Main Lego itu nampaknya rumit
harus memasang tiap bagian dengan sesuai. Namun begitu bentuknya mulai terlihat,
saya jadi makin semangat menyusun brick. Malahan saya keasyikan sendiri sampai
lupa bahwa ini mainannya SID. Sebenarnya punya Lego untuk anak atau emaknya,
sih? Hihihi…
| Manfaat bermain Lego |
Mainan asal Denmark ini sudah ada
sejak 80 tahun lalu. Pantesan nama “Lego”
begitu menempel di ingatan, bahkan untuk mainan balok dengan merek lain tetap
saja orang menyebutnya “Lego”. Iya, kan?
Bermain lego bukan hanya sekadar
menyusun balok. Permainan ini memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang
anak. Apa saja? Yuk simak rangkuman parenting talkshow bertajuk “Bersama Lego Membangun Anak Indonesia yang
Kreatif” di Kota Kasablanka, Jakarta, pada 19 Agustus 2017.