Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, & up and down of life.

Image Slider

Showing posts with label singapore. Show all posts
Showing posts with label singapore. Show all posts

6 Tempat Wisata Populer di Kampong Glam yang Wajib Dikunjungi

Thursday, September 25, 2025
Saat sudah memegang tiket Jakarta Singapore, kamu wajib berkunjung ke Kampong Glam. Namun, cari tahu terlebih dahulu rekomendasi tempat wisata populer di Kampong Glam karena kawasan ini adalah salah satu distrik paling ikonik di Singapura.

Hello Singapore!

Kampong Glam menggabungkan nuansa sejarah, budaya Melayu, Islam, seni kreatif, dan juga kuliner khas yang menggoda. Sehingga, kamu wajib menjelajahi keunikan dari kawasan ini.

Apa Saja Rekomendasi Tempat Wisata Populer di Kampong Glam?

Nasabah Prudential Cashless Berobat ke Empat Rumah Sakit Singapura Berikut Ini

Thursday, January 31, 2019

Nasabah Prudential Cashless Berobat ke Empat Rumah Sakit Singapura Berikut Ini

parkway hospitals singapore
Sibuk bahas liburan ke Singapore (captured by Rudi Capriadi)
Apa yang pertama kali terbayang saat mendengar kata “Singapura”? Kalau saya langsung ingat patung Merlion, landmark Singapore berbentuk ikan berkepala singa yang selalu ramai dikunjungi turis. Mau foto dengan latar Merlion tanpa photo bomb susahnya minta ampun. Datang pagi, siang, sore, ataupun malam, Merlion yang menghadap Marina Bay tak pernah sepi pengunjung. Meski demikian, kurang lengkap rasanya ke Singapura tanpa ke Merlion Park.

Namun, ada lho turis Indonesia yang ke Singapore bukan untuk berfoto dengan Merlion atau wisata belanja. Boro-boro mikirin jalan-jalan, lha wong badan minta diperhatikan. Selain turis yang berlibur atau berbisnis, ada satu lagi yang disebut turis medis. Yup, dari namanya jelas tergambar turis satu ini ke Singapura untuk berobat.

Mengapa jauh-jauh berobat ke rumah sakit Singapura?

Closing Ceremony of Mayday Project

Monday, May 28, 2012
Bagian penutup ini hanyalah menutup mayday project dan membuka project project lainnya. Mau kemana lagi ya? Menabung dulu di dana liburan supaya bisa libur tanpa berutang.

This amazing journey teach me a lot! I see more, think more, hear more, feel more, bless more.

Setiap melihat terminal atau stasiun atau masjid, Langsung terpikir apa bisa numpang mandi di situ ya? Ada tempat penitipan tas di situ? Gratis kah? Meskipun..toh aku bertemu ribuan orang baru tiap hari, belum tentu bertemu mereka besoknya lagi, mereka ga tau kemarin aku pake baju apa, udah mandi apa belum, jadi kenapa harus bingung mandi dan ganti baju? Well, ini quote bodoh yang aku lontarkan ke teman temanku. Yah sebenarnya mandi itu buat kebersihan diri sendiri karena udah lengket kena keringat, supaya segar dan sehat. Kalo memang tidak memungkinkan buat itu, ditahan ya, at least cuci muka dan siram wewangian supaya ga bikin polusi bau badan :p

Destinasi yang aku pilih, 3 negara itu dalam satu Minggu memang tempat yang sudah sering dikunjungi.  Namun setiap perjalanan adalah spesial. Buatku yang harus mengumpulkan rupiah demi rupiah buat bisa pergi ke luar negeri, Menempuh perjalanan sendiri kemudian bertemu orang orang baru setiap hari adalah keasyikan tersendiri. Bisa berinteraksi dengan local people, mikir dengan uang pas pasan gimana bisa survive, arrange itinerary, lebih seru daripada ikut tur. It wasn't easy but possible to do.

Karena sedang di negeri orang, aku sangat sering bertanya. Merepotkan orang lain karena aku ga menguasai daerah tersebut. Ga perlu malu, bertanya menunjukkan suatu kerendahan hati bahwa aku mengakui diriku belum tahu segalanya dan aku mau tahu itu. Hal ini aku pelajari dari buku #UltimateU by @ReneCC.
 
