"Bu, kapan kita main ice skating?" tanya Sid pada suatu sore.
Pertanyaan Sid di penghujung bulan Januari lalu mengingatkan rencana liburan kami yang belum terwujud. Saat libur akhir tahun biayanya lumayan untuk sekeluarga. "Nanti saja setelah liburan sekolah usai," pikir saya.
 |
| Berseluncur di OCA AEON JGC Jakarta Timur |
Sore itu saya iseng membuka laman Instagram Oasis Centre Arena (OCA), sebuah ice rink berstandar olimpiade di Jakarta Timur. Ada promo apa, ya?
Hah, harga tiket yang biasanya di atas 100ribu kini hanya 80ribu per orang? Eh, trus ada tulisan kecil "Free Entry" dengan syarat tertentu karena Oasis Centre Arena berulang tahun ke-8. Berangkat apa enggak, nih?
Gratis Ice Skating di Oasis Centre Arena AEON JGC
Lokasi gelanggang es satu ini tidak terlalu jauh dari rumah namun ada yang membuat saya ragu karena syarat free entry hanya berlaku di tanggal 28 Januari 2026. Saya baru membaca promonya H-1 sore.
Setelah berdiskusi dengan suami, ia bersedia ikut. Kami pun berangkat pagi karena free entry hanya untuk 8 pengunjung pertama di tiap sesinya. Kalau ambil sesi siang sepertinya akan ramai jadi lebih baik kami berjuang di sesi 1, hehe. *Kalaupun tidak dapat free entry, masih ada harga promo 80ribu, bolehlah~
Alhamdulillah anak-anak mudah diajak kerja sama untuk mandi dan sarapan pagi itu. Mereka kegirangan mengetahui kami akan bermain ice skating. Perlengkapan seperti kaos kaki, sarung tangan, juga jaket tak lupa kami masukkan ke dalam tas.
Saking semangatnya, kami sampai di AEON JGC saat malnya masih tutup. Kami pun mengantre di pintu masuk.
Tepat pukul 10 pagi pintu dibuka. Setengah berlari, kami menuju lantai 1 tempat Oasis Centre Arena. Tampak antrean di kasir masih kosong. Dengan ragu-ragu, saya bertanya ke kasir tentang promo free entry ini. Kasir malah kembali bertanya promo apa ya. Wey ... untunglah saya membaca S&K di Instagram @oasiscentrearena untuk menyebutkan secret code ke kasir yaitu mengucapkan selamat ulang tahun dan make a wish. Alhamdulillah kami menjadi 4 pengunjung pertama yang mendapat free entry. YIPPIE YAY!
Bermain Ice Skating Bareng Keluarga di Jakarta Timur
.png) |
| Happy 8th Anniversary, OCA! |
Setiap pengunjung yang mau bermain ice skating di OCA wajib menggunakan kaos kaki dan sarung tangan. Kalau tidak membawa, bisa membeli di kasir. Jika mau menyewa loker dan skating aid juga bisa bertransaksi di kasir. Untuk pembayaran hanya bisa non-tunai, ya.
Setelah dari kasir, kami ke bagian penyewaan sepatu. Tiap orang melepas alas kaki dan meletakkan kakinya di alat pengukur sepatu. Kami bertiga mendapat jenis sepatu yang sama (mirip buckle sepatu roda) kecuali Uno. Hanya sepatu Uno yang menggunakan tali.
Ice rink seluas 1.800 m2 itu masih kosong. Kabut tipis menutupi sebagian area seluncur. Setelah memastikan semuanya telah menggunakan peralatan dengan baik, saya pun memasuki arena es OCA. Bismillah....
Ini kesekian kalinya saya meluncur di atas es. Sangat jarang, kali terakhir yaitu tiga tahun lalu berseluncur dengan Sid di Margo City. Butuh waktu beberapa menit untuk saya berani melepas pegangan tangan dari pinggir arena dan maju perlahan.
Saya mendampingi Uno yang memegang erat pinggiran berwarna kuning tersebut. Ia nampak penasaran dan ragu dalam satu waktu. Ya, ini pertama kalinya Uno meluncur di atas es. Ia pernah menggunakan sepatu roda walaupun belum lancar.
Sementara Sid dengan mudahnya mengelilingi ice rink. Menyeberang melintasi diameter arena (jujur saya belum berani jauh-jauh dari pegangan) kemudian bruk ... ia terjerembab. Pipinya menabrak es yang padat.
Para pegawai OCA sigap menolong. Mereka mengajak Sid ke tempat duduk di luar arena dan memberinya segelas air hangat. Seorang pegawai membawakan kotak P3K.
Syukur alhamdulillah tidak ada luka serius. Setelah tenang, Sid pun kembali meluncur di atas es, kali ini ia lebih berhati-hati.
Setengah jam berlalu, Uno masih meluncur perlahan dengan berpegang pada pinggiran arena. Melihat hal itu, saya menyewa skating aid, alat bantu ice skating, untuk membantunya menikmati arena es.
Di OCA tersedia dua macam skating aid, berbentuk pinguin dan paus (?). Skating aid yang pinguin cocok digunakan untuk anak-anak dan hanya bisa 1 orang. Sementara yang berbentuk ikan, disebut flippers, dapat digunakan untuk dewasa dan ada tempat duduk untuk anak di bagian depan.
Enggak rugi menyewa flippers karena meluncur di atas es terasa sangat mudah. Sid dan Uno bergantian duduk di bagian depan flippers. Kadang mereka mendorong sendiri skating aid tersebut. Level up your confidence!
Hawa dingin di gelanggang es seluas (dan sesepi) ini tidak membuat kami kedinginan. Justru keringat menetes dan kaki terasa pegal karena bergerak terus-menerus dan menjaga keseimbangan tubuh.
Harga Tiket Ice Skating OCA dan Jam Operasional
Bermain ice skating di OCA AEON JGC ada sesinya. Satu sesi berlangsung selama 90 menit dengan jadwal berikut ini. Kalau datang di tengah sesi tetap harus berakhir di jam yang telah ada maka perhatikan jadwalnya, ya.
.png) |
| Cek instagram @oasiscentrearena untuk promo terbaru |
Untuk yang mau menunggu saja tanpa ikut bermain dapat menunggu di bangku-bangku di pinggir arena namun dikenakan biaya Rp 25.000,00 per orang dengan benefit mendapat minuman.
Di dalam arena terdapat toilet, mushola, dan kantin yang menjual snack serta minuman.
Tiket kami alhamdulillah benar-benar gratisss. Kami hanya membayar untuk sewa loker dan skating aid. Ada juga yang tidak menyewa loker, tas dan botol minum ditaruh di atas bangku saja.
Berseluncur di atas es di sky rink berstandar internasional ini menjadi momen liburan keluarga yang seru.
Oasis Centre Arena menjadi tempat main yang cocok untuk anak-anak hingga dewasa. Lokasinya di mal AEON JGC Cakung, Jakarta Timur lantai 1.
So happy to get these free entry tickes from OCA. Thank You OCA and Happy 8th Anniversary!
Post Comment
Post a Comment
Hai!
Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.
Bagaimana komentarmu? Silakan tulis di kolom komentar, bisa pakai Name/URL. Kalau tidak punya blog, cukup tulis nama.
Ku tunggu kedatanganmu kembali.
Jika ada yang kurang jelas atau mau bekerja sama, silakan kirim e-mail ke helenamantra@live.com
Salam,
Helena