Ayah Hebat, Keluarga Sehat

Saturday, November 12, 2016


Selamat Hari Ayah!

 

Selamat Hari Ayah!

 


Selamat Hari Kesehatan Nasional!


Yup, keduanya diperingati hari ini, 12 November.

Ayah dan kesehatan punya hubungan erat. Tidak hanya ibu yang peduli kesehatan keluarga. Ayah punya peran penting untuk kesehatan dan gizi keluarga. Topik ini yang dibahas dalam talkshow “Ayah Hebat, Keluarga Sehat” oleh MCA-Indonesia di @america, Pasific Place, Jakarta, siang kemarin.

Selama ini saya hanya tahu ada peringatan Hari Ibu tiap 22 Desember. Ternyata ada Hari Ayah juga. Peringatan ini bukan untuk gaya-gayaan atau kasihan tidak ada hari spesial untuk ayah. Ini sebagai tanggung jawab dan rasa hormat bahwa ayah juga berperan sama pentingnya dengan ibu dalam membangun keluarga. Iya dong, kan menikah untuk saling melengkapi ;)

(ki-ka): Sogi, Iing Mursalin, Nur Hasyim, Dwi Rahayu Yuliawati-Faiz, Farri Icksan Wibisana, Galopong Sianturi

Tapi oh tapi, hasil penelitian formatif MCA-Indonesia tahun 2014 menunjukkan 75% responden menganggap kesehatan dan gizi anak hanya menjadi urusan perempuan. Padahal 80% responden laki-laki ingin terlibat dalam pengasuhan anak. Para ayah bertanggung jawab, lho. Sayangnya ibu, mertua, atau bahkan istrinya sendiri masih memandang sebelah mata kemampuan ayah mengurus anak. *pukpuk ayah*

Saya sih tipe yang dengan senang hati kalau ada yang mau membantu pekerjaan rumah. Namanya rumah tangga, tanggung jawab dipikul bersama. Nur Hasyim, Aliansi Laki-Laki Baru, mengatakan dengan berbagi tugas, bukan berarti peran ibu dalam urusan domestik dikesampingkan. Bukan pula peran ayah menjadi semakin istimewa dan berkuasa. Ini karena tanggung jawab, that’s it.

Istri pasti senang kalau suami membantu pekerjaan rumah tangga. Entah itu beres-beres rumah, mencuci baju, apalagi memasak. Buat urusan ini, saya beri empat jempol gajah buat Mas Bojo yang baik hati belanja ke pasar lalu memasak untuk kami sekeluarga. Mas Bojo ga malu beli sayur, lauk, juga kerupuk di pasar tradisional. Malahan ia punya langganan pedagang ayam yang suka memberi bonus ceker. *sluuurp*

Ngomongin peran ayah jadi ingat kuda laut jantan yang hamil dan melahirkan anak-anaknya (pic: flickr)
“Ayah bertanggung jawab terhadap gizi seimbang dalam keluarga,” ujar Galopong Sianturi, Kasubdit Bina Kewaspadaan Gizi Kementrian Kesehatan RI. Ayah, termasuk juga calon ayah, bisa melakukan banyak hal. Ini sebagian yang bisa ayah lakukan untuk menjaga kesehatan keluarga:

  • Saat ibu hamil, tolong ayah ingatkan supaya ibu rajin makan makanan bergizi dan minum vitamin. Zat besi penting untuk ibu hamil supaya melahirkan anak yang sehat.
  • Temani ibu periksa rutin ke dokter kandungan juga, Yah.
  • Menuju proses melahirkan bisa membuat ibu grogi. Ajak ibu mengikuti new parents class untuk belajar serba-serbi mengasuh bayi.
  • Mengurus rumah itu melelahkan, lho. Sedikit pijatan dari ayah bisa membuat ibu rileks dan merasa diperhatikan. *mending pijat daripada minta dibelikan berlian, kan?*
  • Dukung ibu memberikan ASI eksklusif, MP-ASI yang tepat, dan lanjutkan ASI hingga 2 tahun. Referensi tentang ASI bisa ayah dapatkan dari buku Ayah ASI atau twitter @ID_AyahASI.
  • Belanja kebutuhan sehari-hari (seperti Mas Bojo lakukan, terima kasih yaaa)
  • Ajak anak bermain supaya ibu bisa me-time. *hahaha ini modus!* Eh tapi benar lho. Anak akan belajar dari apa yang ayah lakukan. Cara anak-anak mengingat ayahnya ditentukan oleh cara ayah memperlakukan mereka. Anak bisa belajar kesetaraan, kemandirian, juga meningkatkan kesehatan fisik dan mental anak. Kalau kedua orang tua kompak mengasuh anak, ga bakal ada KDRT. Kelak ketika anak tumbuh dewasa dan berkeluarga, ia akan memperlakukan keluarganya dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Cara anak-anak mengingat ayahnya ditentukan oleh cara ayah memperlakukan mereka.” –Nur Hasyim



Sebagai contoh ayah idaman, hadir sosok yang luarnya rocker abis namun memiliki hati lembut saat berhadapan dengan anaknya, Matahari. Personel band The SIGIT Farri Icksan Wibisana menceritakan pengalamannya membesarkan buah hati yang kini berusia 2 tahun 3 bulan. Ia membebaskan anaknya berkreasi (baca: corat-coret gitar, ampli, juga dinding rumah). Saking sayangnya Farri pada Matahari, ia mengurangi kebiasaan merokok. Ia berkomitmen untuk tidak ada asap rokok di rumah dan mobil. So sweet~


By the way, isu kesetaraan gender menjadi sorotan MCA-Indonesia. Dwi Rahayu Yuliawati-Faiz, Direktur Inklusi Sosial dan Gender MCA-Indonesia, memberikan contoh angka kematian ibu melahirkan yang tinggi, pernikahan perempuan di bawah umur (kurang dari 18 tahun), serta angkatan kerja perempuan yang rendah (sekitar 40%). Harapannya dengan peringatan Hari Ayah dan Hari Kesehatan Nasional, isu ini dapat diangkat karena sesungguhnya ayah dan ibu memiliki peran yang sama bagi kesehatan keluarga. Setuju?

FYI, MCA-Indonesia mengadakan photo contest tentang #AyahHebatKeluargaSehat di instagram @mca_indonesia. Ada hadiah menarik dengan berbagi foto dan cerita kehebatan ayah dalam menjaga kesehatan dan gizi seimbang keluarga.

Out Of Topic:
Mumpung di @america ada Donald Trump dan Hillary Clinton versi cardboard, kami berfoto bersama sambil saya bisikkan sesuatu ke Hillary.

I touched her shoulder and said "It's ok, Hillary. Sometimes we fall and fall again, but fail better. Allah mboten sare."


26 comments on "Ayah Hebat, Keluarga Sehat"
  1. yup , ayah juga harus berperan aktif ya dalam keluarga bukan hanya mencari nafkah saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, stigma "hanya mencari nafkah" ini yang perlu diubah

      Delete
  2. nah asyik juga yah membaca serba-serbi blogger yang sudah berkeluarga.
    wah menjadi ayah menurut saya sebuah tanggung jawab yang banyak, bukan sisi nafkah seja memang, tapi perlunya juga menjadi sebuah figur untuk diikuti anak-anaknya.
    oh iya mbak kalau kebetulan lagi cari tips fotografi mampir juga dong ke blog saya
    gariswarnafoto[cot]com
    yuk mariii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayah dan ibu bakal jadi figur anaknya karena anak tumbuh bersama orang tua.
      Oke nanti saya mampir buat belajar fotografi, thank you

      Delete
  3. wah..gak ngeh kalo hari ini hari ayah....

    *ikut puk-puk ayah..* ;)

    ReplyDelete
  4. Selamat hari Ayaaah^^

    Sama Mba, ayahnya anak2 juga selalu belanja ke pasar. Saya? Belum pernah sekalipun, heu.
    Nyuci piring, nyuci baju, beberes rumah juga seringnya dia.
    Lha saya ngapain? Masaaak dan jaga anak xD.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senangnya bisa bagi tugas dengan suami :)

      Delete
  5. Ayah... sosok yang jadi panutan anak-anaknya *duh kok jadi inget ama Papaku ya.
    Selamat hari Ayah!

    ReplyDelete
  6. ayah memang 'dipaksa' harus mau berbagi pekerjaan rumah ya..gak boleh egois sendiri dah seluruh pekerjaan dilimpahkan ke istri. Applause buat ayah2 yang tak hanya sibuk di luar tapi juga memperhatikan keluargaa.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayah juga mau bantu-bantu kok kalau diberi kesempatan

      Delete
  7. selamat hari Ayah juga ya kak Helen, buat bapaknya anak-anak :-D

    ReplyDelete
  8. Suka Quote nya..

    "Cara anak-anak mengingat ayahnya ditentukan oleh cara ayah memperlakukan mereka.”


    Semoga dengan hadirnya ayah, kehidupan sosial Indonesia akan semakin maju dan sehat.

    ReplyDelete
  9. “Cara anak-anak mengingat ayahnya ditentukan oleh cara ayah memperlakukan mereka.” –Nur Hasyim

    Dan cara ayah memperlakukan ibu mereka. *nambahin hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beneeer kalau KDRT, anak-anak bisa trauma

      Delete
  10. Wah aku juga baru tahu kalo hari ini adlah hari Ayah!...*jadi pingin meluk ayah

    Peranan ayah memang sangat penting juga ya... sebagai kodratnya laki2 juga sebenernya pengin juga ngerawat dan membesarkan anaknya. sementara mertua... udah km kerja aja buat menafkahi..
    *sedihnya! Tapi ya disela2 waktu memang pentingnya ayah ikut turut merawat anaknya !
    semoga ayah sehat selalu ya!...

    ReplyDelete
  11. Mari hormati dan hargai peran para ayah......Btw, nitip salam dong buat Encik Donal. Bilangin, jangan galak2 dong jadi presiden.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah nanti aku sampekan ke Opa Donald

      Delete
  12. Selamat Hari Ayah. Ayah selain perannya mencari nafkah tapi juga berperan aktif mendidik anak-anak.

    ReplyDelete
  13. Ayah memiliki peranan sangat penting bagiku, karena dia yg mwmbwsarkaku sendiri, semenjak ibu meninggal pas kami kecil, jadi aku tau begitu besar peran ayah dalam hidupku. Selamat hari ayah..

    ReplyDelete
  14. Gafok sama gambar kuda laut jantannya. Imut bangeet ^^

    ReplyDelete
  15. Keren judulnya. "Ayah hebat, keluarga Sehat" :D

    ReplyDelete
  16. Iya ayah pun mesti jaga kesehatan biar tetap muda walau usia bertambah 😀

    ReplyDelete
  17. Setuju mbak ... peran Ayah sangat tidak tergantikan ... apalagi dimasa sekarang, dimana anak2 tantangan dan rintangannya lebih kuat lagi ... TFS artikelnya ya mbak :)

    ReplyDelete
  18. Meski papa selalu saya sebut setelah mama, papa adalah pria teristimewa di hidup saya

    Salam,
    Ara

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga mendapat manfaat dari artikel di atas.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai akun G+, Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-suratan, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature