Life of Happy Mom - Indonesian blog about parenting, health, & up and down of life.

Pengalaman Naik LRT Jakarta Kelapa Gading - Manggarai

Saturday, September 19, 2026

Akhirnya rute LRT Jakarta makin jauh sampai ke Manggarai. LRT Jakarta fase 1 B ini menghubungkan Kelapa Gading sampai Manggarai dengan total panjang 12,2 kilometer. Pada 16 September 2026 lalu baru saja diresmikan oleh Presiden RI. Mumpung masih tarif promo, cobain ah....

Cara naik LRT Jakarta
LRT Jakarta kini sampai Manggarai 

LRT Jakarta Fase 1 A Kelapa Gading - Velodrome

Tahun 2018 lalu Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Pembangunan LRT Jakarta pun dikebut supaya mendukung perhelatan tingkat Asia ini. Yang biasa mondar-mandir di sekitar Pulomas - Velodrome terasa banget deh macetnya daerah tersebut karena pembangunan LRT Jakarta fase 1 A.


Qadarullah proyek ini belum rampung ketika Asian Games digelar. Secara resmi LRT Jakarta yang menghubungkan Pegangsaan Dua (kini berganti nama stasiun Kelapa Gading) hingga Velodrome baru beroperasi pada 2019.


Jalur sepanjang 5,8 kilometer ini memiliki 5 stasiun aktif, yaitu:

  • Stasiun Pegangsaan Dua: Lokasi depo dan stasiun awal di kawasan Kelapa Gading.
  • Stasiun Boulevard Utara: Stasiun yang melayani area komersial dan residensial Kelapa Gading.
  • Stasiun Boulevard Selatan: Titik transit strategis di jalan utama Boulevard Kelapa Gading.
  • Stasiun Pulomas: Stasiun yang dekat dengan kawasan Pulomas dan Bella Terra. Koneksi lanjutan ke Pasar Senen, Gambir.
  • Stasiun Equestrian: Berada di dekat gelanggang pacuan kuda Jakarta International Equestrian Park.
  • Stasiun Velodrome: Dekat pusat olahraga Velodrom, GOR Rawamangun, dan merupakan stasiun ujung yang terintegrasi dengan halte Transjakarta di kawasan Rawamangun.
LRT Jakarta dengan rute ini jujur nanggung, pendek banget. Buat saya yang tinggal di tengah rute ini jarang banget menggunakan moda transportasi LRT. Ada pilihan transportasi lain seperti Jaklingko, bus Transjakarta, atau ojek yang harganya masih terjangkau.

Beberapa kali coba naik LRT, penumpangnya bisa dihitung jari. Sekali berangkat hanya dua gerbong. Namun, kondisi ini sepertinya akan berubah karena fase 1B mulai beroperasi.

LRT Jakarta Fase 1 B Kelapa Gading - Manggarai


Setiap pembangunan butuh pengorbanan. Ketika pembangunan jalur baru LRT hingga ke Manggarai ini masya Allah harus bersabaaaar. Ruas jalan Pemuda, Pramuka, Proklamasi, hingga Manggarai makin sempit. Di jam berangkat kerja saya pernah terjebak macet hingga 2 jam untuk mencapai Sudirman.

Ada pula hal menarik karena jalur LRT ini bisa dibilang jalur langit. LRT akan melintas di atas jalan tol Ir. Wiyoto Wiyono yang letaknya pun sudah di jalan layang. Ditambah lagi di area Manggarai jalur dan stasiun LRT Manggarai dibangun melayang di atas jalur kereta api double track eksisting yang sudah ada di bawahnya.

Huwaaa.... tinggi tinggi sekali! Bagaimana menyatukan jalur dari arah Pemuda dengan jalur dari arah Pramuka? Bagaimana membangun jalur rel di atas rel? Buatku yang awam, pembangunan setahap demi setahap ini begitu menarik dilihat setiap kali melintasi daerah tersebut.

Rute LRT Jakarta terbaru
Melayang di atas rel kereta double track

Infonya, ketinggian jalur layang LRT Jakarta di kawasan Manggarai mencapai 28 hingga 36 meter, dengan titik tertingginya berada di angka 36 meter. Itu setara apartemen setinggi 12 lantai atau bagai 3 unit bus transjakarta gandeng yang dijejerkan ke atas. Allahuakbar!

Lima stasiun baru LRT Jakarta yang akan beroperasi yaitu:
  • Stasiun Rawamangun: dekat Sunan Giri
  • Stasiun Pramuka 
  • Stasiun Matraman: dekat stasiun KRL Matraman
  • Stasiun Proklamasi
  • Stasiun Manggarai: dekat stasiun KRL Manggarai dan halte Transjakarta Manggarai. 

By the way, rencana awal LRT Jakarta fase 1B ini akan diresmikan 26 Agustus 2026 lalu. Panggungnya sudah ada eh yang meresmikan malah pergi ke tempat lain. Hal ini membuat heboh warga seputar Kelapa Gading yang sudah menanti beroperasinya LRT Jakarta.

Alhamdulillah 16 September 2026 acara peresmian dilakukan dan tanpa menunggu lama esoknya saya dengan anak-anak mencoba LRT Jakarta jalur baru. Here we go!

Kini Kelapa Gading ke Manggarai Semakin Dekat


Menjelang pukul 10 pagi saya dan anak-anak sudah sampai di stasiun Pulomas. Stasiun nampak sepi, hanya ada 1-2 penumpang yang menunggu kereta. Kami duduk di dekat mesin tap kartu menanti Titis yang mau ikut eksplorasi hari itu.

Kami berada di sisi arah rute menuju Kelapa Gading. Di sana tidak ada keterangan jadwal kereta arah Manggarai sehingga perlu bertanya ke petugas.

Setelah tap-in kartu e-money, kami masuk dan menaiki eskalator untuk menyeberang ke sisi satunya. Sesampainya di seberang, kami menuruni tangga karena eskalator hanya tersedia satu arah (ke atas). Hmm, kalau lift ada di mana ya? Saya tidak sempat mencari karena sebentar lagi kereta akan datang.

Baca buku di LRT
Di stasiun Pulomas tersedia pojok baca

Sambil menunggu kereta, saya sempat melihat koleksi buku di pojok baca LRT. Wah menarik, ya, ada novel hingga board book anak. Setahu saya buku ini boleh dibaca sembari naik kereta kemudian diletakkan di rak stasiun tujuan, tidak untuk dibawa pulang.

Tak lama, dua rangkaian gerbong LRT Jakarta pun datang. Seluruh kursi sudah terisi, sebagian besar merupakan penumpang cilik alias rombongan anak TK yang mengikuti edutrip.

Nampak pula kameramen sebuah stasiun TV yang menyorot para penumpang dan situasi di dalam LRT. Wah, masuk tipi nih!

Selama perjalanan saya beberapa kali berdiri untuk melihat pemandangan ke luar jendela. Masya Allah begini ya POV dari dalam LRT Jakarta yang tinggi... tinggi... sekali! Mobil-mobil di jalan tol nampak seperti hot wheels, LRT Jabodebek yang melintas di kejauhan nampak begitu imut dan samar (eh ini sih karena langit sedang diliputi asap, huhu).

Laju kereta melambat ketika mendekat stasiun Manggarai. Jalurnya menikung dan naik. Bismillah...semoga lancar dan kuat yaa LRT. Khawatir juga dengan jalur seperti ini.

Alhamdulillah sampai juga kami di stasiun LRT Manggarai. Perjalanan begitu lancar bebas macet dan Pulomas - Manggarai ditempuh hanya 18 menit! Wow cepat banget

Kami pun segera turun melalui eskalator. Total ada 3 eskalator hingga sampai ke mesin tap-out. Anak-anak menghitung setiap naik eskalator butuh waktu 15 detik.

Saat tap-out saya melihat saldo berkurang 8 rupiah. Lho, ini beneran cuma 8? Saya pikir tarif 8 rupiah itu dari stasiun baru sementara tarif normal 5.000 rupiah jika naik dari stasiun lama. 

By the way, selama masa awal ini dari 5 stasiun baru 2 yang beroperasi yaitu Rawamangun dan Manggarai. Stasiun lainnya masih on progress, ya. Jadi durasi 18 menit itu karena hanya berhenti di dua stasiun. Kalau sudah komplet waktunya akan lebih lama.

Setelah tap-out, kami turun satu lantai lagi hingga bisa kembali menginjak bumi. Alhamdulillah... 

FYI, promo 8 rupiah LRT Jakarta hanya berlaku sampai 23 September 2026. Selanjutnya berlaku tarif sementara 5.000 rupiah.

Pembayaran LRT Jakarta bisa menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) dan QRIS Tap.

Peta rute integrasi LRT Jakarta (kiri); suasana stasiun LRT Manggarai (kanan)

Kami bersyukur banget jalur LRT Jakarta kini sampai ke Manggarai. Mau lanjut naik KRL atau ke arah Sudirman pun semakin dekat dan cepat. Semoga pembangunan fase berikutnya yaitu Manggarai - Dukuh Atas berjalan lancar. Transportasi umum di Jakarta makin terintegrasi dan mudah dijangkau, makin betah deh eksplorasi kota ini.
Post Comment
Post a Comment

Hai!
Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Bagaimana komentarmu? Silakan tulis di kolom komentar, bisa pakai Name/URL. Kalau tidak punya blog, cukup tulis nama.

Ku tunggu kedatanganmu kembali.

Jika ada yang kurang jelas atau mau bekerja sama, silakan kirim e-mail ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature

Auto Post  Signature
Stay happy and healthy,