Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, and upside down of life.

Les Bahasa Inggris Online di TBI Kelapa Gading

Monday, July 6, 2020



Money are everything. Is it true or false? Ku pikir itu benar tetapi setelah les bahasa Inggris online di TBI Kelapa Gading ternyata money is not everything.

Ambigu, ya? Hihi … saya kembali belajar grammar setelah berpuasa bahasa Inggris sekian tahun. Berhubung ibu rumah tangga macem saya ini (sok) sibuk, mau belajar secara offline itu belum sempat. Alhamdulillah saya bisa mengikuti kursus bahasa Inggris online dipandu The British Institute (TBI).


Ibu Rumah Tangga Belajar Bahasa Inggris

“Kenapa Ibu belajar bahasa Inggris?” tanya SID suatu hari. Kala itu saya menjawab, “Supaya saat kita jalan-jalan ke luar negeri lancar ngomongnya. Enggak nyasar. Kan kamu mau ke Malaysia.”

Bahasa Inggris sebagai bahasa yang paling banyak digunakan penting banget dikuasai. Mau pergi ke luar negeri, baca petunjuk di buku manual, atau pakai aplikasi di smartphone pun butuh kemampuan bahasa Inggris. Tambahan buat saya yang memiliki anak generasi alpha, jangan sampai kalah canggih cas cis cus dari si bocah.

Malunya, kemampuan bahasa Inggris saya saat ini rasanya sudah menguap padahal dulu baca buku kuliah sampai jadi host di Couchsurfing pun lancar dengan bahasa Inggris. Lidah saya kaku, udah lama enggak membiasakan membaca, mendengar, ataupun bercakap-cakap dalam bahasa asing tersebut.

Seperti tahun lalu ketika liburan keluarga ke Singapura. Mau beli makanan aja mikir lama bagaimana cara berbicaranya. Ya, belajar bahasa butuh pembiasaan, pengulangan, dan support system. Poin terakhir ini yang saya temukan ketika kursus bahasa Inggris di TBI.

Les Bahasa Inggris Online di TBI Kelapa Gading

Bulan lalu saya mengikuti kursus singkat di TBI Kelapa Gading bertajuk “Creative Writing for Indonesian Sosial Blogpreneur (ISB) Community” bersama para blogger member ISB. Peserta kursusnya dari berbagai kota di Indonesia. Ada mbak Lina di Batam, mbak Amma di Surabaya, mbak Widya di Situbondo, mbak Sara di Solo, mbak April di Bogor, dan sebagainya.

TBI Kelapa Gading ini dekat banget dari tempat saya, tepatnya di Gading Walk – Mall Kelapa Gading. Mau ke sana cukup naik LRT hingga stasiun Mall Kelapa Gading. Akan tetapi, situasi pandemi covid-19 membuat online learning menjadi pilihan terbaik untuk saat ini. Terlebih lagi saya punya bayi, belum bisa ditinggal.


Selama tiga kali pertemuan, kursus bahasa secara online ini menggunakan aplikasi Zoom dan Google Classroom. Andrea sebagai tutor memberikan materi melalui Google Classroom kemudian kami bahas bersama di Zoom.

Awal mengikuti kelas ini lidah saya masih kaku. Mau mengetik jawaban juga hati-hati banget. Namun, Andrea mendukung saya dan peserta kursus untuk terus mencoba menggunakan bahasa Inggris. Benar atau salah, urusan nanti. Eh ternyata dari 5 jawaban, saya salah 3. Hahaha ….

Akan tetapi dari kesalahan tersebut saya menjadi belajar untuk berani mencoba. Belajar bahasa asing kan memang perlu aktif menggunakannya.

Tantangannya, kelas setiap pukul 1-3 siang tersebut merupakan jam rawan anak untuk tidur. Maka, saya belajar sambil menggendong bayi, mendorong stroller, dan menjawab rasa penasaran si sulung yang menolak tidur siang. Huhu … banyak distraksinya.

Pembelajaran akan lebih efektif bila peserta menghidupkan video tetapi tidak semuanya dapat mudah melakukannya. Ada yang terkendala sinyal, work from office, ada pula geng ibu menyusui yang menyimak sambil breastfeeding bayi. *Itu mbak Amma dan saya.

