Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, and upside down of life.

Tips Hari Pertama Sekolah Berkesan dan Menyenangkan

Sunday, July 14, 2019

Hari Pertama Sekolah


Tak terasa tahun ajaran baru segera dimulai. Siapkan apa saja, nih, untuk menyambut hari pertama sekolah? Tas baru, buku baru, seragam dan sepatu baru? Jangan lupa dua hal penting agar hari pertama sekolah berkesan dan menyenangkan. Apa, ya? 



Hari Pertama Sekolah PAUD

Memasuki Hari Pertama Sekolah bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi hal yang mendebarkan. Anak akan bermain di lingkungan baru juga bertemu kawan dan guru baru. Ada tipe anak yang langsung membaur, tak jarang pula yang “ngadat” alias masih nempel dengan orang tuanya. Begitu ditinggal orang tua keluar kelas, si anak bisa menangis. Duh, saya pernah mengalaminya waktu trial di salah satu sekolah di Jakarta Selatan. SID menangis kencang di dalam kelas, saya hanya dapat memandanginya dari dinding kaca sambil berusaha tegar. This too will pass ….

Menyiapkan hari pertama masuk sekolah bukan hanya dari sisi siswa. Orang tua dan guru pun perlu persiapan menghadapi berbagai reaksi anak karena kesan pertama sungguh tak terlupakan. Maka, hari pertama sekolah menjadi momen penting untuk dipersiapkan sebaik mungkin. Sampai perusahaan tertentu mengizinkan pegawainya untuk mengantarkan anak ke sekolah di hari pertamanya. Jika kesan pertama sekolah itu menyenangkan, anak akan semangat bersekolah.

School should be fun!
Apa aja yang perlu dipersiapkan agar anak semangat sekolah? Pada 4 Juli 2019 lalu di Jakarta, saya menghadiri talkshow “Dukung #SemangatSekolah Si Kecil dengan Nutrisi Seimbang” bersama SGM Eksplor 3Plus. Di sini dibahas dua hal penting untuk mendukung semangat belajar anak, yaitu dari sisi kesiapan mental dan fisik. Ada juga sharing artis Ririn Dwi Ariyanti mengenai caranya memberi semangat pada anak untuk sekolah.

Siapkan Mental Anak Sebelum Masuk Sekolah


Tak hanya perlengkapan sekolah serba baru untuk mendukung semangat belajar anak. dr. Andyda Meliala, Founder Resourceful Parenting Indonesia, mengingatkan pentingnya menyiapkan mental anak di hari pertama sekolah. Apalagi untuk anak yang baru pertama kali memasuki PAUD (usia 3-6 tahun). Jenjang pendidikan ini merupakan pondasi bagi pendidikan anak. Di sana, anak belajar bagaimana caranya belajar, membangun pola makan sehat dan bergizi seimbang, juga kesejahteraan.

Jika anak bersemangat sekolah, ia akan menjadi pembelajar seumur hidup. Hal ini meningkatkan kualitas SDM dalam jangka panjang. Nah, kalau awal sekolah aja anak udah enggak betah atau ketakutan, selanjutnya butuh adaptasi lebih lama, kan, supaya anak kembali bersemangat menuntut ilmu.

Di PAUD, anak belajar mengenai:
  1. Fisik dan motorik
  2. Emosi dan sosial
  3. Bahasa dan pre-matematika
  4. Moral spiritual
  5. Fungsi eksekutif otak (Pengendalian diri seperti belajar disiplin, mau mengantre, tidak mengompol; working memory seperti melanjutkan cerita dan menceritakan kembali pengalaman; dan mental flexibility untuk membangun kreativitas dan beradaptasi).
Dr. Andyda mengatakan investasi terbesar ya di usia PAUD tersebut karena 90% otak manusia terbentuk di usia 0-5 tahun. Banyak pondasi yang perlu ditanamkan dalam 5 tahun pertama pertumbuhan anak. Di masa itu otak anak mudah menyerap seperti spons. Akan tetapi, penyampaian belajarnya harus mengikuti cara anak yaitu dengan bermain dan aktif bergerak. Dengan begitu proses belajar akan menjadi menyenangkan.


Agar anak siap mental untuk semangat bersekolah, simak tips berikut:

1. Bangun percakapan dan emosi positif, seperti membawa anak berkunjung ke calon sekolah, mengikuti trial class, berkenalan dengan guru, menyiapkan perlengkapan sekolah bersama, dan ngobrol asyiknya sekolah.

