Lancar Menyusui Sambil Berpuasa, Bisa Dong!

Friday, July 1, 2016



Sebagai ibu yang memberikan ASI eksklusif saya sempat khawatir mengenai kecukupan ASI saat bulan puasa. Konsumsi makan dan minum hanya 2x apakah cukup untuk menghasilkan ASI sesuai kebutuhan bayi. Seperti tahun lalu ketika Sid berusia 3 bulan. Di satu sisi ragu dengan kelancaran ASI, di sisi lain tetap ingin menjalankan perintah agama. 

Ajaran Islam memberikan privilege bagi ibu hamil dan menyusui untuk berpuasa. Bila membahayakan kesehatan ibu dan/atau anak, sebaiknya tidak berpuasa. Sebagai pengganti bisa dilakukan di lain hari.

Tahun lalu saya mencoba berpuasa namun hanya bisa beberapa hari. Alhamdulillah stok ASI lancar, baik saat disusui langsung maupun saat dipompa. Ternyata ada kendala lain. Saya cepat merasa lapar apalagi setiap selesai menyusui. Badan menjadi lemas dan aktvitias pun terganggu. Dari sebulan Ramadan lebih banyak bolongnya daripada berpuasa. Kecewa? Iya. Maka tahun ini saya bertekad untuk lebih baik. 

Ibu menyusui pun bisa berpuasa asalkan tahu kiat-kiatnya. Berikut ini tips supaya bisa lancar menyusui sambil berpuasa:


1. Pahami kondisi tubuh

Cek kondisi kesehatan sebelum berpuasa. Bila memang tidak memungkinkan, sebaiknya jangan dipaksakan berpuasa. Konsultasi dengan dokter, bila perlu.

2. ASIP di siang hari

Lapar setelah menyusui dapat disiasati dengan pemberian ASIP alias ASI Perah saat ibu berpuasa. Pagi hingga sore bisa dikombinasi antara menyusui langsung dengan pemberian ASIP. Pumping tetap dilakukan namun dimaksimalkan saat malam hari.

3. Makan 3x sehari

Meski berpuasa, makan tetap 3x yaitu sahur, buka, dan sebelum tidur. Perhatikan pula asupan nutrisi yang tepat dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein, dan 20% lemak. 
Hindari dehidrasi dengan minum air sesuai kebutuhan (source: amazonaws.com)

4. Banyak minum air mineral

Kebutuhan air minum tiap orang bergantung berat badannya yaitu 30 cc untuk tiap kilogram per hari. Ibu menyusui membutuhkan lebih dari jumlah normal tersebut guna memproduksi ASI.

5. Istirahat berpuasa

Ibu harus memahami sinyal tubuhnya bila ada kendala berpuasa. Ada kalanya ibu butuh tidak berpuasa selama satu atau dua hari. Biasanya pada awal Ramadan tubuh masih menyesuaikan dengan keadaan puasa. Kalau saya melatih diri dengan puasa bertahap. Hari pertama sampai siang, kalau lancar maka berlanjut hari kedua sampai Maghrib. Seperti anak TK ya? Iya tapi ini berhasil lho.

6. Konsumsi suplemen tambahan

Saya mengonsumsi Vermint saat sahur dan buka untuk menjaga stamina. Aktivitas sehari-hari tetap lancar meski berpuasa sambil menyusui.

Obat herbal ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Dengan mengonsumsi Vermint setelah operasi Caesar juga dapat mempercepat pengeringan luka. Ekstrak Lumbricus Rubellus yang terkandung didalamnya memiliki kadar protein lebih tinggi dari daging maupun ikan. 
Vermint aman dikonsumsi secara rutin oleh dewasa dan anak-anak

FYI, Vermint ini aman juga untuk anak-anak. Adik saya yang biasanya hanya tidur selama puasa menjadi lebih bersemangat beraktivitas setelah mengonsumsi Vermint. Kalau begini kan jadi ada yang dititipin anak :D

7. Be happy
Last but not least, don’t forget to be happy. Menjadi ibu dengan berbagai tanggung jawab memang rawan timbul stress. Rileks dan banyak bersyukur bisa membuat bahagia. Dengan bahagia, produksi hormon oxytocin melimpah dan berpengaruh pada volume ASI.

Dengan tujuh cara di atas insyaAllah menyusui selama berpuasa bukan lagi halangan. Mengurus anak yang aktif, nge-blog, belanja untuk lebaran, dan aktivitas lainnya bisa saya lakukan sambil berpuasa.

Punya tips lain? Atau mau berbagi cerita seputar Ramadan? Silakan tulis di kolom komentar ya. 

Referensi:
https://id.theasianparent.com/puasa-ibu-menyusui/. Diakses tanggal 1 Juli 2016
http://family.fimela.com/seputar-kehamilan/ibu-menyusui/jika-ibu-menyusui-berpuasa-akankah-berdampak-pada-asi-1307110-page1.html. Diakses tanggal 1 Juli 2016

10 comments on "Lancar Menyusui Sambil Berpuasa, Bisa Dong!"
  1. Alhamdulillah aku jg puasa dan bisa menyusui tp aku makin kuruuus niy hiks...
    www.beautydiarykania.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haduh padahal udah langsing begitu. Semoga sehat2 ya

      Delete
  2. ternyata vermint bisa juga untuk ibu menyusui ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya aman untuk ibu hamil dan menyusui

      Delete
  3. Senang dengar ada ibu yang tetap puasa meskipun sambil menyusui.
    Sebetulnya prioritas dari ASI itu adalah memberikan kandungan nutrisi susunya, bukan kuantitas volume ASI-nya. Jadi kalau ASI-nya banyak, tapi komposisi kandungan gizinya nggak cukup buat bayi, ya percuma juga. Dan salah satu penyebab kandungan gizi ASI itu kurang pada bayi adalah karena ibunya jarang makan dengan komposisi nutrisi yang cukup. Salah satu alasannya, makanan sahur yang kurang bergizi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ibu perlu memperhatikan menu makanan bergizi saat sahur dan buka supaya ASI-nya penuh nutrisi juga ya. Terima kasih infonya.

      Delete
  4. Vermint itu bukannya utk thypus ya Mbak?

    Alhamdulillah udah 2thn ini saya puasa sambil menyusui. Be happy itu emang kunci banget deh utk ngeASI ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selain buat thypus juga bisa menjaga stamina. Iya, ibu menyusui harus happy dan enjoy supaya ASI lancar.

      Delete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung.
Leave a COMMENT,
Hit the SHARE button,
dan sering-sering mampir ke sini ya...

Kalau mau surat-suratan, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature