Sudah jadi ibu-ibu tapi mengajinya masih terbata-bata, kalah dengan anak. Duh, rasanya malu! Mau belajar tapi di mana ya? Lingkungan sekitar saya lebih banyak TPQ untuk anak-anak padahal belajar mengaji untuk dewasa juga penting supaya dapat membaca Al Qur’an dengan tartil. Lalu, bagaimana solusinya?
![]() |
| les ngaji online privat |
Tantangan Mengaji Orang Dewasa
Belajar mengaji saat sudah jadi ibu-ibu itu banyak tantangannya. Ada rasa malu, takut salah, juga takut dikoreksi. Lidah terasa kaku! Pengalaman saya, nih, seringkali kesalahan di huruf yang sama. Sudah berulang kali dikoreksi tetapi lupa lagi, mungkin karena terbiasa membacanya begitu dari kecil sehingga makhorijul hurufnya kurang tepat.
Ditambah lagi ada pekerjaan, mengurus anak, juga tugas rumah tangga yang tidak ada habisnya. Mencari waktu belajar yang cocok tak semudah itu.
Al Fatihah Sebagai Rukun Salat
Bisa mengaji dengan benar itu tak hanya tentang lancar membaca Al Qur’an tetapi juga berhubungan dengan sahnya ibadah salat kita. Salah satu rukun salat yaitu membaca Al Fatihah di setiap rakaat salat.
Jika seseorang sengaja atau mampu tetapi tidak membaca Al-Fatihah, maka shalatnya batal atau tidak sah. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW: "Tidak ada shalat (tidak sah shalatnya) bagi orang yang tidak membaca Al-Fatihah." (HR. Bukhari dan Muslim).
Bacaan Al-Fatihah dinilai sah apabila dibaca tertib, dibaca secara bersambung tanpa jeda panjang atau disela zikir lain, mengucapkan huruf dan tasydid dengan benar, harus dibaca dalam Bahasa Arab, dan terdengar oleh diri sendiri.
Dahulu saya pernah belajar tahsin di masjid dekat rumah, seminggu sekali ba’da maghrib. Qadarullah guru ngajinya sudah lama absen karena menjaga keluarga yang sakit atau ada amanah pekerjaan lain.
Kalau membaca Al Qur’an sendiri masih belum yakin dengan bacaan saya. Tajwidnya bagaimana, panjang pendeknya apa sudah tepat, rasanya butuh bimbingan guru ngaji.
Belajar Ngaji Privat Online di SiniNgaji
![]() |
| Pengalaman ngaji online di SiniNgaji |
Saat berselancar di internet mencari tempat les ngaji online, saya ketemu SiniNgaji.com. SiniNgaji adalah platform belajar dan membaca Al-Qur'an secara online yang dipandu oleh pengajar berpengalaman lulusan pesantren dan bersanad. Kita bisa memilih waktu yang sesuai bahkan setelah subuh pun bisa! Cocok nih untukku sebelum sibuk mengurus keluarga, pagi-pagi belajar Al Qur’an dulu.
Saya mengikuti kelas ngaji privat melalui Zoom selama 30 menit. Enaknya privat dengan waktu singkat bisa fokus belajar ngaji 1-on-1 dengan ustadzah. Bacaan saya pun langsung diperbaiki oleh Ustadzah Fathia. By the way, ustadzahnya ramah dan penyampaiannya enak, jadi nggak takut dikoreksi.
SiniNgaji bisa untuk dewasa dan anak-anak juga. Ada beragam kelas yang bisa dipilih seperti:
1. Tahsin Al Qur’an
Perbaiki bacaan dengan metode mudah dipahami, dibimbing ustadz/ustadzah berpengalaman.
2. Tahfidz Al Qur’an
Program hafalan dengan target terukur dan muraja'ah rutin bersama pembimbing.
3. Fiqih dan Ibadah
Hukum fiqih praktis untuk kehidupan sehari-hari yang dibahas secara mendalam.
4. Kelas Anak
Metode fun learning agar anak semangat belajar Al-Qur'an sejak dini.
Kita bisa mengaji secara privat, kelompok kecil, atau satu guru untuk sekeluarga (family package). Biayanya juga ramah di kantong. Untuk kelas privat mulai dari Rp 200.000,- (4x pertemuan). Selengkapnya bisa menghubungi admin via WhatsApp 085119485190 dan Instagram @SiniNgaji.
![]() |
| Keunggulan SiniNgaji |
Tak ada kata terlambat untuk belajar mengaji. Les ngaji online di SiniNgaji jadi solusi karena bisa belajar dari mana saja dengan jadwal fleksibel. Mau belajar sendiri, dalam kelompok, maupun bersama keluarga, bisa! Yuk, SiniNgaji bareng!

.jpg)
.jpg)
Post Comment
Post a Comment
Hai!
Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.
Bagaimana komentarmu? Silakan tulis di kolom komentar, bisa pakai Name/URL. Kalau tidak punya blog, cukup tulis nama.
Ku tunggu kedatanganmu kembali.
Jika ada yang kurang jelas atau mau bekerja sama, silakan kirim e-mail ke helenamantra@live.com
Salam,
Helena