Saya pernah mendapati anak yang takut dengan kata “sekolah” sampai menolak masuk kelas. Untuk menyiasatinya, saya membiasakan diri menggunakan kata “sekolah” dan “belajar” bila berbicara dengan SID. Contohnya seperti ini: Sebelumnya saya ceritakan bahwa besok pagi kita akan bersekolah di Museum Maritim (kami belajarnya mobile). Kita akan belajar tentang kapal dan pelabuhan. Di sana SID bisa menaiki miniatur kapal dan menyetir kapal seperti kapten. Hal ini akan membuatnya tertarik dan bersemangat menanti hari esok.

2. Tidur cukup supaya esok paginya mudah bangun dan bersemangat. Kebiasaan saat liburan tidur larut, efeknya pagi masih ngantuk dan susah konsentrasi. Untuk anak yang butuh waktu lama dalam membaur, sebaiknya datang lebih awal ke sekolah sehingga perlu bangun lebih pagi.

3. Penuhi nutrisi lengkap dan seimbang. Sarapan penting sebagai bekal energi belajar. Sebaiknya luangkan waktu untuk makan bersama anak sambil ngobrol santai sehingga proses makan menjadi ritual keluarga yang menyenangkan.

(ki-ka): Brand Manager SGM Eksplor 3Plus Ditra Komala, Founder Resourceful Parenting Indonesia dr. Andyda Meliala, Dokter spesialis gizi klinis dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.GK, Selebritis Ririn Dwi Ariyanti, dan MC


Dukung Kebutuhan Fisik Anak dengan Gizi Seimbang

Selain mental, fisik anak perlu dipersiapkan dengan matang agar semangat sekolah. Akan tetapi, terkadang anak malas makan di pagi hari atau menu yang disajikan kurang bergizi sehingga berpengaruh pada kemampuan anak mencerna materi di sekolah. Selain itu, ada pula anak yang picky eater. Maunya jajanan manis dan gurih, susah makan sayur dan buah.

Dokter spesialis gizi klinis dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.GK, membahas adanya perubahan role model pada anak usia dini (3 – 6 tahun). Kalau anak batita masih patuh ke orang tua dan mudah makan apa saja, anak usia dini mulai melihat teman-temannya, terpengaruh iklan, dan sebagainya sehingga kebiasaan makannya dapat berubah.

Di sinilah pentingnya feeding practice yang baik, yang ditanamkan dan dibiasakan sejak dini mulai dari keluarga. Berhubungan dengan penjelasan dr. Andyda di atas bahwa makan merupakan proses sosial. Kalau anak makan bersama keluarga atau teman, makannya lebih lahap dan beragam. Hihi … iya sih, SID itu doyan makan kalau diajak ke restoran. Asyik kali ya makan bersama di meja makan.

Anak usia dini membutuhan gizi seimbang yang meliputi:
  • Karbohidrat, usahakan karbohidrat kompleks (nasi, kentang, havermout, singkong, ubi) 
  • Serat, anak usia 4 – 6 tahun butuh 22 gram per hari 
  • Protein essensial maupun non-essensial 
  • Lemak essensial dan non-essensial 
  • Vitamin dan mineral seperti zat besi 
  • Air, anak usia 4 – 6 tahun butuh minum 6 gelas air perhari (dapat dikombinasikan antara air mineral, jus, susu, dsb.) 

Panduan Makan Sehat

Ditra Komala, Brand Manager SGM Eksplor 3Plus, menjelaskan penelitian yang dimuat dalam British Journal of Nutrition tahun 2016 menunjukkan 8 dari 10 anak Indonesia usia sekolah (4 – 12 tahun) kekurangan asupan Omega 3 (EPA + DHA). Kekurangan Omega-3 dapat jangka panjang berpengaruh ke prestasi anak di sekolah. Oleh karena itu, SGM Eksplor 3Plus terus mengedukasi para orang tua pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi di awal masa sekolahnya.

Supaya kebutuhan gizi anak tercukupi, ini lho angka kecukupan gizi untuk anak usia 4 – 6 tahun butuh sekitar 10 gram/hari Omega-6 dan 0,9 gram/hari Omega-3. Sumber makanannya banyak, kok, seperti: sardin, makarel, tuna, salmon, tiram, udang, kepiting, kuning telur, telur fortifikasi DHA, juga susu fortifikasi DHA.


Dr. Nurul juga memberikan panduan makan sehat untuk sekali makan yang terdiri dari:
  • ¾ porsi nasi atau sekitar 4 – 5 sendok makan
  • 1 porsi lauk atau sekitar ¾ - 1 potong sedang
  • ½ porsi sayur atau kira-kira ½ mangkuk kecil
  • ½ porsi buah atau sekitar ½ potong sedang
  • Lengkapi dengan susu yang difortifikasi DHA sebagai bekal nutrisi di pagi dan malam hari.

Kalkulator Nutrisi Bantu Hitung Kecukupan Nutrisi Anak

Artis sekaligus ibu dari 4 anak, Ririn Dwi Ariyanti, juga merasakan dag dig dug Hari Pertama Sekolah. Ia berusaha menyiapkan mental dan fisik anak supaya bersemangat menyambut sekolah. Meski menu sarapannya sederhana, ia membiasakan anak-anaknya sarapan sebelum berangkat sekolah. Tak lupa ia bawakan bekal untuk makan siang Si Kecil.

Sebelum tidur, ia mengajak anak-anaknya ngobrol tentang kegiatan hari itu. Apa yang membuat anak senang, sedih, kesal, dan juga memilih menu makanan untuk esok. Lewat cara tersebut, ia membangun kedekatan dengan anak sehingga si anak lebih percaya diri dan terbuka.

Meski demikian, ia belum yakin apakah bekal nutrisi yang ia berikan telah mencukupi kebutuhan anak? Di sini, SGM Eksplor punya solusinya yaitu “Kalkulator Nutrisi”. Kalkulator ini merupakan tools online yang dapat diakses secara cuma-cuma di https://www.generasimaju.co.id/kalkulator-nutrisi. Cukup dengan mengisi menu makanan anak, kita dapat mengetahui kandungan nutrisi dalam tiap porsi makanan anak usia 3 – 9 tahun. Kalau ternyata masih kurang dari kebutuhan gizinya, ada saran ide menunya juga, lho. Nah, jadi lebih tenang nih menyiapkan menu makanan Si Kecil.

Sudah menyiapkan fisik dan mental anak untuk menyambut Hari Pertama Sekolah?
Gimana Buibu, lebih siap menghadapi Hari Pertama Sekolah? Yuk, penuhi kebutuhan gizi anak dengan makanan bergizi dan lengkapi dengan SGM Eksplor 3Plus. Formula Complinutri-nya mengandung minyak ikan dan Omega-3 juga nutrisi lainnya agar Si Kecil siap dan #SemangatSekolah.



54 comments on "Tips Hari Pertama Sekolah Berkesan dan Menyenangkan"
  1. Aduh, kalau anakku Ichi gimana ya reaksinya pas pertama masuk sekolah nanti. Semoga lancar jaya

    ReplyDelete
  2. Anak2 setiap sekolah selalu aku bekali susu juga. Bahkan dobel kalo si dedek. Sebab kalo jajan kadang ga jelas asal muasalnya. Lebih baik jajan susu ya. Btw kapn SGM kasih hadiah di susunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. SGM biasanya dapat hadiah kalau kumpulin poin atau pas bazar gitu

      Delete
  3. Persiapan anak sekolah bukan hanya urusan buku,baju,tas, atau sepatu ya, tp hal2 yg sangat mendasar spt kebutuhan nutrisi. Makasih info kalkulator nutrisinya mbak 💕

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebelum tidur buat menu makanan esok yaa, hitung pakai kalkulator nutrisi

      Delete
  4. Pertama masuk sekolah Fahmi, putra saya sungguh di luar dugaan. Saya kira ia akan enggan lepas, atau nangis saat saya tinggal, tapi ternyata tidak. Dia malah senang bermain dan banyak teman. Alhamdulillah, setidaknya meski blm sempurna Fahmi sudah jadi anak yang percaya diri, supel, dan pandai bersosialisasi

    ReplyDelete
  5. anakku dulu awal di paud ga bisa ditinggal, ya ampun emaknya terpaksa ga bisa kemana2 sampe sekolah usai. Untung makin lama makin mandiri, dan akhirnya berani sekolah hanya dianter abi, dan ga usah ditunggui ummi

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin masih adaptasi dengan suasana baru, yaa jadi minta ditemani

      Delete
  6. Terbantu banget tuh dengan adanya kalkulator nutrisi, bisa jadi bahan pertimbangan serta referensi untuk mengeset menu pilihan untuk anak.

