Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, and upside down of life.

Cara Asyik Berwakaf untuk Generasi Milenial

Wednesday, February 6, 2019
wakaf generasi milenial

Ngomongin generasi milenial itu sama seperti bercermin pada diri sendiri karena saya masuk di dalamnya. Gen Y atau disebut generasi millennial kerap diperbincangkan karena unik dan membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dalam berwakaf. Gimana sih cara asyik berwakaf untuk generasi milenial?


Indonesia Negara Paling Dermawan

Survei yang dilakukan Charity Aids Fund dalam World Giving Index menyebutkan masyarakat Indonesia paling dermawan di dunia untuk memberi dalam bentuk tunai (cash). Aih, bangga dong dengan hasil ini.

Pas banget infonya karena akhir Januari lalu saya belajar tentang wakaf bersama dosen UIN Syarif Hidayatullah Ah. Azharuddin Lathif, M.Ag., MH. Saat itu saya memahami bahwa beribadah dengan berbagi kebahagiaan banyak ragamnya. Yang wajib tentu saja zakat. Ada pula infak dan sedekah yang lebih populer dibanding wakaf.

Wakaf bagi sebagian orang mungkin masih terbayang hanya benda tak bergerak seperti tanah dan bangunan yang sifatnya selamanya. Padahal, wakaf bisa dalam bentuk benda bergerak termasuk wakaf tunai. Lebih lengkapnya baca: “Belajar Wakaf dan Asuransi Syariah”.

Trus, hubungannya apa nih dengan generasi milenial?

Salah satu ciri generasi millennial (and I really love it) adalah suka berbagi. Sharing is cool! Enggak mikirin kompetisi sikut-sikutan tetapi bagaimana bersinergi untuk kebaikan bersama. Cocok, kan, kalau bentuk berbaginya dalam wakaf.

Manfaat Luar Biasa dari Wakaf

Udah tahu, dong, keutamaan berwakaf bagi wakif (pemberi wakaf) yaitu pahalanya mengalir terus selama benda yang yang diwakafkan memberi manfaat bagi masyarakat. Enggak hanya wakif yang mendapat berkah tetapi wakaf dapat membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat, apalagi wakafnya masuk wakaf produktif.
“Potensi wakaf tunai per tahun di Indonesia mencapai 180 triliun rupiah”
Pada 1 Februari 2019 lalu di Rumah Maroko, Jakarta, Dr. Irfan Syauqi Beik, SP, M.Sc.Ec , Direktur Center for Islamic Business and Economic Studies (CI-BEST) menjelaskan wakaf produktif seperti patungan wakaf membangun infrastruktur contohnya jalan. Pahalanya akan terus mengalir selama jalan tersebut digunakan. Selain itu, muncul kebanggaan ketika melewati jalan hasil wakaf sendiri. Masya Allah.
launching program wakaf dari PRUsyariah
Tahu enggak, potensi wakaf tunai per tahun di Indonesia mencapai 180 triliun rupiah! Kebayang, kan, kalau angka tersebut terwujud dalam bentuk wakaf produktif untuk membangun infrastruktur dan wakaf dikelola secara amanah serta berkelanjutan oleh nadzir. Perekonomian Indonesia bakal maju pesat berkat kerja sama rakyatnya. Aamiin ….

Jalanin Bareng Asuransi Syariah dan Wakaf

Berwakaf zaman now makin gampil surampil dengan wakaf tunai alias cash waqf.  Bentuk wakaf seperti ini memudahkan di tengah kebutuhan ini-itu karena wakaf dapat dilakukan kapanpun, enggak menunggu harus punya tanah atau bangunan.

Kolaborasi dalam berwakaf, seru juga!
Melihat potensi wakaf yang begitu besar dan masyarakat Indonesia yang dermawan, asuransi Prudential Indonesia, memiliki terobosan baru dengan menggabungkan asuransi syariah (PRUsyariah) dengan wakaf.

Membuka launching Prudential Wakaf, Jens Reisch Presiden Direktur Prudential Indonesia, menuturkan Prudential sangat senang menghadirkan program wakaf dari PRUsyariah sebagai wujud komitmen “WE DO GOOD”. Program asuransi syariah sekaligus berwakaf ini sebagai solusi kebutuhan nasabah dalam melaksanakan wakaf dan membantu mewujudkan kebajikan secara berkelanjutan.

Afdhal Aliasar, S.T., M.M., Direktur Bidang Promosi & Hubungan Eksternal Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menyambut baik terobosan ini. Beliau menjelaskan arsitektur keuangan Syariah Indonesia terdiri dari dana sosial dan asuransi. Adalah inisiatif yang sangat baik ketika Prudential menggabungkan asuransi dengan wakaf (dana sosial). Wakaf dapat disalurkan pada kegiatan produktif.

Prudential menggandeng tiga lembaga wakaf yaitu Dompet Dhuafa, iWakaf, dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI)
Bagaimana caranya jalanin bareng asuransi syariah dengan wakaf?

Nini Sumohandoyo, Director Corporate Communication & Sharia Prudential Indonesia, menjelaskan cara berwakaf untuk nasabah Prudential, yaitu:
  1. Nasabah yang sudah memiliki polis asuransi unit link Prudential, dapat mewakafkan hingga 95% dari manfaat asuransi dengan membeli polis asuransi syariah baru. 
  2. Nasabah baru Prudential dapat mewakafkan hingga 45% dari manfaat asuransi. 
Wakaf ini akan dikelola oleh lembaga wakaf atau nazhir yang terpercaya, yaitu Dompet Dhuafa, iWakaf, dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI). Insya Allah digunakan untuk hal produktif supaya makin berkah bagi wakif maupun masyarakat.



Selengkapnya bisa googling ke website Prudential Indonesia atau langsung bertanya ke tenaga pemasar Prudential. Mereka sudah mendapat pelatihan tentang wakaf. Pelatihan yang diikuti oleh 9.000 lebih tenaga pemasar Prudential dan masyarakat ini memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Sosialisasi Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak”. Selamat, ya!

Sosialisasi Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak memecahkan rekor MURI
Wakaf, terutama wakaf tunai, dapat menjadi gaya hidup baru generasi millennial. Tanpa mengesampingkan proteksi untuk rencana masa depan, ibadah bisa jalan terus. Asyik, kan, #jalaninbareng asuransi syariah dengan wakaf!

26 comments on "Cara Asyik Berwakaf untuk Generasi Milenial"
  1. Tfs mbaaak helenaa, baru taau kalau ada program Wakaf tunai dari PRUsyariah, wakaf jd makin mudah karena ndak perlu nunggu punya tanah dulu karena kalau wakaf identik dengan tanah hehehe makasih mbak, nambah-nambah ilmu alhamdulillah ~

    ReplyDelete
  2. wah. bersyukur juga Indonesia sebagai negara paling dermawan..

    ReplyDelete
  3. Prudential ini namanya udah terkenal dari dulu. Sekarang makin banyak aja ya produk2 dari Prudential, salah satunya Prudential wakaf ini. Sukses terus Prudential.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terus berinovasi memberi yang terbaik bagi para nasabah :)

      Delete
  4. Wah, saya yang kudet dan kuper berarti yak, selama ini tahunya waqaf itu ya tanah + bangunan aja, karena lihat kebiasaan di sekitar. Ternyata bisa juga ya waqaf tunai. Kalau ada penyelenggara yang bisa dipercaya, memudahkan banget buat umat untuk berwaqaf

    ReplyDelete
    Replies
    1. wakaf tunai memudahkan untuk beramal jariyah, ya, Mbak. BIsa kapan aja, ga nunggu harus punya tanah terlebih dahulu.

      Delete
  5. Aku baru tahu loh mbak beberapa waktu ini ada jenisnya wakaf tunai. Prudential ini emang kece banget ya bisa memfasilitasi kita. Sambil invest sambil berwakaf juga. keren

    ReplyDelete
  6. Saya juga baru tahu ada waqaf tunai kayak gini. Kalau ada cara berwaqaf yang mudah seperti ini kayaknya siapapun bisa berwaqaf dan dapat pahala waqaf yang terus mengalir yaa..masya Allah

    ReplyDelete
  7. Wakaf tunai, bisa salah satu cara generasi millennial utnuk berbagi. Semakin muda punya bakat berbagi, semakin tua mudah-mudahan makin terbiasa.

    ReplyDelete
  8. Rakyat Indonesiabyang dermawan terus ada pula saluran wakaf yang mumpuni, Insya Allah kesejahteraan akan semakin merata ya Mbak. Bagus program asuransinya, proteksi juga berwakaf

    ReplyDelete
  9. wow mantap ya Mak Sid potensi Wakaf di Indonesia sampe triliunan semoga bisa menjadi wakaf produktif ya mak Sid agar perekonomian pun membaik aamiin

    ReplyDelete
  10. Semakin membuka wawasan saya tentang wakaf. Ternyata wakaf juga bisa tunai. Semakin mudah juga kalau mau berwakaf

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah ya, sekarang Prudential pun makin mengarah kepada syariah dan mengadakan Program Wakaf

    ReplyDelete
  12. makin keren era digital, makin banyak hal yang mungkin dilakukan, terutama buat young adult ya. Keren sih konsepnya Wakaf buat Millenials

    ReplyDelete
  13. Ah iyaaa, masyarakat Indonesia terkenal dermawan, aku yakin bener. Bisa kok dilihat dari banyaknya dana yang terkumpul tiap ada lembaga yang terbentuk ketika ada bencana di satu wilayah di Indonesia.

    Nah kalo kedermawanan masyarakat Indonesia disalurkan dalam bentuk wakaf tunai, makin banyak masyarakat tak mampu yang mendapatkan manfaat ya

    ReplyDelete
  14. Barutau prudential juga punya asuransi syariah. Semoga makin banyak manfaatnya untuk umat dan nasabah tentunya.

    ReplyDelete
  15. keren nih produk asuransinya

    ReplyDelete
  16. Sekarang berwakaf gak mesti harus tanah gitu yah kak, tp memudahkan dengan asuransi wakaf apalagi buat gen milenial

    ReplyDelete
  17. Ternyata Indonesia masyarakatnay dermawan banget ya, mudah-mudahan dari Wakaf Tunai makin banyak lagi orang yang berwakaf & bisa meningkatkan perekonomian bangsa. Yang lagi makan es krim bikin ngiler aja

    ReplyDelete
  18. Oh ternyata digabung ya. Asuransi yang manfaatnya bisa diwakafkan.

    ReplyDelete
  19. Wah nambah lagi ilmu tentang wakaf. Memang generasi milenial perlu diingetin nih sama yg beginian. Biar seimbang dunia akhirat

    ReplyDelete
  20. cocok banget untuk generasi milenials yang ingin wakaf

    ReplyDelete
  21. Jadi makin gampang deh berwakaf, cukup punya polish di Pru terus manfaat preminya diwakaf in. Karena wakaf amalan yg g akan hilang selamanya ya. Setuju banget tuh "generasi milenial adalah generasi yg suka berbagi" jadi modern lahir batinnya ya😍😍

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,