalam tulisan.

Sadari tantangan mana yang masuk lingkaran pengaruh, ibu dapat mengontrol untuk menyelesaikannya, dan mana yang masuk lingkaran kepedulian di luar kontrol ibu. Contohnya, foto kulkas selebgram yang penuh ASIP termasuk lingkaran kepedulian. Lingkaran pengaruh yang dapat ibu kendalikan yaitu respon saat melihat foto tersebut.


2. Terima


Setelah menyadari tantangan dan kondisi yang ibu menyusui hadapi, terimalah kondisi tersebut. Menerima bukan berarti diam dan pasrah, ya. Menerima juga bukan menghindar atau cuek. Memang tantangan ini ada dan perlu diselesaikan.


Penerimaan diri (self-acceptance) akan kelebihan dan kekurangan diri membuat lebih tenang. Mengetahui kelebihan diri akan membuat ibu bangga akan dirinya.


Dalam satu sesi terapi memaafkan yang pernah saya ikut, psikolog mengajak peserta untuk berterima kasih pada jantungnya. Sambil memegang dada sebelah kiri, peserta diajak berbicara pada jantung dengan gaya bahasa masing-masing seperti, “Terima kasih jantung telah bekerja tanpa henti selama puluhan tahun. Terima kasih mengalirkan darah ke seluruh tubuh sehingga saya dapat beraktivitas dengan lancar bahkan Ketika saya tidur jantung terus bekerja.”. Iya ya, selama ini saya kurang berterima kasih pada diri saya sendiri.


3. Fokus pada solusi


Pikiran yang tenang akan memudahkan dalam mencari solusi dari tantangan menyusui. Meminta bantuan pada pasangan, keluarga, ART, konselor laktasi, atau tenaga medis akan menguatkan ibu dalam proses menyusui.


Apresiasi setiap kemajuan sekecil apapun, tuliskan dalam jurnal syukur. Misal, hari pertama pumping dapat 50ml, hari kedua 70ml, hari ketiga 100ml, dan seterusnya. Jurnal syukur ini akan memudahkan ibu melihat progress dan menghargai usahanya.


self acceptance ibu menyusui
surat cinta untuk diri sendiri


4. Waktu untuk diri sendiri alias me-time


Terkadang ibu butuh rehat sejenak sebelum melanjutkan rutinitas mengurus bayi dan keluarga. Berhubung punya bayi, me-time menjadi waktu istimewa dan butuh persiapan khusus. Jika bayi terlatih minum ASIP akan lebih mudah, ibu perlu menyiapkan stok ASIP selama pergi. Jika bayi terbiasa menyusu langsung, ibu perlu atur strategi untuk me-time di waktu jeda antara sesi menyusui.


Pengalaman saya waktu itu belum punya stok ASIP tapi ingin berenang. Alhasil si bayi dititip di neneknya setelah kenyang menyusu, kemudian saya pergi berenang. Sesekali saya mengecek HP dan bertanya apakah bayinya sudah bangun. Sesi berenang sekitar satu jam, saya bergegas ganti pakaian, lalu pulang karena sudah ditunggu bayi yang kehausan. Sebentar namun sangat menyegarkan tubuh dan pikiran.


Banyak hal yang bisa dilakukan saat me-time, dengan keluar rumah atau stay di rumah saja bila tidak memungkinkan. Contohnya me-time dengan makan dan minum menu favorit, membaca buku, menonton film, menulis jurnal, massage, atau beli jajan ke minimarket dekat rumah tanpa gendong anak saja sudah membuat bahagia. *hehe ….


Salah satu me-time sederhana saya yaitu minum susu kurma, bisa sekaligus jadi booster ASI. Ibu menyusui kan harus bahagia supaya ASI lancar.


Susu Kurma untuk Booster ASI


Buah kurma merupakan buah yang kaya gizi. Kurma mengandung zat besi, protein, serat, glukosa, vitamin, biotin, niasin, asam folat, dan mineral.

1 buah kurma dengan berat 36 g terdiri dari:
  • Energi 270 kkl
  • Protein 2 g
  • Lemak 0.4 g
  • Karbohidrat 75 g terdiri dari gula dan serat pangan.
  • Mineral seperti asam folat, magnesium, vit C, dan zat besi.

Pantas saja ya setelah berpuasa disarankan berbuka dengan buah kurma. Saat hamil dan menyusui di bulan puasa pun saya rutin mengonsumsi kurma untuk bantu energi supaya kuat berpuasa.


Tak hanya untuk sumber energi, lho. Ibu menyusui baik mengonsumsi kurma karena mengandung galaktogogus. Galaktogogus dapat menginduksi laktasi dengan menekan antagonis reseptor dopamin sehingga terjadi peningkatan produksi prolaktin.(1) Kurma juga memiliki kandungan protein yang dapat meningkatkan produksi ASI dengan meningkatkan metabolisme glukosa untuk sintesis laktosa.(2,3)


FYI, dalam menyusui terdapat dua hormon penting, prolaktin untuk memproduksi ASI dan oksitosin untuk mengeluarkan ASI. Peran prolaktin dalam proses menyusui tidak akan sempurna tanpa bantuan oksitosin, si hormon cinta. Oksitosin dapat diperoleh dengan isapan bayi, pijat oksitosin, maupun kegiatan yang membuat bahagia. Itulah mengapa ibu menyusui perlu bahagia.


manfaat kurma untuk ibu menyusui
manfaat kurma sebagai booster ASI


Kurma dapat dimakan langsung maupun diolah menjadi susu kurma. Saya sendiri suka banget minum susu dan makan kurma. Ketika digabungkan menjadi susu kurma, makin senang dong karena mudah dikonsumsi a la juice dan rasanya enak.


Eh, coba perhatikan. Saat sedang stres atau sedih, kita cenderung mengonsumsi yang manis-manis. Rupanya, saat mengonsumsi makanan atau minuman manis, hormon serotonin meningkat. Hormon inilah yang membuat rasa nyaman sehingga stres menurun. Wah, minum susu kurma juga bisa menurunkan stress.


Susu Kurma Syukur As-Sunnah dengan 5 Varian Rasa


Bagaimana jika susu kurma dicampur almond? Atau kopi? Hihi … rasanya unik! Itulah pengalaman saya ketika minum Susu Kurma Syukur As-Sunnah. Susu kurma ini memiliki lima varian rasa, yaitu:


susu kurma booster asi
Susu Kurma Syukur As-Sunnah


Susu Kurma Original


Susu kurma ini dikomposisikan dari air, kurma, dan susu UHT. Tanpa pemanis tambahan, rasanya sudah manis. Saya paling suka minum saat dingin.

Susu Kurma Almond Segar


Susu kurma dikombinasikan dengan kacang almond sebagai sumber protein yang baik untuk ibu menyusui. Rasa almond-nya khas banget di lidah.


Susu Kurma Milo


Susu kurma dicampur milo, hmm … enak dan segar! Varian susu kurma satu ini menjadi kesukaan anak saya.


Susu Kurma Cappuccino


Susu kurma cappuccino ini cocok buat penikmat kopi. Untuk varian satu ini suami saya yang doyan. By the way, ibu menyusui boleh juga mengonsumsi kopi namun dalam batas wajar, ya.


Rempah Kurma Safron


Ini varian paling unik, menggabungkan kebaikan kurma dengan berbagai rempah seperti bunga saffron, jahe merah, serai, cengkeh, kayu manis dan bahan baku berkualitas lainnya. Bisa diminum dingin atau hangat. Kayu manis dan cengkeh terasa mendominasi.


Susu Kurma Syukur As-Sunnah merupakan produsen minuman sehat berenergi dari bahan baku susu dan kurma pilihan. Bisnis susu kurma ini sudah dijalankan sejak tahun 2017 yang berfokus pada konsep sociopreneur. Caranya dengan berbagi kepada masyarakat area Jabodetabek yang membutuhkan minuman sehat berenergi melalui program sosial susu kurma yang mana harapannya mampu mengedukasi tentang pentingnya pemberian nutrisi pada tubuh. Lebih dari 5000 takjil telah berhasil dipasarkan di wilayah JABODETABEK, lho. MasyaAllah ….


sociopreneur susu kurma
Susu kurma Syukur As-Sunnah dengan konsep Sociopreneur berbagi ke masyarakat sekitar Jabodetabek



susu kurma bogor
kandungan gizi susu kurma Syukur As-sunnah



Susu Kurma Syukur As-Sunnah juga sudah terdaftar pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)/MD 200928001539 secara resmi dan halal.


Susu Kurma Syukur As-Sunnah tersedia dalam dua ukuran. Kemasan kecil 200ml, porsinya pas untuk sekali minum dengan kemasan yang praktis dibawa. Kemasan besar berukuran 1 liter yang cocok untuk stok di rumah ataupun dinikmati sekeluarga. Harganya ekonomis, lho, 10.000 – 60.000 rupiah saja.


Susu kurma ini bahan-bahannya fresh dan diproduksi setiap hari. Masa penyimpanan hanya tahan 3 jam di suhu ruang, di kulkas bisa tahan 3 hari, sedangkan di freezer tahan 1 bulan. Untuk wilayah Jabodetabek bisa order melalui website susu kurma Syukur As-Sunnah dan follow instagram @susukurmaassunnah.


susu kurma untuk ibu menyusui
Minum susu kurma untuk booster ASI dan self-love


Saya paling suka susu kurma original dan milo. Minum susu kurma saat dingin menjadi bentuk self-love saya sebagai ibu menyusui. Lumayan, kan, untuk booster ASI dan mengurangi kepenatan rutinitas harian.

Apa varian susu kurma Syukur As-Sunnah kesukaanmu?



Referensi:

1 Gabay,MP. Galactogogues: Medications That Induce Lactation. J Hum Lact 18(3), 2002: 274-279. 2002.

2 M.S Beliga et al. A Review of The Chemistry and Pharmacology Of The Date Fruits (Phoenix dactylifera L.). Elsevier 44 (1812-1822) 2011.

3 Jahromi K, Rafiee, Jafari A, Tabatabaeefar. 2007. Determination of dimension and area properties of date (Barhi) by image analysis. Agric Food and Biol Eng 15: 21-24

Yulinda D, Azizah I. 2017. Pengaruh Sari Kurma Terhadap Prolaktin dan Pengeluaran ASI pada Ibu Postpartum di BPM Pipin Heriyanti Yogyakarta Tahun 2017. Media Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3. 2017.
35 comments on "Self-Love untuk Ibu Menyusui"
  1. biarpun ga menyusui, aku suka banget susu kurma, apalagi kalo diminum dalam keadaan dingin, wow.. seger banget dan kaya manfaat juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaak enak yah apalagi diminum selagi dingin

      Delete
  2. Lahiran pervagina aja msh clekit2 bikin menyusui susah apalagi SC kebayang duh huhu, emang yaa perjuangan meng-ASI itu
    Wah enak tu kyknya susu kurmanya, gak cuma busui aja sih kyknya yang suka haha
    Apalagi diminum pas dingin2 gtu
    Botolnya juga mungil2 pas buat sekali minum ya gak kebanyakan jg

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa
      tulisan ini tuh hasil ngobrol dengan teman yang abis SC
      duuuh kebayang kudu nahan sakit jahitan dan harus terus pumping buat ASIP si kecil

      Delete
  3. Aku dulu belum kenal ASI booster macam susu kurma enak iniii dong. Boosternya hanya seputar "sayur bening, gudangan, rebusan, urap" gitu aja terus, haha. Eh ama jamu-jamuan ini itu. Gebyur kalo orang Jawa bilang. Sampe bosen karena pahit banget, hihi.
    Luar biasa jadi ibu tu ya. Perjuangannya uwow sekaliii.
    Nanti mau kusaranin minum susu kurma ni buat temen2 yang menyusui ah.

    ReplyDelete
  4. Saluutt banget ama konsep sociopreneur yg diusung susu kurma ini.
    InsyaALLAH berkah berlimpaaahh ini mah!
    Btw aku penasaran ama varian paling unik, yang menggabungkan kebaikan kurma dengan berbagai rempah seperti bunga saffron, jahe merah, serai, cengkeh, kayu manis dan bahan baku berkualitas lainnya

    Moga2 suatu saat bisa cobaaa

    ReplyDelete
  5. Self love terbaikkk.. 😍
    Busui di sini udah pensiun baru aja 3 minggu lalu. Bener2 ya menyusui itu, jiwa raga. Lelahnya maksimal. Aku baru ngerasain di anak ke-3. Mau nangeees 🤣 lama banget nyusunya dia. .susu kurma bagus banget inii


    ReplyDelete
  6. susu kurma emang sehat ya mbak
    apalagi klo ada banyak varian rasanya
    pasti bikin busui hepi

    ReplyDelete
  7. Hmmm yum yum susu kurma. Boleh diminum ama ibu yang udah nggak menyusui juga kan mbak? Aku udah nggak menyusui nih, tapi pengen banget minum susu kurma itu.

    ReplyDelete
  8. menyusui itu memang banyak tantangannya, fisik maupun psikis. Terus semangat ibu menyusui. kalau si bayi udah lelap, ditinggal minum susu kurma As Sunnah dulu. Kemasannya imut ya

    ReplyDelete
  9. Baca varian rasanya aja kok aku dah ngebayangin enaknya. Jadi pengen juga. Aku baru icip yg ori. Penasaran sama rasa lainnya :D

    ReplyDelete
  10. susu kurma cappucino kayaknya endeuss banget, bikin mupeng. ini nggak dijual eceran ya, cuma buat takjil aja. lumayan enak itu buat stock bulan puasa di freezer, tinggal simpan minumnya kapan-kapan pas buka puasa.

    ReplyDelete
  11. Semamngat Ibu menyusui. Pastilah ada rasa up and down nya ya, len. Wong yang bukan bumil or busui kadang juga berpkiran ini begini amat yaaa

    tapi memang pikiran semacam itu harus dihilangkan dan jangan pernah mampir y. Soalnya pikiran pikiran yang kurang mendukung bakalan menyedot energi dan akan sering datang dan bisa jadi terpatri, kan ngeri

    Sekarang seneng yaaa, ada susu kurma yang bisa dinikmati dengan 5 varian rasa. Aku kalau bikin ya rasa original terus, hehehee

    ReplyDelete
  12. Menyusui itu benar-benar tantangan tersendiri. Saya kayaknya perlu booster ASI lagi nih. Mau cobain susu kurma As Sunnah. Semoga di tempat saya sudah ada yang jual.

    ReplyDelete
  13. Yang bukan ibu menyusui juga ngiler nih sama susu kurmanya, kayaknya enak banget dan bergizi..busuk harus happy biar asi melimpah ya...

    ReplyDelete
  14. Saya belum pernah minum susu kurma. Milo ternyata enak ya untuk dijadikan banyak campuran. Termasuk untuk susu kurma

    ReplyDelete
  15. Aku paling penasaran dengan rasa Kurma rempah Safron. Kebayang uniknya, karena campuran rempah Syafron gitu. Ini melayani penjualan sampai luar kota gak sih

    ReplyDelete
  16. Dua kali punya pengalaman menyusui, tantangannya pun beragam, dan untuk struggling dengan itu semua sangat perlu dukungan dari orang sekitar. Apalagi kalau ditambah minuman susu kurma seperti yang dari Syukur ini wah pasti makin jadi ASI Booster deh. Semangat Para Busuuui!

    ReplyDelete
  17. Susu Kurmanya banyaaak banget variasinya yaa..
    Biasanya aku beli di teman juga...saat kajian offline. Tapi kini kajiannya online semua, jadi kangen minum Susu Kurma yang lezaaat.

    ReplyDelete
  18. Wew.. baru ini saya ngeliat sukma (susu kurma) ada banyak variannya. Seperti apa ya rasanya? penasaran deh. Itu ada sukma milo, lah sukma aja dah manis ditambah milo? duuuh asli mau nyoba deh.

    ReplyDelete
  19. Mbaaak
    Beneran ini nggak ada cabang ta di Surabaya?
    Aku mau dan butuh
    Belakangan stress ASIku kurang sepertinya

    ReplyDelete
  20. Bisa ngebayangin manisnya susu kurma ini deh. Kan kurmanya sendiri sudah manis, berpadu dengan bahan-bahan lainnya pastinya nikmat. Bener banget deh, minum susu kurma ini selain untuk ASI booster juga sebagai wujud self love.

    ReplyDelete
  21. Betul banget, fisik dan psikologis ibu menyusui ini berdampak ke ASI. Ibu bahagia insya Allah ASI akan lancar ya mbk. Ini booster banget susu kurma, kebayang habis menyusui minum susu kurma dari kulkas.. Hmmm bahagianya

    ReplyDelete
  22. Kalau aku jadi nenek juga mau dititipi cucu sesekali. Pengalamanku berbeda soalnya, sejak aku hamil ibuku langsung bilang ga mau momong cucu dan nyesek banget rasanya. Sedih kalau inget itu. Bahkan nitip pas aku mau salat aja ga mau. Jadi skrg aku milih pakai jasa art ato pengasuh. Ibu hanya mengawasi saja.

    Anyway itu susu kurmanya murah ya 10 ribu. Mau qpesan ah. Masih menyusui soalnya

    ReplyDelete
  23. Susu kurma kesukaan banget nih, rasanya enak banget

    ReplyDelete
  24. afirmasi positif dan jangan lupa untuk selalu bahagia. selamat mengasihi
    mengucap syukursambil minum sukur ya mak

    ReplyDelete
  25. ihh panas-panas gini baca susu kurma enak banget pastinya yaaa... susu kurma emang bagus buat melepaskan stres karena rasanya enak dan menyegarkan...

    ReplyDelete
  26. susu kurma memang top markotop deh ya. apapun kondisinya bisa diminum. bahkan setelah selesai menyusui tetap bisa jadi minuman favorit.

    semoga kita makin mencintai diri kita sebagai ibu, menyusui maupun tidak.

    ReplyDelete
  27. Menerima dan menghargai diri sendiri, tak lupa selalu bersyukur adalah kunci ternyata ya Mba.. :) Jadi kebayang-bayang minum susu kurma dingin-dingin.. :D

    ReplyDelete
  28. Wah tulisan mengandung iklan 🤭
    Kalau aq me time nya dulu juga bisa dilakukan pas menyusui, sambil baca buku😄, abisnya kan daripada bengong2 pas menyusui, ya sekalian aza disambi, he..he..
    Anyway, tapi boleh juga dicoba susu kurmanya nanti kalau menyusui lagi 😆

    ReplyDelete
  29. Sayapun termasuk penggemar susu kurma :) tp blum pernah di mix and match sama milo dkk nih, seger kyknya, slurrpp..

    ReplyDelete
  30. Jadi ingat masa-masa awal menyusui, sampe bolak balik konsultasi sama mamanya teman yg konselor laktasi sampe demam segala, dan bener kata Mbak Helena suka mikir ini sampai kapan menyusuinya. Giliran udah 2 tahun malah enggan menyapih hahaha.

    Aku telat juga nih taunya soal susu kurma bisa jd booster asi huhu, dulu taunya cm air nabeez yg sempat hype itu.

    ReplyDelete
  31. Wiih tantangan bgt ya mba proses menyusuinya... Tp alhamdulillah sdh terlewati ya mba..
    Aku belum pernah nyobain susu kurma siy..tp klo kurma doang, dan susu coklat doang aku suka jg..itu jg merk tertentu aja..wkwk..

    ReplyDelete
  32. Awal-awal menyusui adalah masa-masa transisi yang hormonal dan penuh tantangan. Jika tidak sering melakukan self love dan minta pertolongan Allah, duh pasti sulit ya. Susu kurma menjadi salah satu camilan favorit buat busui nih Mbak Helena.

    ReplyDelete
  33. Aaah... jadi inget masa-masa menyusui anak bertahun yang lalu. Jadi inget betapa sedihnya udah susah-susah mompa ASI, eh, sama anaknya dilepeh. Gak suka dia yang udah dipompa :( Maunya yang fresh, huhuhu.

    Self-love itu penting banget ya. Klo dulu aku gak nemu alasan untuk bikin aku semangat lagi setelah ASI hasil pompaku ditolak mentah-mentah, kayaknya dulu bakalan lama aja syedihnya.

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,