    ReplyDelete
  7. Belum punya anak sih, tapi exicted gara-gara lihat anaknya bossku kemarin baru masuk PAUD juga. Dan dia over exicted dan ngga nangis selama sekolah hari pertama. Memang persiapannya harus ekstra ya, noted buat semua tipsnya mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. senangnyaaaa! semoga terus semangat belajar :)

      Delete
  8. Gizi seimbang memang bikin anak jadi sehaaaatt
    Tumbuh kembangnya juga optimal banget
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  9. Bener y selain nutrisi yg terpenting lg mental si anak ya,, tapi yg biasa bergaul dgn teman2 brmain dirumah ya biasanya cpat tuh sosialisasiny dg teman kls yg baru

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, belajar sosialisasi sejak di lingkungan rumah ya supaya mudah nanti adaptasi di sekolah

      Delete
  10. Soal mental emang kudu jauh2 hari ya disiapkan sama dibiasakan bangun pahinya. Supaya gak kaget kalau paa hari H masuk sekolah. Nutrisi lewat sarapan jg sangat penting sehingga anak siap beraktivitas di sekolah

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah ini yang udah berpengalaman tiap pagi antar anak. heheh

      Delete
  11. Benar sekali nutrisi yang tepat baik untuk kesehatan anak-anak termasuk kesehatan mental nya ya

    ReplyDelete
  12. Bukan hanya mental buat anak tapi nutrisi asupan yang dimakan juga diperhatikan yah mama sid. Wah sid udha masuk sekolah pasti happy banget karena punya teman baru

    ReplyDelete
  13. Yg pasti seragam HR pertama hrs SDH siap y ... Walau plng cepat tetep hrs sarapan dengan gizi yg seimbang .setuju deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. sarapan itu penting soalnya buat bekal energi anak di pagi hari

      Delete
  14. Aku pernah jadi pengurus TK, ingat saja, pekan pertama masuk sekolah selalu bantuin gurunya tenangin ana ngamuk, berapa banyk pot di sekolah hancur, aahaha.
    Biasanya kalau anak belum disiapkan mentalnya, disupport masuk pertama akan banyak drama

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh sampai pot hancur. Hari pertama sekolah sungguh berkesan bagi para pengurus

      Delete
  15. Sama seperti artikel serupa yang pernah saya baca sebelumnya dari situs lain, SGM ini susu favorit dari zaman saya masih kanak-kanak hingga menjadi dewasa. Fasilitas penunjang dan produk2nya selalu inovatif.

    ReplyDelete
  16. Persiapan anak masuk sekolah memang penting ya mba..baik fisik maupun mentalnya!

    ReplyDelete
  17. aku setuju banget pemenuhan nutrisi di usia dini memang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak

    ReplyDelete
  18. Kemarin Suami sempat menawarkan diri untuk ambil cuti menemani anak2 di hari pertama sekolah. Tapi kupikir anak2 sudah cukup beradaptasi sebelumnya karena sudah pernah merasakan berinteraksi di sekolah barunya. Tetep ditemani aku sama neneknya, sih. Tapi abinya biar kerja aja. Yang penting dukungan gizinya juga dicukupi, ya

    ReplyDelete
  19. Iya anak memang harus dipersiapkan untuk masuk ke sekolah ya Mbak anak temanku bahkan sampai ada yang dibawa psikolog dulu untuk latihan agar mau duduk diam dikelas soalnya dia enggak enggak bisa diam dan aktif banget. Kalau saya tipe emak yang baper kalau liat anak nya mewek jadi mental emaknya yang harus dikuatkan. hahaha

    ReplyDelete
  20. Sounding ke anak jauh hari sebelum sekolah penting banget ya, jadikan kalau sekolah itu menyenangkan.
    WAh SID udah mulai sekolah ya sekarang, happy selalu di sekolahnya ya apalagi mamanya selalu memenuhi kebutuhan nutrisnya jadi makin sehat dan kuat

    ReplyDelete
  21. Peer banget nih memberi nutrisi yg lengkap ke anak anakku... Hrs trs diingetin ini mah.

    ReplyDelete
  22. Coba tung-hitung lagi yaa...cukup ga nih...gizi anak-anakku.
    Anak-anak selalu bersemangat kalau ke sekolah.
    Ya...aga-aga lamban dikit karena efek libur panjang.

    Mencukupi kebutuhan nutrisinya ini yang penting untuk diperhatikan yaa, kak.
    Alhamdulillah,
    Ada SGM untuk anak-anak usia sekolah.

    ReplyDelete
  23. JAdi ingat pas anak masuk SD pertama kali, ada aja dramanya. Tapi kayaknya memang harus ikutin tips yang mama Sid berikan deh biar nggak drama lagi. Hehehe

    ReplyDelete
  24. Semangat buat bunda-bunda yang menyambut hari pertama sekolah putra dan putrinya
    mendengar ceritanya di grup juga sangat bikin envy, hahaha seru ya ternyata dan nutrusu ini sangat penting banget ya Mba buat mendukung tumbuh kembang anak. Semangat

    ReplyDelete
  25. SID.... sudah sekolah PAUD yeayyy, pasti makin pinter dan kritis ya mba. kreatif lagi. duh jadi kangen sama SID

    ReplyDelete
  26. Aku bisa bayangkan gimana hebohnya hari pertama masuk sekolah. Terutama yang dari TK masuk SD, seminggu sebelumnya sih aku udah ngajakin ngobrol dulu sama anakku. Jadi mereka nggak kaget karena suasana pembelajaran TK sama SD beda jauh kan

    ReplyDelete
  27. Masih nyambung banget sama 1000 HPK ya mbak. Nutrisi dalam masa awal tumbuh kembang anak memang perlu mendapat perhatian lebih. Senengnya sekarang banyak seminar mengenai masalah pola makan anak.

    ReplyDelete
  28. Belum tiba di fase ini tapi pastinya dari jauh-jauh hari juga saya sudah harus mempersiapkan sedini mungkin mental termasuk nutrisi anak sebelum masuk sekolah. Meski masih lama sih. Tapi kalau soal memenuhi kebutuhan anak dengan nutrisi dan gizi seimbang pastinya sudah dilakukan oleh orang tua terutama sejak si kecil udah mulai masuk masa MPASI ya. Btw thanks sharingnya Mbak.

    ReplyDelete
  29. Persiapan mental dan fisik penting banget utk anak masuk sekolah. Apalagi kalau sekolahnya baru, kudu bener2 dibantu persiapan nya yaaa. Apalagi masuk paud dan gak ditungguin, kudu gmn caranya spy anak jg kyk ngrasa gk dituinggal

    ReplyDelete
  30. Hari pertama sekolah dipenuhi drama tutup kotak makan hilang semua dan kaos kaki pada gak ada pasangannya hahaha.

    SGM ini emang selalu peduli sama nutrisi anak2 Indonesia yah. Keren!

    ReplyDelete
  31. Jadi inget dulu pas anak masuk PAUD pertama kali, yang deg-degan emaknya..ternyata begitu pulang sekolah, anak kejedot di sekolah sampe biru..untungnya besoknya anak gak kapok dan tetep semangat

    ReplyDelete
  32. Wah, aku salfok dengan kalkulator nutrisi nih. Jadi penasaran dengan kecukupan gizi krucil di rumah. Nyobain aaah...

    ReplyDelete
  33. Senangnya ada edukasi seperti ini sebelum tanggal 15 Juli kemarin
    Jadi bisa minimalkan drama saat anak pertama masuk sekolah ya
    Sayangnya di Surabaya ga ada event ini jadi well, saya baca ini aja kemarin

    ReplyDelete
  34. Biasanya saat hari pertama sekolah suka agak susah bikin anak-anak bangun pagi karena mereka terbiasa tidur larut malam saat libur. Jadi dulu, suka ada dramanya gitu. Sarapan juga penting banget. Minimal mereka minum segelas susu

    ReplyDelete
  35. kalau aku prinsipnya yang penting anak-anak tidak trauma ke sekolah mba. Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar mengenai banyak hal

    ReplyDelete
  36. sebelum ke sekolah anakku selau minum segelas susu SGM Eksplor 5+ :)
    kita sebagai orang tua wajib memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak kita yaa, Mba, agar mereka tumbuhh menjadi generasi berprestasi di masa mendatang :)

    ReplyDelete
  37. Aiiiih, seru banget cerita hari pertama SID. Hihihi, semangat SID semangat Mbaaak, semua akan berlalu. AKu jadi ikut deg-degan ni.... Thanks juga uda kasih gambaran ya Mbak, aku masih ragu masukin anak ni, jadi dapat insight terkait....

    ReplyDelete
  38. Semua memang harus di persiapkan sih mulai dari mental dan fisik. Untuk mental sendiri dari jauh2 hari aku selalu bilang ke anak2 kalau sekolah itu menyenangkan jadi ga ada drama deh saat pertama masuk sekolah.

    ReplyDelete
  39. Wah, banyak juga ya yang mesti dipersiapkan. Makasih mba infonya. Apalagi yang ngobrol malam. Kayanya perlu dipraktekin tuh kalo nanti saya punya anak. Hehe.

    ReplyDelete
  40. tadinya aku mau masukin Nafeesa sekolah free class gitu mba, tapi setelah tau informasi ini jaid mikir lagi, kayanya aku belu siap deh, harus diberesin dulu kebiasaan baik di rumah sebelum anak mengenal orang luar.

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,