Top Social

Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, and upside down of life.

Kapan Waktu yang Tepat Merencanakan Keuangan?

Tuesday, June 5, 2018
keluarga surya
Merencanakan keuangan keluarga? Shopping dulu ah... (pic. pexels)

Iya, sih, menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini itu penting. Biaya sekolah semakin mahal tiap tahun. Tapi … mainan anak tuh lucu-lucu. Lihat deh satu set figurin Paw Patrol termasuk Look Out-nya.

Iya, tahu, suatu saat kita bakal tidak seproduktif sekarang sehingga perlu merencanakan dana pensiun. Tapi … tiket pesawat ke Jepang lagi ada diskon, lho!

Iya, benar, sakit itu datangnya mendadak. Dana darurat dan asuransi membantu meringankan biaya pengobatan. Tapi … udah coba resto baru di mall itu? Katanya sih enak.

Hayooo…siapa nih yang kebanyakan “tapi” setiap diingatkan pentingnya merencanakan keuangan? *tutup muka sendiri.


Kebiasaan Orang Indonesia Berpikir Jangka Pendek

Kemapanan finansial, sekolah di tempat favorit, dan pelayanan kesehatan terbaik menjadi impian banyak orang. Apakah mimpi itu dibarengi dengan perencanaan keuangan dan pengelolaan keuangan yang tepat?

15,76% masyarakat Indonesia memiliki tingkat literasi “baik” terhadap industri asuransi (survei OJK, 2016). Masyarakat yang paham pentingnya asuransi tersebut, bukan berarti memiliki asuransi karena tingkat utilitas hanya 12,08%. Dapat dikatakan hanya 12 dari 100 orang yang sudah menggunakan jasa asuransi.

Mengapa demikian?

Keputusan yang dilakukan tiap individu bergantung pada nilai yang ia anut. Nilai-nilai ini dipengaruhi budaya, agama, maupun lingkungan. Apa yang keluarga tanamkan dapat terbawa perilaku hingga dewasa.

Menurut Prof. Dr. Paulus Wirutomo, M. Sc, Sosiolog sekaligus guru besar Sosiologi Universitas Indonesia, generasi sekarang tak jauh berbeda dari generasi zaman old yang “ono dino, ono sego” (ada hari, ada nasi). Pola berpikirnya cenderung jangka pendek. Bedanya, masyarakat zaman now mengeluarkan uang untuk leisure, liburan, atau kuliner. *tutup muka lagi.

sun life financial indonesia
Prof. Dr. Paulus Wirutomo, M.Sc, sosiolog (kanan) menyebutkan pola pikir orang Indonesia cenderung jangka pendek


Mikirin Masa Depan Melulu, Kapan Liburannya?

Melihat minimnya literasi keuangan di Indonesia, Sun Life Financial Indonesia meluncurkan kampanye #LebihBaik Sekarang pada 31 Mei 2018 lalu di Jakarta. Target utama kampanye ini yaitu generasi muda dan keluarga muda. Saat ini 50% penduduk Indonesia didominasi generasi muda di bawah 30 tahun, lho.

“Melalui kampanye #LebihBaik Sekarang, Sun Life mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak lagi menunda dalam melakukan perencanaan yang tepat, demi meraih kualitas kesehatan, pendidikan, dan keuangan yang lebih baik untuk diri sendiri dan keluarga,” jelas Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia.

Benar juga, ya. Merencanakan masa depan bukan berarti mengorbankan kesenangan hari ini. Memahami dan mulai melakukan pengelolaan keuangan yang tepat akan membuat kita menikmati lifestyle tanpa mengabaikan kenyamanan hidup di masa yang akan datang.

Merencanakan keuangan dengan baik mampu memenuhi kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang (pic. pexels)

Belajar Merencanakan Keuangan dari Keluarga Surya

Belajar mengelola keuangan itu penuh godaan. Sudah menyusun anggaran, nyatanya realisasi jauh panggang dari api.

Belajar mengatur keuangan itu kesannya rumit dengan berbagai istilah asing. Padahal, bisa lho belajar merencanakan keuangan dengan cara yang ringan dan menarik. Tonton saja web series sitcom Keluarga Surya di channel Youtube Sun Life Financial ID.

merencanakan keuangan keluarga
Pemain Keluarga Surya bersama Elin Waty, Shierly Ge, dan Prof. Paulus
Tak hanya menggaungkan kampanye #LebihBaik Sekarang, Sun Life Financial Indonesia juga meluncurkan video pendek menceritakan bagaimana Keluarga Surya mengelola keuangan keluarga. Menarik! Bagaimana keluarga, unit terkecil di masyarakat, berperan penting menanamkan nilai baik pada anggota keluarga, termasuk merencanakan dan mengelola keuangan.

Kami mempersembahkan video web series bertajuk “Keluarga Surya” sebagai sarana edukasi literasi keuangan yang dapat dengan mudah diakses masyarakat luas dalam konten visual digital dan mengusung genre komedi situasi yang sarat akan makna,” ujar Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indonesia.

Keluarga Surya menggambarkan keluarga muda Ayah Surya (Edo Borne) dan Ibu Mentari (Karina Nadila) memiliki dua anak, yaitu Fajar (Bima Azriel) dan Cahaya (Sandrinna Michelle). Ayah Surya seorang pegawai sedangkan Ibu Mentari menjadi ibu rumah tangga sekaligus blogger. Ini nih yang bikin ngikik nontonnya karena celetukan Ibu Mentari mengenai dunia blogging.


Pertama kali menonton Keluarga Surya episode 1 tentang THR, saya ketawa tapi juga merasa tersentil. Topiknya pas dengan situasi sekarang yang sedang hangat-hangatnya menerima THR. Di sana digambarkan bagaimana mengelola THR, antara menghabiskan atau menabungnya.

Keluarga Surya episode 2 tak kalah menarik, yaitu membahas wakaf. Istilah infaq, wakaf, dan sedekah dijelaskan dengan cara ringan, mudah dipahami, dan menghibur. Nonton video web series ini belajar keuangan tanpa merasa digurui.

Rencananya akan ada 8 episode Keluarga Surya dengan topik sehari-hari seperti Piala Dunia, merencanakan liburan, hidup sehat, dan sebagainya. Tunggu aja deh di YouTube Sun Life Financial ID. Jangan lupa subscribe supaya dapat notifikasi tiap ada video terbaru.

Oh ya, Sun Life juga mengadakan kuis berhadiah di Facebook Sun Life Financial Indonesia dan Instagram @SunLife_ID yang berhubungan dengan tiap episode “Keluarga Surya”. Hadiahnya 5 juta rupiah buat 5 orang pemenang. Uwooow!

nama pemain keluarga surya
Keluarga Surya KW :))
By the way, nonton Keluarga Surya jadi malu ah kebanyakan tapi. Kapan waktu yang tepat merencanakan keuangan? #LebihBaik Sekarang!

16 comments on "Kapan Waktu yang Tepat Merencanakan Keuangan?"
  1. Aku suka banget Keluarga Surya, isinya menyentil tapi jadi ngena banget dan jadi inget sebaiknya THR itu harus diapakan agar ga menyesal.

    ReplyDelete
  2. wahh ada keluarga surya KW hahahha pasti uang THR dihabiskan buat foya-foya hhahahah. Kalau aku biasanya ditabungin mbak THRnya, kalau buat dana lebaran dari gaji aja udh cukup krn memang ngak banyak kecuali sedekah yg tetap jd prioritas saaat jelang lebaran.

    ReplyDelete
  3. Jadi penasaran sama keluarga surya. Saya mau nonton... Tapi ... Eh, ga ada tapi ya. Pokoknya kudu nonton sekarang juga. Hehehe...

    ReplyDelete
  4. Ya ampun mba Helen, aku ngikik liat videonya. hahha suer lucu.
    Emang ya kudu pinter ngelola keuangan kalo ga mau numpang lewat doang.

    ReplyDelete
  5. Caranya.. dari sekarang.
    bener bener harus tegas sama diri sendiri kalau nabung jangan di ambil ambil.
    Asliii susahhh bgt huhahaha

    ReplyDelete
  6. menurutku kita harus planning sesegera mungkin. Karena the sooner we do it, the better. Nothing wasted :)

    ReplyDelete
  7. benar bnar harus pintar mengeloal keunangan ya kak..

    ReplyDelete
  8. Langsung cas cus ke channel YouTube nya buat lihat Keluarga Surya, biar gak ketinggalan informasi

    ReplyDelete
  9. Tidak tahan godaan di luar banyak kaya makanan dan minumam apalagi lagi promo. Di lema masa depan atau depan belanja masa masa besok lihat nanti.

    ReplyDelete
  10. Web seriesnya bagus banget. Dibalut unsur komedi tetapi pesan yg ingin disampaikan cukup mengena

    ReplyDelete
  11. Kalau mainan anak susah negonya nih. Asal beli yg murah aja deh. Mainan anak mahal2 yaaa... Sesekali beli gpp lah.

    ReplyDelete
  12. Ngomongin THR aku jadi kangen dapat THR lagi. Hihiii.. Tapi bagus ya ada video2 pendek tentang edukasi kehidupan sehari-hari begini.

    ReplyDelete
  13. Jadi penasaran sama webseriesnya Keluarga Surya, mau nonton ah

    ReplyDelete
  14. Memang harus merencanakan keuangan dari saat muda sih. Ga selamanya kita muda, sehat, & produktif. Jangan sampai udah tua, sakit2an, masih pusing cari nafkah

    ReplyDelete
  15. Bener mbak.. aku masih mikir jangka pendek banget, setelah punya alula baru deh mulai menata

    ReplyDelete
  16. Asiknya kalau punya penghasilan tetap, bisa nabung, punya asuransi juga. Kalau saya ada uang habis buat kebutuhan sehari-hari,, bersyukur kalau ada lebih buat nabung.. Asuransi bukan pilihan untuk saat ini.

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai akun G+, Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature