Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, and upside down of life.

Agar Anak Cerdas dan Sehat, Ikuti Tips Cara Mendidiknya!

Tuesday, August 14, 2018

Memiliki anak cerdas dan sehat menjadi dambaan tiap keluarga. Saya dan suami berusaha menstimulasi kecerdasannya agar ia tumbuh dan berkembang dengan optimal. Tapi, udah benar apa belum ya stimulasi yang kami lakukan? Bagaimana sih cara mendidik agar anak cerdas dan sehat?
Anak cerdas dan sehat menjadi dambaan tiap keluarga


Menciptakan Anak Cerdas dan Sehat


Anak cerdas itu apa sih? Intip sebentar tagar #AnakCerdasItu di Instagram, yuk! Di sana beragam definisi anak cerdas yang dibagikan para orang tua. Wah, banyak ya Generasi Cerdas Indonesia.

Dra. A. Kasandra Putranto, Psikolog Klinis, menjelaskan bahwa cerdas dan pintar itu berbeda. Pintar cenderung pada kemampuan akademik sementara cerdas memiliki definisi lebih luas. Kecerdasan meliputi kemampuan analitis, kreatif, dan praktis.

Kecerdasan dipengaruhi oleh nature (faktor genetik dan biologis). Anak terlahir membawa potensi alami kecerdasan masing-masing. Orang tua perlu menstimulasi potensi tersebut agar semakin berkembang.

Selain itu nurture (pengaruh lingkungan) juga mempengaruhi kecerdasan anak. Nurture meliputi pola asuh orang tua, lingkungan sekolah dan sosial, motivasi guru dan orang tua, serta gizi yang diberikan.
Anak saya tergolong cerdas atau belum?

Di sini Psikolog Kasandra memberikan tes mudah untuk menganalisa kecerdasan anak. Tes ini meliputi kecerdasan yang perlu dimiliki Titanium Generation, yaitu A-G:

Tes kecerdasan anak dengan A-G (dok. Pinterest)

A: Attitude & Achievement
Biasakan berprestasi, mulai dengan skala kecil. Kalau kalah, coba lagi. Tujuannya membentuk mental percaya diri dan mau mencoba.

B: Big Brain & Heart
Otak harus tumbuh optimal. Di usia 6 tahun, ukuran otak anak 95% otak dewasa. Perhatikan gizi terutama pada 1000 hari pertama kehidupan.

C: Care & Love
Anak bisa peduli orang lain karena ia merasa orang tuanya peduli.

D: Dance & Exercise
Beraktivitas fisik agar tubuh dan otak berfungsi optimal.

E: Eat healthy food & drinks
Pilih makanan dan minuman sehat untuk anak agar gizinya tercukupi.

F: Fun edutainment
Ciptakan suasana menyenangkan saat anak belajar agar mudah menyerap materi dan tidak stress.

G: Good quality of sleep
Tidur nyenyak agar esok harinya siap kembali beraktivitas.

Gathering #AnakCerdasItu Cerebrofort di AEON Mall BSD City, 9 Agustus 2018
Definisi anak sehat dilihat dari dua aspek, sehat fisik dan psikis. Kalau pemaparan di atas membahas sehat secara psikis, sekarang dr. Anggi, Sp.A membagi tips agar anak sehat secara fisik, yaitu:

1. Perhatikan asupan gizi anak mengacu pada piramida gizi. Berikan karbohidrat kompleks (nasi, roti, olahan tepung, dsb). Kurangi karbohidrat sederhana seperti gula. Kebanyakan mengonsumsi gula dapat menimbulkan sugar rush.
2. Beri camilan sehat seperti buah-buahan dan kurangi makanan manis.
3. Anak perlu makan sayur, bukan hanya kuahnya saja. Sayur dan buah penting karena mengandung vitamin dan mineral.
4. Kurangi gorengan atau lauk yang diolah dengan cara digoreng.
5. Waspada stunting dengan cukupi kebutuhan gizi anak.
6. Omega 3 dan 6 penting bagi perkembangan otak anak. Salah satu sumber Omega 3 dari ikan tuna. Kandungan Omega 3-nya lebih banyak 28x dibanding air tawar.

Ketika bayi lahir, milyaran sel-sel otak terbentuk di otak tetapi belum saling terhubung. Stimulasilah yang menyambungkan sel otak tersebut (proses mielinisasi).