Saat Seharian di Thailand tanpa signal BB, explore kota sendiri sambil mikir, aku ini ribuan kilometers dari rumah tanpa ada komunikasi. Kalo terjadi apa apa, aku ga tau keadaan mereka dan sebaliknya. But I wasn't afraid. Di setiap perjalananku I am not really alone. Ada Allah yang menjadi teman diskusiku, where are we going next?













@helenamantra

MAYDAY project day 5: Singapore

16 Mei 2012

06.30
Bangun, tidur ga nyenyak, hujan deras, mandi aja mumpung sepi.

07.30
Buru buru sarapan, bungkus roti aja, ada janji dg kakak pagi ini di harbourfront. Di hostel kenalan sama orang Jogja. Ada beberapa orang Indo yang nginep sana juga.

07.45
Naik MRT otw harbourfront, hujan sudah reda.

08.05
Sampai, keretanya cepattt, masuk mall di situ, cari McD. Mallnya gede, masih pagi dan orang wara wiri di mall yang tutup. Ini orang tinggal di mall apa gimana sih? Oh mall ini tempat lewat kalo mau ke MRT atau pelabuhan. Maklum.. Di Indo ga ada yang kayak gini.

08.35
Akhirnya ketemu kakak, kaki masih kondean bekas bertualang hari hari sebelumnya. Numpang makan di McD. Di sini selesai makan bersihkan sendiri ke trash bin. Andai Indo bisa begini..

09.00
Otw ke Universal Studio Singapore, masuknya lewat Vivo City lantai 3. Tiket masuk ke Sentosa S$ 3 bisa bayar pake ez link. Naik kereta  turun di stesen Waterfront.  Aheee, foto foto di depan universal globe. Beli tiket masuk USS saat weekday non peak S$ 68. Nunggu USS buka sambil bikin list wahana inceran.

USS yeah!

10.00
Masuk, langsung ke wahana inceran, ga foto foto dulu. Masuk ke transofmer 3D, lanjut roller coaster human dan cylon, the mummy, treasure hunter, madagascar, shrek 4D, waterworld, jurrasic park, monster rock, Lights Camera Actions, dan diakhiri transformer lagi..hehe ketagihan!
Transformer, simulasi kita naik mobil trus melawan musuh yang nampak nyata banget padahal cuma gambar 3D. Ada semburan angin dan api yang bikin makin nyata. Aku terkagum kagum dengan efeknya, keren! Padahal ruangannya cuma kecil tapi kendaraan dibuat maju mundur pindah pindah layar jadinya seperti menempuh perjalanan panjang.
Roller Coaster coba yang human dulu, warna merah, posisinya duduk normal dengan rel di bawah kaki. Wehhhh asyik! Trus penasaran coba yang cylon, warna biru, posisinya menggantung dengan rel di atas kepala. Yang ini buatku lebih seru, ga kelihatan arahnya bakal kemana dan kaki menggantung jadi diputar putar lebih pol. Heheh..puyeng!
Revenge of The Mummy itu roller coaster juga tapi indoor dan gelap, lumayan lah..
Treasure Hunters naik mobil muter muter aja, itu buat anak anak sih, tapi boleh kan coba naik, mumpung ga antri.
Madagascar: A Crate Adventure, naik perahu seperti rumah boneka di Dufan, joged joged aja

Roller coaster CYLON
Shrek 4D, duduk manis liat layar gede pake kacamata 4D. Tapi kurang nyata nih..kenapa ya. Lebih nyata transformer. Ceritanya lucu, ada laba laba, air, angin, hihi..
Waterworld, nonton pertunjukan live. Yang di kursi warna biru and hijau siap siap basah kuyup. Cari tempat aman aja deh. Show yang ini seperti di taman safari Cisarua, keren!
Jurrasic Park: Rapid Adventure, naik arung jeram, pada siap pake jas hujan dan aku cuma tutupi tas pake kresek. Daripada beli jas hujan di situ S$ 3 weh.. Ternyata dapat jackpot! Aku basah kuyup! Hahah..cuma ketawa. Kalo mau mengeringkan badan ada mesinnya S$ 5 tapi..hemat beb. Jadilah berbasah basah jalan ke wahana berikutnya.
Monster Rock, nonton drama musikal tentang monster dan musik rock. Kreatif! Lucu juga lihat para hantu dan monster US kumpul satu panggung. Apalagi kalo ditambah pocong dan kunti ya..
Lights, Camera, Action!..ini tentang di balik layar sebuah film. Ada efek efek film yang seru dan cobalah berdiri di barisan paling depan. WOW!
Btw pas lagi foto foto, ada orang yang kasi voucher makan ke kita karena dia ga sempat pake. Wah rezeki nih, ada potongan  S$ 6 for each. Cari tempat makan, coba Oasis Spice Cafe di daerahnya Egypt. Sepaket nasi briyani S$ 13.80 dipotong voucher tadi. Kurang cocok sih rasanya, tapi makan aja deh.

Let's kill Frankenstein!

Tips buat ga lama antri di USS, ikut antrian yang single rider aja jadi antrinya satu satu. Memang naiknya nanti kepisah sama rombongan, tapi kalo wahananya asik, seru aja tuh. Aku coba waktu naik arung jeram. Cepattt banget antrinya pake single rider. Trus foto sebanyak banyaknya sama badut macem kungfu panda, Woody, Frankenstein, dll gratis! Malah bisa difotokan petugasnya.
USS ini lebih kecil dari Dufan tapi wahananya bagusss, bikin pengen coba semua. Sayangnya prayer roomnya ga keliatan, di pojokan dekat The Mummy, kayak pintu khusus petugas padahal di dalamnya ada ruangan yang lumayan lah buat 20 orang solat dempet dempetan.
Sudah puas muterin USS, pulang...naik kereta (monorail) lagi dari Waterfront, trus nyambung MRT ke Bugis. Puas!

Depan Cozy Corner Guesthouse
Rules are everywhere

19.00
Sampe hostel, fiuwh! Beli es Bandung Chino S$ 2.50 yang sampe sekarang ga tau itu campuran apa, lagi kangen Bandung aja. Belinya di warung bawah hostel. Btw hostel ini strategis banget, dekat tempat makan macem warung pinggir jalan, kalau mau ke mall tinggal nyebrang ke Bugis Junction, jalan ke kanan kiri memang pusat kota, dekat MRT dan halte bus.
Setelah mandi dan solat, jalan lagi dengan misi cari halte bus SBS Transit 170 yang menurut salah seorang blogger letaknya di antara Queen St dan Sultan St. Tapi kok kalo lihat di peta, kedua jalan itu ga nyambung? Waduh..coba jalan aja lah sama kakak. Teng tong..kejauuuuuhan banget. Ketemu haltenya yang letaknya itu dekat dari MRT Bugis. Untunglah di tiap halte ada peta jalur semua bus di Singapore jadinya enak kalo cari rute. Balik ke hostel lewat Bugis St yang kalo malam banyak jual souvenir. Beli kaos Sin gambar ipin..maklum fangirl S$ 4 yang murah aja buat ganti baju besok :p

22.00
Mampir Starbucks beli hot choco S$ 6.20 patungan sama kakak, duit mepet. Ooh kakak adalah penyelamat, bikin aku naik derajat bisa beli hot choco gini di Sin. Selesai minum, beresin meja sendiri dan buang gelas kertasnya ke tempat sampah, lovely. Btw tadi tuh mampir buat cari WiFi eh Ternyata bisa ngenet pake Singtel. Kan aku dapat free data, itu bisa buat ngenet. Lumayan juga nih, registrasi buat BIS juga dapat data untuk Internet.

23.00
Balik hostel, ngantuk, besok harus berangkat pagi buat balik ke Malaysia.
Thank you, Allah.

MAYDAY project day 4: Malaysia - Singapore

Friday, May 25, 2012
15 Mei 2012

3.30
Again, sepagi ini sudah sampai tujuan, terminal Larkin, Johor Bahru. Duduk manis depan McD yang terang bersama kawan kawan tak dikenal yang senasib nunggu bus pagi. Terminal ini mirip indonesia, terbuka dan kurang bersih, loketnya banyak ke berbagai jurusan hingga ada tur ke Batam dan Bandung.

5.00
Ada antrian panjang apa tuh? Ternyata antrian bus SBS Transit 170 Johor Bahru ke Singapore. Weh, isinya orang orang berangkat kerja. Ikut antri, bayar pake duit karena ga punya kartu ez link, bikin macet antrian. Ga paham saat kondektur nanya, go weh? Go weh? Sambil ketawa-tawa. Lately aku nyadar dia nanya go where? Naik bus dg tujuan Mustafa center RM 2.20 meski ga tau busnya lewat situ apa ga, nanti turun mana, yang penting naik dulu lah nyebrang ke Sin.

05.30
Antri imigrasi Malaysia. Buset..suasananya kayak di stasiun Bogor tiap subuh, orang kerja lintas negara gini rameeee banget dan terburu buru padahal subuh aja belom! Turun bus, imigrasi, naik bus. Antrinya masyaallah luar biasa. Sempat salah turun eskalator, seharusnya dari imigrasi ke kiri, bukan kanan. Naik bus 170 lagi, tiket disimpan baik baik buat bukti bayar.
Nyebrang jembatan perbatasan, turun imigrasi Singapore, isi form, ditanyai berapa hari, nginep di mana, tujuannya apa, naik bus 170 lagi.
Good morning, Sin!

Jumping into the river

07.15
Sampai Woodland, ujungnya Sin. Nanya penumpang kalo ke Mustafa center turun mana? Kata dia masih lama..

08.00
Ngantuk, takut bablas, nanya ke cewe india cara ke Mustafa center. Katanya, turun shelter little india bareng dia nanti lanjut bus lain, oke.

08.30
Sampai little india. Disuruh naik bus 66/67 ke Sri Srinivasa Perumal (cek di mbah gugel dulu sebelum nulis ini, beneran lupa!) Hahaha..dia lancar banget ngomongnya, aku harus baca berkali kali peta di halte bus.

08.45
Naik bus 67, ga ada uang pas buat bayar, sopirnya sebel. Aku lupa nama shelter bus tujuan dan uangku pecahan gede. Sri sri sri sri...haha..belibet ngomong ke sopir. Trus aku bilang, mau ke mustafa center dia baru paham. Hahah..kocak banget pagi itu. Hari pertama di Sin. Busnya langsung dijalanin aja, aku duduk di belakang sopir. Di shelter kedua, busnya berhenti, aku disuruh turun dan ditunjukkan jalan ke Mustafa. Biar malu tapi gratis naik bus, toh belum tentu ketemu lagi :p Btw shelter Sri Sri itu tadi letaknya ga gitu jauh dari little india dan sebenarnya aku bisa jalan kaki dari situ, oh andai aku tahu..

09.00
Nanya orang di Sin lebih sulit dibanding di Hat Yai. Di sini orang bisa english tapi sok sibuk >,< nyasar dikit, sampailah di Mustafa center. Ada janji dengan kakak buat ketemu di sini. Beneran yaa Mustafa ini toko serba ada yang sesungguhnya. They sell what you think! Segera cari simcard Singtel supaya bisa aktifkan bb S$ 15. Penjualnya nanya tentang pesawat Sukhoi yang baru baru ini kecelakaan parah nabrak Gunung Salak. Wih jadi berita internasional tuh.

09.10
Mau cari masjid Angola, eh ketemu kakak di jalan. Akhirnya ada teman setelah mbolang 3 hari. Lega bisa ngomong Jawa :p, ada yang fotoin, heheh Thank Bro! Sarapan..prata yang mirip roti cane/maryam, ayam, minumnya es kelapa muda. Alhamdulillah dibayari kakak, ahe!

Oh ini toh Merlion
10.00
Ke MRT terdekat, top up ez link S$ 10, kartu buat naik kendaraan di Sin supaya ga ribet cari receh. Naik MRT mau ketemu Merlion yang wajib dikunjungi kalo ke Sin. Ibaratnya belum diakui ke Sin kalo belum ketemu Merlion. MRT arah city hall, ikut kakak aja yang udah hafal. Di sana foto foto sampe mati gaya. Ada view Esplanade, Marina Bay Sand (yang iklannya aku liat trus di TV kabel), Singapore Flyer. Untungnya Merlion lagi ga renovasi. Yang renovasi yang kecilnya, aman..
Di taman seberangnya Merlion ada anak sekolah yang latihan mau buat show. Acaranya gede, panggungnya dari peti kemas, wih seru. Kata kakak, di sini sering ada acara kecil yang digedein, jago lah narik wisatawan.

The Story of Merlion
12.00
Naik MRT lagi ke Bugis. Enak nih pake ez link, taruh di dompet udah bisa terdetect di mesinnya. Tinggal tempel ke mesin tiap masuk keluar stasiun. Orang orang di sana ada yang taruh di gantungan leher, saku, macem udah jadi bagian dirinya gitu. Sampai Bugis, keluar Bugis Junction trus cari hostel yang udah aku pesan sebelumnya. Namanya Cozy Corner Guesthouse. Letaknya pas depan Bugis junction, di lantai 2. Check in, bayar buat besok juga, jadinya total nginep di sini 2 hari. Buat twin room isi 2 kasur terpisah, AC dan fan, S$ 50/room/day. Lumayan murah buat harga di Sin. Kamarnya di lantai 4, hosh..hosh.. Kamarnya segitu doang tapi lumayan lah, dan ada kasur!! Benda yang sudah lama tak ku jumpai. Tepaaaar! Ga bereaksi waktu diajak kakak buat lanjut jalan jalan.
Btw yang agak risih tuh depan kamar isinya kasur kasur berpenghuni. Entah dorm udah penuh sampe ditaruh di luar macem teras gini atau gimana. Ga enak lah wara wiri harus lewatin mereka.


14.00
Bangun, badan kaku, kaget ketemu kasur mungkin. Akhirnya bisa mandi, ketemu air segar. Suatu nikmat yang jarang disyukuri karena telah menjadi kebiasaan. Berhubung saya ini akhirnya mandi setelah sekian lama, ini adalah nikmat Allah yang luar biasa. Kamar mandinya tiap lantai ada 4 shower dan 1 WC. Buat lantai 4 mandinya di lantai 3. Ga rebutan dan lumayan bersih. Kelar mandi otw ke Funan Digitallife Mall, jalan kaki aja dari hostel. Tujuan utama perjalanan ke Sin adalah bertemu baby Troy di Funan!!! Love Love Love this! Lanjut ke Orchard rd, naik MRT turun di Somerset. Solat di masjid AL falah yang bersih dan luas mirip AL falah di surabaya. Mampir 7 11 beli minum, air mineral yang paling murah S$ 2.40 mereknya 7 11, ambil deh. Ke Lucky Plaza beli oleh oleh di toko yang kata kakak paling murah. Letaknya di lantai 2, tokonya bernuansa coklat, yang jual tante rambut pendek jago dagang. Kaos 3 biji S$ 28, tempelan kulkas 5 biji S$ 10. Di Plaza ini penjualnya banyak orang Filipina, tampangnya mirip indo. Tipsnya, hati hati beli gadget di sini, harga murah di awal, ujung ujungnya belum termasuk tax. Di sini ada toko benda benda sulap, dipojokkan, sepi, dan scary. Boleh juga kalo beli perlengkapan halloween di sini. Btw di toko itu aku nemu gantungan HP bertuliskan namaku dan kakak. Well itu bukan suatu pertanda apapun, kebetulan saja nama kami memang nama bule :p
Capek belanja, makan dulu di food court. Ada holycow steak, nasi padang, makanan Indonesia. Buat amannya beli nasi goreng seafood aja lah di resto Padang S$ 4.

19.00
Balik ke Bugis naik MRT, pisah sama kakak. Malam ini aku nginep hostel sendirian. Coba keluar lewat dalamnya Bugis junction, nyasar! Sambil lihatin harga makanan di sana, wih emang segitu ya..living cost di Sin luar biasa. Angkanya sama dengan di Malaysia tapi currency yang bikin beda jauh kalo udah convert ke rupiah. Misal makan harganya sama 5, di Sin s$ 5, di malay RM 5. Masih terlalu awal buat tidur tapi badan ini perlu istirahat, apalagi ketemu kasur. Beresin barang barang aja trus tidur.

23.00
Good night universe! Alhamdulillah malam ini bisa tidur di kasur, ada selimut, kipas angin, AC, dan di dalam kamar..bukan terminal atau KFC.

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,