Jelajah Kota Tua Jakarta Wisata Sambil Belajar Sejarah

Wednesday, July 20, 2016
Jelajar Kota Tua Jakarta Bersama Batavia Young Philanthropist

Tepat hari Minggu sebelum memasuki bulan Ramadhan saya dan Sid menaiki kereta menuju kawasan Kota Tua Jakarta. Sudah sekian tahun saya tidak berkunjung ke sana. Begitu menginjakkan kaki di Stasiun Jakarta Kota, situasinya ramai namun teratur. Pintu keluar ada di sisi kiri dan kanan. Pintu masuk hanya dari tengah.

Dari stasiun kami menyeberang ke kawasan Kota Tua. Jejeran pedagang menyambut dengan aneka jualan. Mulai dari makanan, aksesoris, sampai jasa ramal. Yang unik ada beberapa orang bergaya patung dengan kostum tertentu. Ada tentara juga noni belanda yang siap berfoto dengan biaya seikhlasnya.
Kami meninggalkan keramaian dan masuk ke salah satu kafe bergaya vintage. Historia, nama yang tertulis di jendelanya. Tampak luar memang gelap namun di dalamnya terang dan sudah dipenuhi anak-anak Panti Asuhan Al Qi Bogor. Inilah alasan utama saya ke Kota Tua. Hari ini saya bergabung dengan Batavia Young Philanthropist (BYP) untuk jelajah kota tua bersama Al Qi.
Historia Food & Bar, Jakarta
BYP terdiri dari sekumpulan orang yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya yang rutin berbagi kebahagiaan dengan yg membutuhkan. Mereka pernah membagikan bingkisan ke pasukan kuning juga panti wreda. BYP merupakan bagian dari Filantropi Nusantara. Selain di Jakarta, komunitas serupa ada di Makassar, Malang, dan kota-kota lainnya. Info lengkapnya ada di instagram @filantropinusantara.

Kali ini BYP mengundang anak-anak Al Qi untuk wisata sambil belajar ke musium-musium. Mereka dibagi menjadi 10 kelompok dengan 2-3 kakak pendamping. Tugas mereka adalah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya bisa ditemukan dalam musium. Ada 2 musium yang akan dikunjungi yaitu Musium Wayang dan Musium Fatahillah. Kelompok dengan jawaban paling tepat akan mendapat hadiah. Menarik, bukan. Wisata ke musium menjadi lebih seru!
Hore, ketemu jawabannya! - para peserta di Musium Wayang
Saya dan Sid pun ikut menjelajah ke musium. Kami bergabung dengan kelompok happy. Tidak ada tugas untuk kelompok ini karena anggotanya masih TK-SD. Kami sibuk berfoto saja sambil sesekali menjelaskan isi musium ke adik-adik Al Qi. Sid tentu senang bermain dengan banyak kawan baru. Apalagi ada satu anak yang gemes dengannya. Alhamdulillah ia tidak rewel berada di lingkungan baru.

Kelompok Happy bergaya di Musium Wayang
Setelah santap siang, acara dilanjutkan dengan games yang seru. BYP dan Al Qi membaur dalam suka cita. Senang rasanya melihat adik-adik ini bisa menikmati jelajah kota tua. Ini pertama kalinya mereka ke sini.  Acara pun ditutup dengan harapan semoga acara BYP ini bermanfaat dan bisa kembali bekerja sama dengan Al Qi di event berikutnya.

Games mengasah konsentrasi
Kota Tua Jakarta dan semua musiumnya sudah pernah saya kunjungi. Terlebih lagi Musium Fatahillah yang sering menjadi tempat syuting. Namun kunjungan kali ini menyisakan kesan berbeda. Kesan yang positif dan bermakna bisa bergabung dalam acara istimewa ini. Selain itu berwisata ke tempat bersejarah menjadi semakin mengasyikkan dengan adanya kuis. Pengunjung tidak hanya ber-selfie ria tanpa membaca keterangan yang ada namun juga bisa menambah pengetahuan.

Kota Tua Jakarta bisa menjadi destinasi wisata yang mendidik. Selain tempat ini, adakah tempat wisata sambil belajar lainnya? Punya cerita unik saat berkunjung ke Kota Tua Jakarta? Share di kolom komentar ya :)
 
Nyok kite nonton ondel-ondel


16 comments on "Jelajah Kota Tua Jakarta Wisata Sambil Belajar Sejarah"
  1. Katany belom ke jkt klo blom mampir ke kota tua ya mba.. sy malah lbh suka main ke kota tua drpd ke monas..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iconic banget ya. Sekarang monas juga rame setelah ada Pokemon Go

      Delete
  2. seru banget yaa mba Helen. Aku juga pernah ke sana bawa anak2 dan mereka senenggg banget..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dari anak-anak sampai dewasa suka main di Kota Tua

      Delete
  3. Maxy dan Dema blm pernah kuajakin ke Kota Tua :(
    Btw itu cara gabung komunitasnya bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Japri aku aja mba kalo mau ikut jadi volunteer BYP. Mungkin bulan depan ada event lain.

      Delete
  4. seru bisa jalan2 bawa anak-anak, jadi mereka gak cuma seneng aja tapi bisa belajar sejarah ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, apalagi buat yang udah sekolah jadi lebih seru

      Delete
  5. saya pernah ajak anak-anak ke Kota Tua, mereka senengg

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kota Tua memang menarik buat segala usia

      Delete
  6. seru jalan-jalan ke kota tua, bisa belajar sambil bermain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dong tempat liburan murah meriah

      Delete
  7. Padahal libur kemarin sudah sampai ke museum kota.. Tapi padatnya.. Ampun dech..

    Terakhir masuk ke kota itu pas kelas sd..puluhan tahun lalu...hiks.. Jadi kangen pengen masuk ke dalam museumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau weekend udah kayak cendol. Rameeee

      Delete
  8. Asikkk kalau di situ kota tua . kalau di semarang ada kota lama
    OBAT BATUK PILEK ANAK

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga mendapat manfaat dari artikel di atas.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai akun G+, Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-suratan, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature