Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, & up and down of life.

Image Slider

Showing posts with label transportasi. Show all posts
Showing posts with label transportasi. Show all posts

EV Van INVI Indonesia: Solusi Kendaraan Niaga Listrik yang Efisien dan Fleksibel

Sunday, January 25, 2026
Mobil listrik semakin mudah dijumpai di jalan. Banyak yang beralih karena hematnya dan teknologinya yang lebih ramah lingkungan. Tak hanya kendaraan listrik untuk keluarga atau penggunaan pribadi, sekarang pun sudah ada mobil van bertenaga listrik yang cocok untuk usaha maupun operasional perusahaan, salah satunya EV Van berikut ini.


Mengajak Anak Keliling Jakarta Naik Bus Transjakarta

Monday, April 24, 2023

Liburan lebaran di Jakarta bukan berarti mati gaya. Modal ribuan rupiah sudah bisa mengajak anak keliling naik bus Transjakarta. Cari tahu cara naik bus transjakarta (busway) di sini pakai internet cepat.

anak umur berapa bayar busway
ajak anak naik bus Transjakarta

Doodle Stasiun Bogor di Masa Depan Versi Saya

Monday, January 23, 2017


Mengenal Doodle Art Bersama Kriya Indonesia dan Stabilo


stasiun bogor
Buku sekolah saya sebagian besar dari warisan kakak kelas atau beli di pasar buku bekas. Wajar kalau di dalamnya banyak coretan robot atau tokoh seperti di manga (komik dari Jepang). Ah ya, saya juga biasanya asal corat-coret di buku saat bosan mendengar penjelasan guru. Ternyata coretan tersebut bisa disebut doodle.

Seni doodle sendiri sebenarnya berawal dari sandi yang dikirim oleh tentara Amerika di tahun 1700-an. Mereka sengaja membuat sandi yang susah dipahami supaya informasi tidak bocor ke tangan musuh. Sekarang doodle art semakin berkembang menjadi beragam bentuk. Umumnya doodle dihubungkan dengan gambar monster karena monster itu bentuknya bebas sesuai imajinasi.

Kalau disuruh menggambar, saya tidak percaya diri. Malu melihat hasil gambar sendiri. Tapi saya semangat belajar doodle karena bebas menggambar apa saja tanpa takut jelek. Minggu, 22 Januari 2017, saya dan puluhan blogger belajar nge-doodle di Stasiun Bogor. Yup, diiringi kereta yang berlalu lalang. Jess… jess… tut… tut…

Membawa Bayi Naik Transjakarta Sungguh Menantang

Friday, April 22, 2016
Membawa bayi naik transportasi umum di Jakarta itu…menantang! Padahal ini kota besar dengan segala kemudahan moda transportasi. Dari sekian pengalaman, saya mau cerita yang satu ini deh.

Pagi itu saya hendak menghadiri acara di JCC Senayan. Seperti biasa, si kecil yang menginjak usia setahun ikut serta. Karena lokasinya di pusat kota dan harus berangkat pagi bersamaan dengan waktu berangkat kerja, saya memutuskan naik bus Transjakarta. Sebelum berangkat sudah memikirkan macet dan berdesak-desakan di bus sambil menggendong bayi.
sumber: wikimedia.com

Alat Transportasi, Dulu Kini dan Nanti

Wednesday, June 26, 2013
Jaman SD bolak balik naik mobil jemput antar bersama kawan-kawan dg suka duka, yah bayangin aja belasan bocah memenuhi L300 dari pagi dg baju rapi trus baliknya udah kusut kemana-mana pake acara mampir panjat pohon yang disponsori oleh sopir mobil jemput antar bernama Mas Mamik.

Saat SMP kadang diantar naik motor, kadang angkot (hari pertama salah jurusan diiringi pandangan seisi angkot, terpaksa jalan kaki lewat gang tembusan ke sekolah), dan pulang dengan rekan-rekan sesama pencari angkot atau jadi nebenger sama gebetan (uhuk..)

SMA naik pangkat, pake bis kantor berhubung sekolahnya jauh. Rajin bangun pagi supaya ga ketinggalan bis. Track record tiga tahun bersih, lancar jaya ga pernah terpaksa naik angkot. Palingan satu kali naik ambulan karena bisnya mogok, jadi tau deh isi ambulan seremnya kayak gimana. Cukup! Pulangnya campur-campur, dari nebeng, ngebis, motor, sampai naik angkot dg posisi favorit di pojokan supaya bisa tidur dg tenang.

Kuliah udah beda propinsi, jadi sering naik kereta api buat mudik. Efeknya bangku kereta bagaikan kasur. Berangkat abis maghrib, makan di kereta, solat isya, terus tidur sampai subuh saat hampir sampai tujuan. Ga perlu obat tidur dah. Syukurlah tiap menuju lebaran selalu dapat tiket buat mudik. Nah kalo mudik begini kereta ramenya ga ketulungan. Lorong sampe toilet pun penuh sesak. Saya belajar satu hal: tahan pipis selama perjalanan!

Nah sekarang ini frekuensi naik pesawat meningkat tajam. Bukan mentang-mentang sudah kerja, tapi karena tempat kerja dan rumah sudah beda pulau, jauh boi! meski masih sesama Indonesia. Kalau naik bis, tenggelam dah itu bis di Laut Jawa. Naik kapal, keburu abis jatah cuti. Yah terpaksa ini sering naik pesawat, minimal 2x sebulan. Mau beli pesawat pribadi tapi kok ya belum ketemu harga yang cocok (yakali macem beli kerupuk). Buat mengurangi kebosanan selama di pesawat kan ada majalah tuh, sampe udah khatam itu majalah dan berasa langganan tiap bulan aja, ga sabar nunggu edisi berikutnya. Berbagai peristiwa tentang pesawat pernah dialami... (terbayang kembali segala rupa) tapi daripada kepanjangan cerita di sini, mending nanti di thread berikutnya (aslinya lagi males nulis).

Dari sini berandai-andai next transportation apa ya? Hope it will be like pintu kemana saja-nya Doraemon.

@helenamantra







Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,