Cerebrofort mengandung Omega 3 untuk bantu tumbuh kembang anak
Omega 3 ada dalam kandungan Cerebrofort, lho. Tahu, kan, multivitamin Cerebrofort yang udah ada sejak 45 tahun lalu. Suplemen kesehatan anak ini namanya begitu familiar sejak saya kecil. Sekarang Cerebrofort hadir dalam bentuk sediaan sirup (Cerebrofort Gold) dan gummy (Cerebrofort Marine Gummy).

Cerebrofort Gold mengandung DHA, AA, EPA, L-Glutamic Acid, Folic Acid, Lysine, Vitamin B Kompleks dan Biotin, Vitamin A, C, dan D yang membantu tumbuh kembang anak. Tersedia rasa stroberi dan jeruk. SID suka yang rasa jeruk. Ia minum satu kali sehari sebanyak satu sendok teh.


Cerebrofort juga hadir dalam bentuk gummy bertema laut. Permen kenyal ini mengandung minyak ikan tuna dan diperkaya Omega 3 untuk membantu kecerdasan otak. Ini sih favorit SID banget. Kalau ke supermarket, ia langsung minta beli Cerebrofort Marine Gummy.                 



4 Pilar Anak Cerdas

Cerebrofort mengajak orang tua #DukungCerdasnya anak lewat 4 pilar anak cerdas, yaitu:

Anak cerdas itu BERANI: percaya diri, mandiri, siap hadapi tantangan, berani mengambil risiko, mau mencoba, siap gagal, serta tegas bertindak.

SID rencananya mau ikut lomba makan pisang dan makan kerupuk buat perayaan HUT RI nanti. Sebelumnya kami biasa membuat lomba sendiri di rumah saat ia masih 2 tahun. Lomba kecil-kecilan ini untuk melatih mentalnya menghadapi kemenangan maupun kekalahan. Selain itu, saya selalu minta doa ke SID setiap saya ikut perlombaan. Ia berkata, “Kalau kalah, enggak apa-apa.”.

Saya melihat perkembangan keberanian SID ketika bertindak. Ia berani mengingatkan temannya yang membuang sampah sembarangan. Ia juga berani berkata tidak bila memang tidak mau mengikuti temannya.
Bermain kinetic sand melatih kreativitas anak
Anak cerdas itu KREATIF: mampu berpikir solutif atau melihat dari sudut pandang baru untuk menyelesaikan tantangan di era globalisasi dan digital.

Anak-anak itu super kreatif! Saya kalah jauh deh urusan kreativitas. Terkadang SID punya ide-ide bermain memanfaatkan barang yang ada sehingga tiap hari kami memiliki beragam aktivitas di dalam rumah.

SID juga suka bermain balok, lego, dan mobil-mobilan. Ia berimajinasi dengan mainannya. Saking serunya bermain lego, ia betah bermain hingga 1 jam.

Anak cerdas itu PEDULI: cerdas sosial-emosional, memiliki empati, dan mampu bekerja sama.

Untuk menumbuhkan empati pada anak, kami: menjenguk teman yang sakit, berdiskusi tentang bencana alam di Lombok, menyampaikan bantuan ke teman yang rumahnya kebakaran, juga mengajar anak-anak di kolong jembatan.

Belajar bersama di kolong jembatan
Anak cerdas itu SEHAT: tumbuh kembang optimal.

Guna memastikan tumbuh kembang anak optimal, saya rutin mengecek kesesuaian pertumbuhan SID dengan milestone berpatokan pada aplikasi PRIMA di smartphone. Kami juga rutin ke posyandu setiap bulan. Tak lupa minum Cerebrofort Gold satu sendok teh setiap hari.

Cerebrofort Kids Got Talent

Multivitamin Cerebrofort meluncurkan kampanye #AnakCerdasItu lewat beberapa kegiatan, seperti: lomba blog, lomba berbagi definisi Anak Cerdas di media sosial, seminar parenting di sekolah-sekolah, dan Cerebrofort Kids Got Talent (KGT) bekerja sama dengan majalah Sang Buah Hati.

Johan Leo, Head of Vitamin PT. Kalbe Farma, Tbk, menjelaskan, “Melalui Cerebrofort kami ingin mengajak keluarga Indonesia menjadi orangtua yang cerdas, untuk membentuk anak-anak yang memiliki kepedulian, keberanian, kreativitas, dan kesehatan sejak usia dini.”.

Cerebrofort Kids Got Talent berlangsung di beberapa kota se-Indonesia, yaitu Tangerang, Solo, Jakarta, Bogor, dan Makassar. Untuk yang di Tangerang, tepatnya di AEON Mall BSD, telah berlangsung dari 9-12 Agustus 2018. Info selengkapnya ada di Instagram @cerebrofort.id dan Facebook @anakcerdascerebrofort, ya.

Jadwal Cerebrofort Kids Got Talent 2018 (dok. majalah Sang Buah Hati)
Ngapain aja sih di acara Cerebrofort?

Di sini orang tua dan anak bisa quality time bersama serta menstimulasi kecerdasan anak dengan 3 kegiatan, yaitu:

1. Cerebrofort Kids Got Talent: ajang audisi mencari bakat potensial anak usia 4-12 tahun untuk dikembangkan. Pesertanya boleh individu atau kelompok.

2. Cover Model Competition: audisi mencari model cover untuk majalah Sang Buah Hati untuk anak usia 1-6 tahun. Peserta poin 1 dan 2, daftar di sini.

3. Zona Anak Cerdas
Sesuai dengan 4 pilar anak cerdas, Cerebrofort menyediakan 4 Zona Anak Cerdas untuk dieksplorasi. Anak di usia emasnya perlu mencoba banyak hal untuk menstimulasi kecerdasannya. Nah, di sini ada zona:

Kreatif: tersedia kinetic sand untuk anak berimajinasi dan melatih kemampuan sensorik. Di area yang sama terdapat booth Engineering for Kids, lembaga kursus yang mengenalkan science dengan cara menyenangkan.

SID lama banget bermain pasir di Zona Kreatif. Ia mencetak kastil dan berbagai bentuk lainnya. Setelah itu ia penasaran dengan botol Diver dan Fruits Piano di Engineering for Kids. Lucu banget menggunakan pisang untuk menjadi tuts piano. Saat pisang dipencet akan timbul suara.

Belajar science dengan fruits piano
Sehat: di sini ada balloon castle, kolam pancing, dan perosotan untuk melatih motorik anak.

SID sebal karena ikannya susah dipancing. Butuh konsentrasi tinggi dan kesabaran, ya, Nak. Kalau susah pakai alat pancing, diserok aja. Hehehe.

Mengukur tinggi dan berat badan di zona sehat
Berani: zona berani sebagai tempat photobooth sekaligus pemotretan peserta cover model competition. Di sini anak-anak diajak berani mencoba ikut kompetisi. Urusan menang atau kalah mah belakangan. Yang penting percaya diri dan mau mencoba.

SID masih malu, Ibu aja deh yang ikut Cerebrofort Got Talent
Peduli: cara mengajarkan anak agar peduli orang lain salah satunya dengan melibatkan anak dalam kegiatan sosial. Di sini tersedia Kotak Anak Cerebrofort Peduli untuk anak menyumbangkan pakaian layak pakai atau mainan. Ah, sayang banget kami tidak membawa mainan padahal di rumah ada beberapa boneka yang jarang SID mainkan.

Mengajak anak peduli sekitarnya
Asyik banget bereksplorasi di Cerebrofort Kids Got Talent. Event ini mengajak orang tua tak hanya melihat kepintaran anak dari segi akademis tetapi juga menstimulasi empat kecerdasan anak. #AnakCerdasItu berani, peduli, kreatif, dan sehat! Yuk, #DukungCerdasnya buah hati menjadi Generasi Cerdas Indonesia.
36 comments on "Agar Anak Cerdas dan Sehat, Ikuti Tips Cara Mendidiknya!"
  1. dari dulu tau istlah multiple intelligence tapi baru bener-bener paham maknanya pas kemarin ikut Talkshow ini mba... Alhamdulilah ya dapet ilmu baru lagi^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, kecerdasan meliputi banyak aspek, ga cuma baca tulis hitung.

      Delete
  2. Sid sih cerdas banget. Bahkan dia udah mengerti dress code biar ga salah kostum ikut ibunya ke event. ahahahaha
    Thanks tulisannya ya, Mbak. Aku praktekan someday

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya pertanyaan wajib tiap ikut Ibu berangkat kerja. Aamiin, semoga ia tumbuh cerdas dan sehat.

      Delete
  3. Beruntung bgt ya Mama SID bisa dateng ke acara kemarin. Jujur deh, awalnya saya mikir anak cerdas itu ya yang otaknya encer, tapi ternyata ada definisi khusus ya. Dan peran kita sbg ortu harus #DukungCerdasnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku percaya tiap anak terlahir cerdas. Beragam kecerdasan yang perlu didukung orang tua.

      Delete
  4. Wah seru ya ide bacain dongeng ke anak2 di kolong jembatan. #dukungcerdasnya dengan cara yang seru dan kreatif :)

    ReplyDelete
  5. Makin banyak ilmu makin banyak tantangannya ya mbak. Makanya ibu muda jaman sekarang harus pinter pinter, hehehe.

    Kalau PR aku untuk si K ini anaknya masih sangat gak suka kalah. Bagus seh, jadi daya saing dia tinggi dan selalu mau jadi yang terbaik. Gak bagusnya adalah kalau dia kalah dari orang lain, dia suka ngambekan >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. K berambisi tinggi ya. Nah ini mengelola emosi ketika ga mendapat yang ia harapkan itu PR juga.

      Delete
  6. He's cute! Banyak cara untuk bisa mendukung kecerdasan anak yaaa

    ReplyDelete
  7. Lengkappp banget tipsnya! Stuju, #dukungcerdasnya anak2 aja dng maksimal yaa..

    ReplyDelete
  8. Seru banget deh mba eventnya. Orang tua dapat informasi, anak juga bisa main-main.

    ReplyDelete
  9. Wah asik ya mba acaranya full manfaat. Sayang di Jogja belom ada kayaknya. Oya salam kenal mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adanya Solo, Mbak. Semoga next time Cerebrofort mampir ke Jogja ya

      Delete
  10. LOL iya mba, makan sayur kalau kuahnya aja dapet gizi apa nya kalau sayur ga kemakan (ibu ibu jaman now) hehehe

    ReplyDelete
  11. Aku setuju Mbak dengan poin ini "anak akan peduli karena orang tuanya juga peduli." Betul banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena orang tua menjadi panutan anak

      Delete
  12. Ternyata kalau lebih ke akademis namanya pintar. Dulu kayaknya sama aja gitu ya antara cerdas dan pintar :)

    ReplyDelete
  13. Seru ya ngikutin acara Cerebrovort.. Banyak edukasi yg bisa diterapkan utk mendidik anak2 kita..

    ReplyDelete
  14. Good quality of sleep, penting banget ternyata ya. Apa kabar yang anaknya berkegiatan dari pagi sampai malam untuk les-les itu ya.....duh, jadi kepikiran Naeema jadinya. Btw hadir disini kemarin jadi makin optimis loh bahwa jadi pintar aja belum jaminan bisa bertahan di kerasnya dunia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. selama si anak happy ya ga apa sih mbak, menurutku lho ya.

      Delete
  15. Anak Sehat dan Cerdas dambaan semua Ibu tentuu...
    Dan semoga dengan pemenuhan kebutuhan selama tumbuh kembangnya, anak-anak menjadi generasi islami yang kuat.
    In syaa Allah...

    ReplyDelete
  16. SID makin keren aja, cerdas terus ya nak, makin kreatif euy. Sangat diperlukan ya stimulasinya. Thanks sharingnya ya

    ReplyDelete
  17. Wah seru banget ya acaranya, mbak. Anak-anak pasti senang banget diajak ke acara cerebrovort ini

    ReplyDelete
  18. cerdas itu bukan berarti akademis nya bagus ajah ya.. makasih info dan tips nnya ya mba.. cium sayang buat SID

    ReplyDelete
  19. cerebrovort ini udah lama banget kan ya, kalua nggak salah zaman aku sekolah dulu udah konsumsi ini deh.

    ReplyDelete
  20. Peduli pada sesama mengajarkan cinta kasih.
    Peduli pada sesama karena kehidupan terkadang itu perih.
    Peduli pada sesama karena dalam berbagi kita tidak boleh memilih

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai akun G+, Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature