Life of Happy Mom - Personal blog about parenting, health, and upside down of life.

Doodle Stasiun Bogor di Masa Depan Versi Saya

Monday, January 23, 2017


Mengenal Doodle Art Bersama Kriya Indonesia dan Stabilo


stasiun bogor
Buku sekolah saya sebagian besar dari warisan kakak kelas atau beli di pasar buku bekas. Wajar kalau di dalamnya banyak coretan robot atau tokoh seperti di manga (komik dari Jepang). Ah ya, saya juga biasanya asal corat-coret di buku saat bosan mendengar penjelasan guru. Ternyata coretan tersebut bisa disebut doodle.

Seni doodle sendiri sebenarnya berawal dari sandi yang dikirim oleh tentara Amerika di tahun 1700-an. Mereka sengaja membuat sandi yang susah dipahami supaya informasi tidak bocor ke tangan musuh. Sekarang doodle art semakin berkembang menjadi beragam bentuk. Umumnya doodle dihubungkan dengan gambar monster karena monster itu bentuknya bebas sesuai imajinasi.

Kalau disuruh menggambar, saya tidak percaya diri. Malu melihat hasil gambar sendiri. Tapi saya semangat belajar doodle karena bebas menggambar apa saja tanpa takut jelek. Minggu, 22 Januari 2017, saya dan puluhan blogger belajar nge-doodle di Stasiun Bogor. Yup, diiringi kereta yang berlalu lalang. Jess… jess… tut… tut…

Cagar Budaya Stasiun Bogor

kepala daop 1 jakarta
Kepala DAOP 1, John Robertho
Sebelum mulai mencorat-coret, kami disambut Kepala DAOP 1 John Robertho. Beliau senang ada acara menarik seperti ini. Tidak biasanya stasiun dijadikan tempat workshop doodle. Sekilas beliau mengingatkan supaya selalu berhati-hati jika melewati palang pintu kereta api. “Dahulukan kereta yang lewat,” ujar Pak John. 

Kereta menjadi moda favorit sebagian orang yang mencari nafkah di Jakarta hingga muncul istilah “AnKer” alias “Anak Kereta”. Pekerja yang tinggal di Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor sangat terbantu dengan adanya commuter line. Jarak yang jauh bisa ditempuh dalam waktu singkat menggunakan transportasi tersebut. Harga yang dipatok pun sangat terjangkau, mulai dari 3000 rupiah. Saya menuju tempat workshop ini juga naik commuter line ke Stasiun Bogor. Karena lokasi workshop di dalam stasiun, saya tidak perlu tap out kartu sehingga perjalanan pergi-pulang hari itu hanya dikenai biaya minimum 3000 rupiah. Hemat, yay!

Setelah itu kami diajak berkeliling stasiun sambil mendengar penjelasan dari Hartanto, petugas PT. KAI. Stasiun Bogor yang terletak di Jl. Nyi Raja Permas No. 1 merupakan cagar budaya yang dibangun sejak 1872 oleh perusahaan kereta api Belanda. Pantas saja arsitekturnya bergaya antik khas Eropa. Bangunan ini masih seperti aslinya dan tidak boleh direnovasi sehingga mengubah bentuk bangunan.

Kami menuju lantai 2 dengan menaiki anak tangga berbentuk spiral yang terbuat dari kayu jati. Lantai 2 dibiarkan kosong namun tetap terawat kebersihannya. Dindingnya bercat putih dengan lantai kayu. Terdapat 4 jendela besar dengan kusen kayu jati pula. Di sisi seberang pintu masuk ada pintu kayu besar menuju ruangan lain. Saya tidak berani membukanya. *horror*

doodle art stabilo

Prasasti dari marmer tahun 1880 sebagai ucapan selamat atas jasa D. Marschalk yang memasuki masa pensiun

doodle art stabilo
Tangga kayu spiral menuju lantai 2

doodle art stabilo
Ruangan di lantai 2

doodle art stabilo
Jendela yang menjadi spot foto favorit

Doodle Workshop with Stabilo and Kriya Indonesia

Setelah puas mengabadikan sisi lain Stasiun Bogor, kami kembali ke ruangan workshop. Di sini Pak Ray dari Stabilo mengenalkan lebih dalam produk Stabilo. Selama ini masyarakat sering salah kaprah menyebut highlighter dengan istilah Stabilo. Memang merek Stabilo asal Jerman ini sangat terkenal, terutama produk highlighter, sehingga orang berpikir Stabilo itu jenis alat tulis, bukan merek. Stabilo sendiri tidak hanya berupa highlighter. Alat Tulis Kantor (ATK) seperti pensil 2B untuk mengisi lembar jawaban komputer (LJK), spidol, whiteboard marker, permanent marker, pensil warna, juga krayon dimiliki oleh Stabilo. ATK ini tidak beracun sehingga aman digunakan anak-anak.

stabilo alat tulis
"Belanja Stabilo di Lazada ada diskon 10%", kata Ray

Kabar baiknya, Stabilo bisa didapatkan di toko online Lazada. Mulai 1 Februari 2017 ada promo diskon 10% untuk minimum pembelian Rp 100.000,- dengan menggunakan kode voucher: STB5owxxq. Kode ini bisa dipakai berkali-kali dengan akun Lazada yang berbeda. Satu akun hanya bisa memakai kode voucher ini sekali saja. Pilih-pilih mau yang Stabilo yang mana di Lazada…

Doodle workshop hari itu dipandu oleh @nengtantidoodle yang sudah melalang buana dengan karya doodle-nya. Ini kedua kalinya saya belajar doodle bersama beliau. Yang pertama menggunakan media cat acrylic dan daluang. Kali ini memakai Stabilo Pen 68 dan Pen 88 yang berwarna-warni untuk menggambar Stasiun Bogor di masa depan.

Neng Tanti memulai dengan membuat garis melingkar beberapa kali. Dari situ ia mengembangkannya menjadi gambar stasiun yang utuh dalam waktu sekitar 5 menit. Bengong? Iya. Hahaha. Beliau merupakan guru yang ramah dan encouraging murid-muridnya (baca: kami, blogger yang lebih sering memegang gadget daripada menggambar dengan pen) untuk mencoba. Boleh menggambar apa saja asal sesuai tema. Jangan takut, doodle tidak mengharuskan rumput berwarna hijau atau langit berwarna biru. Bebas sesuai imajinasi.

tanti amelia
Doodle Stasiun Bogor versi @nengtantidoodle
Dalam waktu satu jam kami sibuk dengan gambar masing-masing. Saya menggambar Stasiun Bogor dengan 3 menara tinggi. Di atas menara ada simbol bulan dan bintang yang terinspirasi mainan Sid di rumah. Menara utama sekaligus gerbang masuk bertuliskan W, simbol kata “Welcome”. Maksudnya mengucapkan selamat datang pada penumpang. Pada dindingnya terdapat hiasan yang menyerupai wajah tersenyum (tetapi kok jadinya seperti evil smirk, ya?). Di kanan dan kiri gedung stasiun membentang rel kereta. Lokomotif kereta zaman dahulu dipajang di depan stasiun sebagai pengingat bentuk kereta masa lalu. Tertulis 1872 pada badan lokomotif sebagai penanda tahun dibangunnya stasiun ini. Setelah menghias gedung, saya mulai kekurangan ide mengisi bagian yang kosong. Alhamdulillah, Neng Tanti membantu memberi perbukitan sambil ngobrol tentang doodle. Tuh kan, gurunya baik banget jadi tidak khawatir salah menggambar.

alat tulis stabilo
Mba Eni fokus banget nge-doodle

belajar doodle
Hore... sudah jadi dan langsung dipasang pigura

Menjelang tengah hari, gambar saya selesai dan langsung saya pajang di pigura yang telah disediakan. Senangnya bisa membawa pulang hasil doodle yang sudah jadi. Saya bersyukur workshop yang diprakarsai Kriya Indonesia dan bekerja sama dengan Stabilo kali ini diadakan Hari Minggu. Sid bisa bermain bersama ayahnya sementara saya menikmati me-time dengan menggambar. Terima kasih ya Pak Suami yang mengerti kebutuhan istri.


FYI, Kriya Indonesia sering mengadakan workshop prakarya seperti doodle dan menjahit. Follow Facebook dan Instagram Kriya Indonesia supaya tidak ketinggalan info pelatihan menarik berikutnya. Pelatihan seperti ini gratis, lho. Bisa menambah skill juga membawa pulang hasil karya sendiri. Kabarnya tim Kriya Indonesia akan tur keliling Indonesia. Siapa tahu selanjutnya ada di kotamu.

30 comments on "Doodle Stasiun Bogor di Masa Depan Versi Saya"
  1. Seru banget!!
    Aku baru mulai belajar corat coret doodling. Asik ternyata ya.

    ReplyDelete
  2. angkat tangan saya kalau soal gambar-gambar Mbak. :). Bagus hasil karya punya Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iseng aja mba ikutan doodle, mencoba satu hal baru

      Delete
  3. mba bagus banget T_T
    terus berkarya selalu ya Mba Helen :hug:

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Nyi. Masih butuh perbaikan tapi udah senang mencoba nge-doodle

      Delete
  4. Waw waww... apik Mbak. Keluar dari aslinya tp asik ngeliatnya. Aku jadi pingin ngegambar lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, ngasal aja bikin stasiun di masa depan

      Delete
  5. Wah keren bisa nggambar doodle. Bikin doodle itu perlu kreatifitas juga ya dan ketelatenan hehehe. Pengin juga nge doodle :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmm, Kriya Indonesia bakal mampir ke Surabaya apa gak ya

      Delete
  6. waaa seru banget kegiatannya ya.., aku juga suka ngedoodle, pengen ih ikut kapan2. Btw, emang lagi butuh Stabilo nih, meluncur ah ke Lazada...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Promonya mulai Februari sampai April, mba

      Delete
  7. Kreatif banget bikin Doodle nya.

    ReplyDelete
  8. jadi itu yg namanya gambar doodle toh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. So, udah pernah nge-doodle sebelumnya?

      Delete
  9. aku baru tahu tentang doodle art ternyata dari sandi ya mb dulunya

    ReplyDelete
  10. ya Allah..tolong hamba yang tidak kreatif ini agar bisa kreatif kaya mba tanti ituuuu

    ReplyDelete
  11. seru banget acaranyaaa :D
    kalo bisa ngedoodle di gerbongnya sepertinya seruu :p
    biar gerbong kereta jadi warna warni hihi

    ReplyDelete
  12. Menyesal sayabga ikutan, kadang anak ku protes kalau saya pergi melulu. The Next ikutan ahhh ilmu ngedoodle Mak Tanti emang kereen.

    ReplyDelete
  13. Hiikss .. pengen ikut tapi malah harus tugas negara, mba Helena. Asyik banget doodle di stasiun :)

    ReplyDelete
  14. Andai di Sby pengen ikutan :D

    ReplyDelete
  15. Waaahhh seru banget bisa dapat kesempatan untuk naik ke lantai 2 di bangunan tua-nya stasiun Bogor. Padahal dari jaman kuliah, aku bolak balik stasiun Bogor mulu, tapi belum pernah ngerasain main dan menjelajah sejarahnya.

    Btw seru banget ada acara beginian mba.

    ReplyDelete
  16. gara2 ikutan nge-doodle, jadi pengin beli warna stabilo pen yg lain

    ReplyDelete
  17. Bagusss gambarnya. Mirip dengan gambar contoh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Btw itu tangga cocok buat film thriller

      Delete
  18. sALAM kenal ya tulisan menarik dan inspiratif..sy banyak belajar dari blog ini..silahkan mampir dan sejenak berkomentar di blog dan tulisan saya ini http://charlesemanueld.blogspot.co.id/2017/01/teman-terbaik-membidani-ekspresi-diri.html makasi

    ReplyDelete
  19. Stasiun bogor selalu ramai kayak cendol seperti stasiun Bekasi. Suamiku sampai nggak berani naik kereta, btw itu gambarnya tjakep bngt. Ajarin dunk mba ngedoodle

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga mendapat manfaat dari artikel di atas.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai akun G+, Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-suratan, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature