Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, and upside down of life.

Asa di Ruang Rawat Inap Remaja RS Kanker Dharmais

Monday, March 4, 2019

Asa di Ruang Rawat Inap Remaja RS Kanker Dharmais

prudential indonesia
Bangsal remaja di RS Kanker Dharmais, Jakarta
Bumi, Merkurius, Mars ….

Mata saya memperhatikan tulisan yang tertera di samping pintu abu-abu sambil melangkah menyusuri lorong. Nampak dinding warna-warni bergambar remaja yang belajar, bermain di pantai, bersepeda, hingga gambar gedung rektorat sebuah universitas yang khas.

Langkah saya tiba di ujung bangsal kemudian saya masuk ke ruangan di sebelah kanan. Ruangan ini sama cerianya seperti lorong yang tadi. Sofa coklat dengan sebuah boneka beruang raksasa seperti memanggil saya untuk duduk sejenak.

Saya melihat sekeliling. Dinding di belakang saya bergambar landmark dari berbagai penjuru dunia yang membuat pikiran melayang ingin traveling. Di sampingnya terdapat gambar astronot. Di seberangnya, setelah melewati deretan komputer, berhias gambar planet-planet dalam tata surya. Menikmati suasana di tempat ini, seperti saya lupa sedang berada di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.


Ruang Rawat Inap Remaja RS Kanker Dharmais

Rumah sakit khusus pengobatan kanker ini tampilannya berbeda dari rumah sakit pada umumnya. Selama saya berada di ruang rawat inap remaja (teenage ward), tak tercium bau khas rumah sakit. Tak pula saya menjumpai perawat berpakaian hijau atau putih seperti rumah sakit pada umumnya. Sesuai yang saya deskripsikan di atas, bangsal remaja begitu ceria.

yayasan onkologi anak indonesia
Teen Lounge dilengkapi komputer dan internet (captured by: Febrianty Rachma)
Bangsal khusus remaja ini baru saja diresmikan pada 27 Februari 2019 lalu. Saya beruntung menjadi saksi dalam peresmian tersebut karena dapat melihat langsung fasilitas bangsal di lantai 4 RS Dharmais tersebut.

Ruang rawat inap remaja di RS Kanker Dharmais seluas 1000 meter persegi dengan 46 tempat tidur. Tiap kamar diberi nama planet dan benda langit, seperti bumi, mars, venus, dan sebagainya. Ruangan ini dilengkapi dengan satu ruang khusus untuk tempat bersosialisasi di ujung bangsal yang dilengkapi komputer dengan internet, tv, sofa dan boneka beruang gede, buku, juga pendampingan psikolog. Nyaman banget untuk ngobrol di Teen Lounge ini. Ada pula ruang khusus loker untuk pasien dan pendampingnya.

Memasuki bangsal remaja ini memang serasa enggak masuk ke rumah sakit. Desainnya unik untuk memberikan motivasi bagi pasien remaja dalam proses penyembuhan melawan kanker.


Tak hanya dinding warna-warni, perawat di bangsal ini pun menggunakan baju seragam dengan motif warna-warni. Kesan seram rumah sakit hilang seketika. Perawatnya seperti pakai baju bepergian biasa.

bangsal remaja rs dharmais
Salah satu kamar di bangsal remaja RS Kanker Dharmais


Remaja Bukan Lagi Anak, Belum Pula Dewasa

Mengapa sampai ada ruang rawat inap khusus remaja di RS Dharmais? Selama ini mereka dirawat dimana? Itulah sebagian pertanyaan yang muncul di benak saya.

Ketua Umum Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) Rahmi Adi Putra Tahir menjelaskan bahwa remaja memiliki kebutuhan khusus sesuai usianya. Remaja bukan lagi anak-anak maka mereka kurang cocok ditempatkan di bangsal anak. Remaja belum pula dewasa sehingga kurang pas bila dirawat gabung di tempat dewasa.

Kebutuhan remaja berbeda, seperti dalam hal privasi. Di usia remaja, cenderung butuh privasi yang tinggi. Pasien remaja juga dapat konseling langsung dengan psikolog atau tim medis mengenai penyakitnya tanpa perantara orang tua. Selain itu, remaja dapat mencari sendiri informasi mengenai penyakitnya di internet atau sumber lain kemudian dibahas dengan orang tua dan tim medis.

Desain teenage ward yang jauh dari kesan rumah sakit diperlukan juga karena pengobatan kanker perlu waktu. Ada yang butuh waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun menjalani proses penyembuhan. Diharapkan ruangan khusus ini dapat memotivasi semangat para pasien remaja.


ruang rawat inap remaja RS Kanker Dharmais Jakarta
Cancer Buster Community dalan peresmian ruang rawat inap remaja RS Kanker Dharmais


Kolaborasi Prudential Indonesia dengan YOAI

Ruang rawat inap remaja di RS Kanker Dharmais Jakarta ini hadir berkat kerja sama Prudential Indonesia dan YOAI. Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia menceritakan ide awal community investment Prudential ini. Di tahun 2017, unit usaha Syariah Prudential Indonesia mencapai usia ke sepuluh. Sebagai bentuk rasa syukur, Prudential menyerahkan donasi sebesar Rp 4,5 miliar dari dana perusahaaan untuk setiap pembelian polis PRUsyariah di tahun 2017 guna renovasi bangsal di RSKD.

community investment prudential indonesia
Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia (paling kanan), menjelaskan community investment Prudential Indonesia
Direktur Utama RS Kanker Dharmais Prof. dr. H. Abdul Kadir, PhD., Sp.THT KL (K), MARS menyambut baik hadirnya bangsal khusus remaja. Peresmian bangsal remaja ini menjadi acara puncak dalam peringatan World Cancer Day di RSKD. Beliau juga mengajak semua masyarakat untuk melawan kanker.
Di Indonesia terdapat 4.100 kasus kanker anak-anak per tahun yang didominasi leukemia (Komisi Perlindungan Anak Indonesia, 2015). Sedangkan hasil Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan prevalensi kanker anak usia 0 – 14 tahun sekitar 16.291 kasus. Kurangnya deteksi dini membuat kanker lebih sulit disembuhkan.
Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) yang hadir pada peresmian ruang rawat inap remaja RS Kanker Dharmais mengingatkan bahwa kanker harus kita selesaikan bersama. Beliau menghimbau untuk hidup CERDIK karena sehat di masa muda, bahagia di masa tua.

menteri kesehatan nila moeloek
Menteri Kesehatan menerima bunga dari anak-anak penyintas kanker YOAI
hari kanker sedunia
Peresmian Ruang Rawat Inap Remaja RS Kanker Dharmais

By the way, community investment yang sejalan dengan pilar “We DO Good” dalam Prudential Indonesia untuk melawan kanker telah lama dilakukan, antara lain:
  • Bekerja sama dengan YOAI untuk merenovasi bangsal anak di RS Dharmais. Pada 2009 tersedia 1000 meter persegi bangsal anak dengan 34 tempat tidur. Bangsal ini sangat colourful dan ramah anak.
  • Mendukung pendanaan 6.642 pasien anak-anak untuk penggantian biaya medis dan penggunaan mesin apheresis (tahun 2003 – 2018).
  • Sosialisasi dan seminar tentang kesadaran kanker anak bekerja sama dengan YOAI (tahun 2013 – 2018).
  • Mendonasikan mesin Apheresis (mesin untuk memisahkan sel-sel darah) ke RSCM dan RSKD di Jakarta, RSUD Dr. Soetomo di Surabaya, RSUP Dr. Sardjito di Yogyakarta, RSUP Sanglah di Denpasar, RS Hasan Sadikin di Bandung, dan RS Universitas Hasanuddin di Makassar.



kanker anak
Pasien RS Kanker Dharmais menyambut tamu dengan lagu Laskar Pelangi

Menarilah dan terus tertawa,
Walau dunia tak seindah surga,
Bersyukurlah pada Yang Kuasa,
Cinta kita di dunianya, selamanya ….


51 comments on "Asa di Ruang Rawat Inap Remaja RS Kanker Dharmais"
  1. Tulisan Mba Helena mengingatkanku, ibu ku (ibu angkat tapi rasa ibu kandung ) baru meninggal di RS kanker Darmais, Ia sudah berjuang di sini. Semoga pasien di sini diberikan kesembuhan dan dapat melanjutkan cita-cita mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. innalillahi wa inna ilaihi roojiun. Turut berduka ya Mbak.

      Delete
  2. denger kata kanker, jujurnya aku takut. Ga heran sih ya, penyakit ini cepet banget bikin drop pasiennya. semoga aja kalo dibikin ruangan khusus yg terlihat cerah dan tidak berkesan RS gini, remaja penderita kanker jd lbh semangat utk berjuang sembuh :)

    ReplyDelete
  3. Semoga dengan diresmikannya ruang rawat inap khusus remaja ini, pasien pengidap kanker remaja banyak yang terselamatkan. Aamiin

    ReplyDelete
  4. rasanay kalau lihat anak kecil sdh kanker itu nyes di hati, kebayang ya

    ReplyDelete
  5. Ya Allah sedih semoga mereka tetap diberikan semangat,, aku baru kak,, Ada bangsal utk ruang inap khsus kankrr ternyata banyak bnagt ya,, Dan remaja,, semoga anak2 Kita selalu sejat

    ReplyDelete
  6. Saya ingat ponakan yang pergi dalam usia 4,9 tahun,semangat melawan kankernya tinggi tapi Allah punya kuasa. Sedih...

    ReplyDelete
  7. Huhuhu aku terharu pas anak2 itu nyanyi., Ternyata bukan hanya aku, ada masa2 wartawan yang nahan mewek.
    Moga2 bangsal remaja ini bisa memotivasi para pasien kanker remaja buat lekas sehat ya aamiin

    ReplyDelete
  8. aku jadi inget waktu aku KKN di RS DHarmais, sedih banget kalau lagi visit ke pasien anak dan remaja T>T

    ReplyDelete
  9. Oh ini baru ya ruang rawat inap remaja di RS Dharmais. Konsepnya bagus juga, warna2 cerah untuk memberi motivasi bagi para pasien. Semoga bermanfaat dan makin banyak kesembuhan yang diperoleh pasien yang berobat di sini.

    ReplyDelete
  10. Prudential selalu mengerti penderitaan masyarakat khususnya pengidap kanker ya mbak. Dengan hadirnya ruang rawat inap khusus bagi remaja semoga mereka makin termotivasi untuk sembuh, sehingga makin banyak pengidap kanker yang terselamatkan. Aamiin.

    ReplyDelete
  11. Semoga ruangan ini membuat anak-anak bahagia dan cepat sembuh ya mbak. Ruangannya bagus deh, adem, ceria

    ReplyDelete
  12. Senang kalau di Dharmais udah maju banget dan udah punya ruangan untuk remaja yg unik dan bagus. Apalagi dengar kata kanker jadi sedih ingat papa yg kena kanker dan pelayanannya di Medan kurang memadai. Semoga akan banyak RS seperti ini lagi.

    ReplyDelete
  13. Waduh dengar namanya saja sudah ngeri duluan. Padahal kita harusnya tidak boleh begitu, harus memberi semangat dan motivasi kepada pengidap kanker.
    Jadi kalau ada kenalan yang saya tahu kena kanker maka sedapat mungkin saya sembunyikan rasa ngeri itu.

    ReplyDelete
  14. Pengobatan kanker itu lama, dan sakit, nggak kebayang yang harus dirasakan anak-anak dan remaja ini setiap harinya :(
    Semoga dengan ruangan baru yang lebih ramah untuk mereka, bisa membuat mereka lebih semangat menjalani pengobatan dan berjuang untuk sembuh :)

    ReplyDelete
  15. Semoga dengan adanya ruang rawat inap remaja di RS. Dharmais ini membuat para pasien remaja yang ada di sana menjadi lebih semangat lagi menjalani pengobatan hingga bisa sembuh dari penyakitnya, amiiin

    ReplyDelete
  16. KOndisi psikis remaja memang berbeda dengan anak-anak dan orang dewasa yaa, Mba. Sehingga dalam proses penyembuhan penyakitnya juga dibutuhkan teknik berbeda, salah satunya dengan menyiapkan ruang rawat inap khusus untuk mereka :)

    ReplyDelete
  17. iya ya Mak Sid anak remaja bukan anak kecil tapi belum dewasa akhirnya dengan hal itu dibuatkan bangsal remaja ini ya dan lagi-lagi kusalut sama prudential kolborasinya selalu ciamik :)

    semoga pasien2 di sana lekas sembuh aamiin

    ReplyDelete
  18. Keren bgt idenya bikin bangsal khusus remaja dengan desain kece 👍

    ReplyDelete
  19. Jd inget pernah mendengar penuturan dsri salah satu dokter kanker anak juga. Beliau mrnuturksn, ingin membuat suasana bangsal pasien kanker tidak seperti rumah sakit, supaya memberikan kenyamanan bagi para pasirn terutama anak dan remaja. Semoga para pasien remaja menjadi nyaman yaaa dan bersemangat untuk menjalani pengobatan

    ReplyDelete
  20. Bagus ya program prudential. Rasa rasanya semakin beragam programnya dan lebih dekat dengan masyarakat

    ReplyDelete
  21. Penting sekali ya memberikan ruangan perawatan yang nyaman dan membuatnya betah ya mbak

    ReplyDelete
  22. Fasilitas yang tersedia dan desain interior ruang rawat inapnya benar-benar beda dari rumah sakit pada umumnya ya..
    Pasien bisa jadi lebih nyaman dan semoga memotivasi mereka untuk cepat sembuh.

    ReplyDelete
  23. Being a breast cancer survivor myself, I can imagine how important it is to keep the spirit high and determination to be healthy again. It’s not always that easy, so any supports will be very much welcomed

    ReplyDelete
  24. Sudah ada ruang rawat inap khusus remaja ya, tempatnya juga bagus semoga bisa membuat remaja penderita kanker jadi tidak merasa sedang sakit dan bisa tetap ceria menjalani pengobatan :D

    ReplyDelete
  25. Suka banget dengan ruangan khusus remaja ini, semoga dengan adanya bangsal khusus tersebut memberi motivasi mereka untuk tetap optimis dan segera sembuh :)

    ReplyDelete
  26. Semoga kehadiran ruang khusus remaja ini membuat para penderita kanker semakin semangat dalam proses penyembuhannya. Semoga rumah sakit lainnya segera menyusul melakukan terobosan ini. Aamiin.

    ReplyDelete
  27. Ya Allah kasihan sama anak-anaknya, semoga mereka cepat sembuh dan segalanya dilancarkan aamAam

    ReplyDelete
  28. Sedih ya kalau denger ada orang terkena cancer. Seperti putrinya Denada, juga yang terbaru, Ibu Ani Yudhoyono. Tapi alhamdulillah, ada banyak perhatian. Termasuk untuk remaja-remaja kita. Senang banget pas baca bahwa di bangsal ini tidak terasa seperti hawa rumah sakit. Senang mengetahui bahwa anak-anak remaja ini diperlakukan layaknya orang sehat pada umumnya. Jadi, mereka bersemangat juga meski harus menjalani berbagai pengobatan. Saya yakin, kebahagiaan bisa menyembuhkan.

    Semoga anak-anak di bangsal cancer ini diberi kesembuhan. Aamiin YRA.

    ReplyDelete
  29. Serasa lagi ada di luar angkasa ya ruang rawat inapnya apalagi didukung dengan gambar-gambar yang sesuai. Mudah-mudahan dengan banyaknya warna-warni di ruang perawatan bisa memberikan warna & semangat pada anak-anak yang menderita kanker.

    ReplyDelete
  30. Sehat di masa muda, bahagia di masa tua. Kalimatnya langsung kusematkan di dalam hati. Semoga blm terlambat untuk mengantisipasi.
    Senang akhirnya di RS Dharmais ada bangsal khusus untuk remaja penderita kanker ya.

    ReplyDelete
  31. Penyakit kanker bukan penyakit ringan. Beban psikologis para remaja makin berat ketika temannya nongkrong di mall dia nongkrong antrian apotek.

    Perlu semangat agar bisa melawan kanker dan ruangan terasa di rumah bukan rumah sakit

    ReplyDelete
  32. Semoga fasilitas ini mendorong semangat para pasien remaja utk berjuang melawan penyakitnya ya mba . Aamiin

    ReplyDelete
  33. aku selalu ga tega kalo liat anak2 penderita kanker
    ya allah semoga segerea diangkat penyakitnya
    amin...

