Pusing... lihat tingkah polah si
anak laki yang ga bisa diam. Sid itu aktif banget, banyak gerak banyak ngomong.
Ceriwis! Ada aja kelakuannya yang bikin deg-degan. Memanjat, melompat,
guling-guling, macem tes masuk kepolisian aja. Kuriositasnya juga tinggi. Saya was
was melihatnya pegang gunting, jarum, atau berdiri dekat kompor.
Namun di balik keaktifannya, saya
bersyukur melihat tumbuh kembangnya yang sesuai usia. Alhamdulillah tidak ada red flag yang perlu diwaspadai. Instead of mengeluh karena lelah
mengikuti Sid bermain, saya harusnya lebih banyak berterima kasih pada Allah
atas karunia kesehatan yang Allah berikan pada anak tunggal kami.
Sid tumbuh menjadi anak aktif salah
satunya karena stimulasi kontinu yang kami berikan. Udah tahu kan ide
stimulasinya dari mana? Kalau belum, baca ini dulu: