Papa Zola The Movie sudah tayang di Indonesia! Anak-anak ribut minta nonton sejak melihat trailernya akhir tahun lalu. Uno, kini juga mengikuti serial kartun Boboiboy, berkali-kali bilang kalau Papa Zola tidak akan muncul lagi di Boboiboy sehingga ia sangat ingin menonton filmnya di bioskop. Baiklah~
Penggemar Boboiboy Mari Merapat!
Sejujurnya saya kurang paham alur cerita Boboiboy. Beberapa karakter utama saya kenal sepintas ketika menemani Sid menonton Boboiboy lewat YouTube. Ada Boboiboy dengan beragam kuasanya, Gopal (dapat mengubah benda menjadi makanan), Ying (si pelari cepat), dan Yaya (mampu terbang).
Selain menonton serialnya di YouTube, Sid juga membaca komik yang ia pinjam dari temannya sesama penggemar Boboiboy. Jadi, selama menonton Papa Zola The Movie ia menjelaskan bagian film yang kurang saya pahami, hehe.
Mumpung Senin tidak ada latihan sepak bola dan cuaca cerah, saya mengajak anak-anak menonton Papa Zola di bioskop. Syaratnya, mereka harus mengerjakan tugas akademik sebelum dhuhur karena setelah itu kami akan berangkat ke bioskop. Wah, baru kali ini mereka mengerjakan dengan semangat. *tiap hari begini dong~
Sinopsis Papa Zola The Movie
Papa Zola The Movie adalah film animasi science fiction action comedy dari Malaysia yang rilis akhir Desember 2025 lalu. Nizam Razak menjadi penulis dan produser film tersebut. Beliau bahkan menjadi pengisi suara Papa Zola si Pahlawan Kebenaran.
Papa Zola sebagai tokoh utama digambarkan berusaha keras mencari nafkah untuk membahagiakan keluarganya. Ia tinggal di sebuah rumah sederhana bersama istrinya, Mama Zila, dan anaknya, Pipi. Ia mengerjakan berbagai pekerjaan setiap harinya dengan target mengajak keluarganya pergi berlibur.
Saat impiannya terwujud justru Pipi diculik. Dari kejadian ini Papa Zola mengetahui bahwa dirinya memiliki kekuatan serta pernah menjadi agen P.A.P.A (Protect and Prevent Agency). Apakah Papa Zola mampu menyelamatkan Pipi? Bagaimana caranya?
Ajak Ayah Menonton Film Keluarga Papa Zola
Film yang rilis di Indonesia sejak 23 Januari 2026 lalu ini menyedihkan dan membuat haru. Pengorbanan seorang ayah yang ingin mengajak anaknya liburan, membahagiakan keluarga kecilnya membuat saya teringat isu fatherless di Indonesia.
Ada, lho, ayah yang segininya pagi sampai malam bekerja. Ia kelelahan, memikul tanggung jawab, namun sampai rumah wajah lelah itu berubah optimis ketika ngobrol dengan istri dan anaknya. That's why saya sarankan para ayah menonton film Papa Zola The Movie. Mungkin dari sana jadi terbuka diskusi-diskusi dengan pasangan atau anak mengenai peran ayah.
Ada beberapa adegan yang terasa hangat seperti di tengah kesibukan Papa Zola bekerja, ia menyempatkan makan siang bersama keluarga di rumah. Selain itu, Papa Zola nampak keluar dari mushola setelah beribadah.
Dalam perjalanan pulang, saya membahas film ini dengan anak-anak. Menurut Sid, alur film ini agak dark (menyedihkan) di bagian awal yang menceritakan perjuangan Papa Zola mencari uang. Ia menambahkan, beberapa pertanyaan di serial dan komik terjawab di film ini. Benang merahnya terjalin.
Bagi Uno, ini pertama kalinya ia menonton film di bioskop secara penuh. Kami jarang ke bioskop, sih, mengingat rentang fokus Uno di usianya yang masih 6 tahun terbatas. Khawatir ia lekas bosan dengan durasi film yang lama atau takut dengan suara nyaring. Saat nonton film berdurasi 112 menit ini pun kami sempat keluar bioskop untuk ke toilet dan jajan, break dulu dari layar.
Walau alurnya maju - mundur - maju, ia dapat memahami jalan ceritanya. Syukurlah ada selipan komedi di film action plus drama keluarga ini. Uno mengulang-ulang perkataan yang lucu dari Otoi, kawan Pipi yang cerdik sekaligus adiknya Yaya.
![]() |
| Sepinya nonton di hari kerja |
Dari segi grafis, animasi Papa Zola cakep! Pertarungan futuristiknya seru dan detailnya memanjakan mata. Soundtrack yang dipilih "Kita Usahakan Lagi" dari band indie asal Indonesia Batas Senja sukses membuat galau. Lagu yang berisi tentang harapan dan terus berharap.
Jika tidak hari ini, mungkin minggu depan
Jika tidak minggu ini, mungkin bulan depan
Jika tidak bulan ini, mungkin tahun depan
S'gala harapan 'kan datang yang kita impikan
Huhu...sedih deh filmnya padahal Papa Zola seorang yang optimis dengan semangat menjadi Pahlawan Kebenaran. Terharu tapi lucu jadi enggak terlalu berat untuk anak-anak. Papa Zola memang dikenal konyol, sih. Papa Zola The Movie sebuah film animasi keluarga yang cocok ditonton bersama, jangan lupa ajak ayah, yaa! Eh atau kamu sudah nonton?


Post Comment
Post a Comment
Hai!
Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.
Bagaimana komentarmu? Silakan tulis di kolom komentar, bisa pakai Name/URL. Kalau tidak punya blog, cukup tulis nama.
Ku tunggu kedatanganmu kembali.
Jika ada yang kurang jelas atau mau bekerja sama, silakan kirim e-mail ke helenamantra@live.com
Salam,
Helena