    ReplyDelete
  34. Bundaaa... Suka sekali dengan cara bunda bercerita khas story telling di blog. Setiap katanya tuh bikin *nyessss gitu sampe ke hati Ujame #mudahtersentuh hehee

    Btw, semoga para pasein semakin bersemangat dan termotivasi yaaa..
    Aamiin

    ReplyDelete
  35. Bener mbak, usia remaja tidak sama dengan usia kanak-kanak jadi setidaknya mereka (remaja yang menderita penyakit kanker) juga perlu ruangan sendiri. Btw keren banget nih, prudential, sampai masalah yang seperti itu tidak luput dari perhatian mereka.

    ReplyDelete
  36. Duh, inget anak-anak eh remaja penyintas kanker ini jadi inget sama tante yang meninggal karena kanker. Semoga dengan hadirnya fasilitas baru di RS Dharmais ini dpt memberi semangat pada anak-anak dan remaja yg berjuang di sana ya. Amin...

    ReplyDelete
  37. Remaja memiliki ritme hidup yang berbeda dengan orang dewasa maupun anak-anak. Ketika mereka terbaring di rumah sakit dengan nuansa dingin dan aroma obat, bisa jadi secara psikologis mereka down. Ide pembuatan ruang rawat inap khusus remaja di RS Dharmais ini luar biasa keren. Jadi pasien remaja tetap bisa merasakan semangat hidup meskipun menghadapi serangkaian proses pengobatan yang tergolong berat.

    ReplyDelete
  38. Semoga yang sudah di sana bisa sabar dan semangat utk sembuh dari semua penyakit ya mba. Aamiin

    ReplyDelete
  39. Semoga anak-anak yang di sana happy dan sehat kembali sehingga bisa melanjutkan hidup dan cita-cita mereka

    ReplyDelete
  40. Waktu kesana ga sangguo rasanya lihat mereka huhu terharu banget sama semangat anak-anak itu ya. Semiga saja bisa lekas sembuh dan terus ceria.

    ReplyDelete
  41. semoga dengan ada ruangan yang memang dikondisikan sesuai kebutuhan para remaja ini dapat membuat mereka semakin bersemangat untuk sembuh...

    ReplyDelete
  42. masyaAllah aku baca sampai akhir kok haru sendiri. anak2 ini pejuang banget dan mereka jg harus bisa ngerasaiin yg teman2 diluar rasakan. fase diusia mereka memang harus di utamakan agar mereka tetap merasa bahagia. keren banget ada bangsal remaja gini

    ReplyDelete
  43. Dengan keberadaan bangsal remaja ini, setidaknya anak-anak ga bosan ya di rumah sakit terus walopun tetap tersiksa dengan kanker.

    ReplyDelete
  44. Perasaan Sakit memang harus diimbangi dengan bahagia katanya mbak, agar penyakit lambat lain pergi dari tubuh yang sakit karena hormon bahagia lebih dominan.

    Turut bahagia dengan bangsal untuk remaja yang ramah remaja. Semoga semakin baik pelayanan bagi pengidap penyakit kanker remaja dan bisa memberikan healing untuk mereka agar lekas sembuh dan tetap bersemangat

    ReplyDelete
  45. Semoga adik2 yang sedang dirawat di RS ini selalu sabar, tabah, kuat menjalani hari-harinya dan semoga diberi kesembuhan

    ReplyDelete
  46. semoga dengan adanya bangsal khusus remaja ini mereka jadi punya semangat baru yaaa Mbak, untuk terus berjuang melawan sakit yg menggerogoti tubuh mereka.
    senang melihat tawa lepas mereka, sehat selalu, Anak-anak :)

    ReplyDelete
  47. Ibu dari sahabatku meninggal karena kanker, jadi klo denger kata kanker yg terbayang adalah wajah sedih orang yang ditinggalkan.

    Semoga semakin banyak orang yang sembuh dari penyakit ini. Aamiin.

    ReplyDelete
  48. Ya Allah angkatlah penyakit adek-adek sehingga bisa sembuh seperti sedia kala aamiin
    semoga kita semua dilindungi, dan tetap menjaga kesehatan diri dan hati-hati selalu dengan pola hidup

    ReplyDelete
  49. Keren banget ya prudential, kalau bangsalnya ceria dan menyenangkan seperti ini, semoga pasiennya semakin happy dan semangat utk sembuh :)

    ReplyDelete
  50. Semoga sarana yang bagus itu makin meningkatkan semangat mereka ya. Setidaknya jadi lebih percaya diri. Salut sama dukungan Pru untuk hal ini

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,