Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, and upside down of life.

Atasi Mata Lelah Akibat Terlalu Lama Melihat Layar Gadget dengan 20-20-20 Rule

Sunday, October 13, 2019

Atasi Mata Lelah Akibat Terlalu Lama Melihat Layar Gadget


Bekerja di depan laptop selama berjam-jam membuat mata mudah lelah. Belum lagi godaan scrolling media sosial, susah jauh dari gadget. Memperingati Hari Penglihatan Sedunia (10 Oktober 2019) yuk coba tips mengatasi mata lelah akibat terlalu lama melihat layar gadget berikut ini.

Mata lelah namun pekerjaan belum selesai, GRRR .... (dok. unsplash)


Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day 2019)


Menjaga kesehatan mata sangatlah penting karena 80% informasi kita dapatkan melalui penglihatan. Pada peringatan Hari Penglihatan Sedunia di Kementrian Kesehatan RI, Jakarta, 8 Oktober 2019 lalu, dr. M. Siddik, SpM dari Perdami mengingatkan gangguan penglihatan dapat terjadi pada semua kelompok umur, dari bayi hingga lanjut usia, seperti:
  • Bayi: ROP (Retinopati pada bayi prematur)
  • Usia sekolah dan di atas 40 tahun: kelainan refraksi (perlu kacamata)
  • Lanjut usia: katarak, glaucoma, AMD
  • Penderita diabetes: retinopati diabetic

Oleh karena itu, sedari kecil perlu menjaga kesehatan mata. Contohnya, anak-anak perlu diajarkan agar membaca di tempat yang terang dan pencahayaan baik. Kegiatan luar ruangan setiap hari juga baik untuk mencegah rabun jauh.

Saya khawatir anak zaman now sudah terpapar gawai sedari kecil, bahkan ada yang cranky ketika gawai diambil. Di sini perlu peran penting orang tua untuk membatasi penggunaan gawai supaya tidak sampai addicted dan menjaga kesehatan mata anak.

Baca juga: Review Gadget Holic Treatment

Kesehatan mata juga perlu didukung konsumsi makanan sehat serta menghindari paparan UV-B, rokok, alkohol, dan menggunakan pelindung mata untuk mencegah cedera saat bekerja.

Memeriksakan mata secara rutin perlu dilakukan, at least 5 tahun sekali. Periksa mata ini penting, terutama untuk bayi prematur, anak usia sekolah, riwayat diabetes, riwayat keluarga dengan glaukoma atau AMD, juga untuk yang berusia 40 tahun atau lebih. Sedangkan untuk lansia sebaiknya periksa setiap 1-2 tahun sekali.

Mengecek ketajaman penglihatan mata dengan e-tumbling
Saya terbiasa memeriksakan mata di optik atau dokter mata dengan membaca huruf-huruf yang berjarak sekian meter. Rupanya, ada alat untuk mengecek ketajaman penglihatan dengan cara mudah yang dapat dilakukan berpasangan yang disebut e-tumbling. Ini merupakan langkah awal mendeteksi kelainan pada mata. Cara penggunaan e-tumbling:
  • Berdiri berhadapan dengan jarak 6 meter (sekitar 12 langkah kaki dewasa) antara penguji (A) dan yang sedang diuji (B).
  • Tutup salah satu mata B menggunakan alat atau telapak tangan. Bila yang diuji mata kanan maka yang ditutup mata kiri.
  • A memegang tulisan huruf E, dimulai dari E dengan ukuran terbesar. B menjawab kemana arah kaki huruf E tersebut melalui gerakan jari (ke kanan, kiri, atas, atau bawah).
  • A mengubah arah huruf E selama 5 kali. Bila jawaban B salah 2 maka perlu pemeriksaan lebih lanjut.
  • Bila tidak ada alat e-tumbling, dapat digunakan tiga jari yang membentuk seperti huruf E.


Tips Menjaga Kesehatan Mata untuk Pengguna Gadget


Aktivitas ngeblog menghadapi layar laptop biasanya saya lakukan sekitar 3 jam sehari. Namun, suatu kali saya hanya tahan 10 menit melihat layar gadget, baik HP maupun laptop. Setelah itu kepala rasanya ringan dan tidak fokus melakukan hal lain. Saya pun memutuskan untuk rebahan, do nothing, selama satu jam untuk menghilangkan rasa aneh di kepala. Hal ini terjadi selama 3 hari. Otomatis beberapa pekerjaan online tertunda.

Teman saya mengatakan mata saya lelah, kebanyakan pakai gawai. Mungkin juga ya tubuh saya memberikan sinyal supaya rehat sejenak dari layar dan aktivitas di dunia maya. Kebanyakan melihat layar gadget juga tidak baik bagi kesehatan mata. Paparan sinar yang sangat terang dari layar membuat mata lelah, terkadang refleks kedip pun berkurang. Saya yang sudah pakai kacamata minus bisa-bisa lensa makin tebal.

Baca juga: Mengatasi Kecanduan Gawai pada Anak Balita

Untuk mengatasi mata lelah akibat terlalu lama melihat layar, dapat dilakukan hal-hal berikut:
  • Bagi pengguna kacamata perlu dikoreksi dengan ukuran dan model kacamata yang tepat.
  • Istirahat secara berkala dengan 20-20-20 rule, yaitu setiap 20 menit melihat layar, istirahat dengan melihat ke arah lain sejauh 20 kaki selama 20 detik. Wah, ini perlu atur timer untuk mengingatkan tiap 20 menit sekali harus mengalihkan pandangan sejenak dari layar.
  • Tempatkan sumber cahaya jauh dari layar.
  • Beri tirai pada jendela atau pasang filter anti-silau pada layar.
  • Lakukan olah raga mata agar menjadi kuat dan lebih elastis.

Gerakan senam mata (dok. braineye)
Mudah, kan, mencegah mata lelah karena kebanyakan bekerja di depan layar. Meskipun sudah ada kacamata untuk mengatasi kekurangan penglihatan, saya berharap suatu hari bisa lepas dari kacamata. Enggak enak, lho, tergantung banget harus pakai kacamata. Begitu lupa menyimpannya, melihat sesuatu menjadi buram. Apalagi saat snorkeling tanpa kacamata minus, jadi kurang menikmati keindahan bawah laut, kan.

Apa kiatmu menjaga kesehatan mata?

Baca juga: Ukur Lingkar Perut di Hari Obesitas Sedunia

9 comments on "Atasi Mata Lelah Akibat Terlalu Lama Melihat Layar Gadget dengan 20-20-20 Rule"
  1. wah harus rajin buat senam mata nih kadang tiap hari liat laptop mulu sambil kerja, mata jadi pegel. saya pengguna kacamata juga dan mudah-mudahan gak nambah minusnya.

    ReplyDelete
  2. Saya di kantor juga kerjanya di depan komputer selama 8 jam atau lebih. Makanya saya lebih suka ngantar dokumen sendiri ke unit lain, ngeprint di shared printer, dan makan siang pasti keluar kantor. Biar mata istirahat dari komputer dan bisa lihat jauh.

    ReplyDelete
  3. Mantap.... Kadang saat lihat hp, perih neh mata.

    ReplyDelete
  4. Terima kasih tipsnya. Aku beberapa jam di depan laptop matanya udah lelah, padahal lagi ngejar penulisan skripsi 😆

    ReplyDelete
  5. Makasih banyak mbak tipsnya. Sy juga berkacamata nih dan udah sering diingetin suami karena agak bandel kerja nggak merhatiin mata. Padahal sampai suka begadang juga.. Hiks. Harus nyoba senam matanya.. Baru tahu sy ada senam begini..

    ReplyDelete
  6. Bener. Sebagai pengguna kacamata pastinya punya harapan suatu saat bisa lepas dari kacamata. Meski sulit pastinya.

    Yang jelas, sebisa mungkin mencegah agar minus tidak bertambah parah ya. Makasih infonya bermanfaat.

    ReplyDelete
  7. kadang kalau udah melototin pc n gawai, ga ingeeet waktu mbak, padahal tipsnya mudah banget diterapin, rule 20-20-20 nya gampang diinget, tapi ya itu kadang kebablasan T_T

    ReplyDelete
  8. Kadang karena terlalu asyik di depan layar hp atau laptop, jadi malas mengambil jeda buat mata. Padahal penting banget ya.

    ReplyDelete
  9. Tipsnya ok banget ... Btw, ada yang pada akhirnya bisa lepas kacamata, tapi ada juga yang harus menggunakannya for the rest of their life

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,