Tips Menulis Blog dalam Bahasa Inggris

Selama ini saya menulis blog belum berani dalam bahasa Inggris. Kalaupun ada, hanya selipan satu dua frasa. Harapan saya bisa menulis full satu artikel supaya menjangkau pembaca yang lebih luas.

Gayung bersambut. Dalam kursus singkat bersama The British Institute cabang Kelapa Gading, saya mendapat tips menulis blog dalam bahasa Inggris yang applicable. Selama kursus pun saya mendapat tugas untuk menulis artikel ringkas.

Tips menulis blog dalam bahasa Inggris yaitu:

1. Tulis profil diri yang menunjukkan kekuatan, bukan kelemahan tetapi jangan terlalu sombong “too proud”. Jujurlah namun jangan memberikan terlalu banyak informasi. Buatlah profil yang menarik.

Contoh:
  • I’m a friendly person.
  • I am generous and fun-loving.
  • I’m a confident, hardworking manager with two years’ experience working in the F&B.


2. Membuat judul yang menarik perhatian dengan memberi kiat atau panduan, menggunakan angka (top list), “how-to”, judul yang singkat dan to-the-point, atau melibatkan emosi.

Contoh:
  • 21 Things You Need to Know About Raising Toddler.
  • No Cell phones – By Law.
  • Why All Guys Cheat, Fresh Insight.
  • How to Gain Thousands Followers in One Day on Instagram.

3. Menulis paragraf pembuka dengan berbagai teknik seperti quotes, berandai-andai (what if, imagine), melemparkan pertanyaan ke pembaca, mengungkapkan masalah dan mengenalkan solusi.

4. Membuat bagian isi yang mengandung opini dan fakta, fokus pada ide utama, menggunakan angka dan bullet points jika perlu, serta dilengkapi visual information yang menarik.

5. Menutup dengan ringkasan isi, memberikan saran/rekomendasi/kritik, dan yang penting bagian penutup berhubungan dengan bagian awal (masih satu ide).



Sebagai latihan, kami belajar membuat ulasan mengenai hotel/hostel dan restoran. Latihan ini mengingatkan saya ketika membuat ulasan di Google Local Guide dan Trip Advisor.

Setiap ulasan dijelaskan good points dan bad points kemudian diakhiri pemberian rating seperti 5 out of 5 untuk excellence service. Contoh kalimat yang dapat digunakan seperti:
  •        The hotel was nice.
  •          The food was really bad.
  •          The service was absolutely terrible.
  •          The room was too expensive.
  •          The menu was large and delicious.

Di sela-sela materi tentang penulisan artikel, Andrea mengingatkan tentang grammar yang seringkali salah. Seperti yang saya singgung di awal, saya pikir ketika menulis “money” menggunakan “are” karena banyak uang. Akan tetapi, dalam bahasa Inggris, money dianggap satu meski ada beberapa lembar uang sehingga yang tepat menggunakan “is”. So, money is not everything.



Kursus bahasa Inggris online dengan TBI kali ini cukup memantik semangat saya kembali berlatih bahasa asing. Saya perlu banyak membaca buku bahasa Inggris supaya kosa kata saya bertambah.

Dengan sistem pembelajaran secara online, siapapun dapat belajar dan dari mana saja. Mohon doanya ibu rumah tangga seperti saya dapat melanjutkan kuliah hingga ke Eropa. Aamiin ….

25 comments on "Les Bahasa Inggris Online di TBI Kelapa Gading"
  1. Apalagi Mpo nih kaku kelu nih lidah ngomong bahasa Inggris. Les bahasa Inggris kaya memijat lembut lidah yang kaku

    ReplyDelete
  2. Luar biasa Ibu Sid ini. Asyikk yg mau ke luar negri uhuhuhu. Keren banget mah, emamg the power of emak emak ya. Belajar sambil gendong. Semoga berkah ilmunya ya. Cuss go to Malaysia yeayyy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk yuk kita ajak para bayi jalan-jalan ke luar negeri kalau udah aman yaa

      aamiin...

      Delete
  3. Rasanya pengen nih belajar bahasa inggris lagi, secara udah beberapa taun lamanya udah mangkrak bahasa inggrisku

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayok Dys, kita ngobrol pake English. Lha biasanya pake boso Jowo.

      Delete
  4. Pengalaman cukup sulit bu, tapi ga mau nyerah juga karena kengen coba untuk punya artikel bahasa inggris

    ReplyDelete
  5. seru banget baca artikelnya. pengen deh bisa ikutan kelas-kelas begini. sukses selalu mba. bahasa inggris ini emang paling ok kalau langsung praktek ya.

    ReplyDelete
  6. oya salam kenal yamba. kalau berkenan follow back biar makin akrab. hehe

    ReplyDelete
  7. Aamiin... Tidak ad kata terlambat untuk kembali belajar Mbak. Ke Eropa sekalipun. Saya mendoakan semoga tercapai ya...

    ReplyDelete
  8. Wah ulasan tentang kecakapan berbahasa inggris nih, menarik sekali, kalau bisa memang kita musti cakap untuk kemampuan bahasa inggris baik itu membaca, menulis, atau berbicara, secara banyak banget sumber pengetahuan yang kebanyakan dibagikan dalam bahasa internasional ini. Btw ini kunjungan pertama saya di blog ini, salam kenal ya kak!:)

    ReplyDelete
  9. Koq asik sih TBI punya kelas online, untuk aku yang ga punya asisten dan ga memungknkan bawa anak kalo belajar rasanya ini solusi yang bagus deh. Bahas inggrisku sudah menguap jauh entah kemana hahaha.

    ReplyDelete
  10. Sistem les Bahasan asing, khususnya bahasa Inggris secara online ini menarik sekali. Kepikiran pengen ikut les Bahasa Inggris, tapi waktunya yang masih blm bisa diajak kompromi dengan jadwal di tempat les Bahasa Inggris. Kalau ada metode les secara online spt yang diselenggarakan oleh TBI ini, sangat membantu, terutama utk ketersediaan jadwal/waktunya.

    ReplyDelete
  11. Wah lumayan nih tipsnya kalau mau membuat blog post dalam bahasa Inggris. Udah lama aku ga bikin english post hehehe. Cuss ah coba ngedraft.

    ReplyDelete
  12. Asik ya mba bisa ikutan belajar bahasa Inggris online bareng TBI, lumayan kalo kita halan-halan ke luar negeri bisa cas cis cus sama bule

    ReplyDelete
  13. seru sekali les bahasa inggris online di TBI Kelapa Gading, sepertinya aku harus membiasakan lagi deh membaca, menulis dan berbicara dalam bahasa Inggris

    ReplyDelete
  14. makin produktif di rumah aja mba, bisa belajar banyak hal tanpa harus pergi ninggalin anak, salah satu hikmah pandemi hehe

    ReplyDelete
  15. Wah iya ya, sekarang bisa online kalau mau kursus bahasa Inggris. Kalau dulu jaman ngantor bahasa Inggris buatku wajib, apalagi saat kami present ke klien.

    ReplyDelete
  16. Seru banget baca artikelnya. Jadi pengen deh bisa ikutan kelas begini apalagi bahasa inggris menarik sekali

    ReplyDelete
  17. Wah keren mba, aku pun pengen belajar english lagi buat ngajarin anak biar ga salah ngajarinnya

    ReplyDelete
  18. wah seru dan praktis yaa sekarang, enak jg nih kalo bisa online gini jd hemat waktu dijalan :)

    btw, follback ya mbak :)

    ReplyDelete
  19. aAmiin ya Allah, mendoakan impiamu aku mba Helen.
    Semangat selalu belajar, akujuga english masih jeblok pengen juga.

    ReplyDelete
  20. Aku jadi kebayang Mbak belajar sambil dorong stroller, terus ngelus dada si sulung gak mau tidur wkwkw. Semangat menuntut ilmu terus Mbak. Keren banget ih terutapa tips nulis blog dalam bahasa Inggris

    ReplyDelete
  21. Mbak, setelah emaknya belajar bahasa inggris, apakah uno tiba-tiba minta susu pakai bahasa inggris juga? Wkwkwkwk.
    Seru banget sih ini. Btw, asik ya kalau TBI adain terus kelas onlinenya. Jadi ga perlu jauh2, tinggal buka laptop di rumah aja belajar sama tutornya.

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-menyurat, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,