Life of Happy Mom - Personal blog about parenting, health, and upside down of life.

3 Kebutuhan Ibu Hamil Masa Kini

Wednesday, December 6, 2017
Kebutuhan Ibu Hamil - Masa kehamilan itu sejuta rasanya. Mood bisa mendadak berubah, dari senang lalu nangis. Dari bersemangat mengerjakan sesuatu kemudian super lelah dan hanya bisa rebahan di kasur. Lebih baper, lebih moody.

Tidak semua bumil seperti itu sih. Ada juga yang selama hamil biasa saja. Mau makan apa aja bisa. Ga pakai edisi mual-mual terhadap makanan atau bau tertentu. Enaknya yang seperti ini.

Masa kehamilan membuat kehidupan ibu menjadi berbeda. Ada perubahan-perubahan dalam diri bumil yang membuat kebutuhan bumil berubah selama mengandung.

aplikasi teman bumil untuk ibu hamil
Kebutuhan ibu hamil yaitu informasi akurat, nutrisi, dan dukungan
Kebutuhan ibu mengandung masa sekarang berbeda lho dengan masa dahulu. Sekarang kan udah makin modern. Jika dahulu wanita lebih banyak berdiam di rumah, wanita sekarang makin aktif dengan berbagai kegiatan. Untuk itu saya merangkum 3 kebutuhan ibu hamil masa kini, sebagai berikut:

1. Informasi akurat seputar kehamilan

Pengalaman saya mengandung SID termasuk yang ga rewel, kecuali eneg dengan bau tertentu seperti deterjen. Setiap saya mencuci baju harus tutup hidung supaya ga eneg dengan bau deterjen. Untunglah saat itu saya mencuci dengan mesin cuci sehingga hanya sebentar bersentuhan dengan deterjen.

Ga nyaman dengan bau deterjen membuat saya heran. Wong biasanya baik-baik saja, mengapa saat hamil menjadi begini? Apakah ini normal bagi ibu hamil? Ya maklum namanya kehamilan pertama masih minim informasi.

kebutuhan ibu hamil
Fakta kehamilan yang ibu hamil perlu tahu
Selama kehamilan saya mendapat banyak informasi dan petuah, ibu hamil ga boleh begini, ga boleh begitu. Apalagi di zaman modern, banjir informasi datang dari browsing di dunia maya. Tidak semua yang tertulis di internet itu akurat, lho. Saya biasa melihat sumbernya, terpercaya atau tidak. Kemudian crosscheck dengan mencari data pembanding. Untuk itu bumil harus pintar-pintar memilah informasi yang akurat seputar kehamilan. Kalau masih ragu, konsultasi langsung ke dokter spesialis kandungan.

Informasi juga saya dapatkan dari sesama ibu hamil atau kawan yang pernah hamil. Rasanya nyambung gitu ngobrol dengan sesama ibu hamil. Bisa saling berbagi hal menakjubkan ataupun keluh kesah selama kehamilan. Kan sama-sama merasakan payahnya mengandung selama 9 bulan. Hal ini ternyata sama dengan artis Sandra Dewi yang menyatakan, “Orang hamil suka bertemu dengan orang hamil karena bisa saling memahami, saling share.”. Kini Sandra Dewi yang sedang mengandung anak pertamanya bahagia berbarengan hamil dengan sahabatnya.

Ibu hamil berisiko mengalami diabetes gestasional (pic: bestdentistnews)


2. Asupan nutrisi dengan gizi seimbang

Kebutuhan ibu hamil berbeda dengan saat ia tidak hamil. Ini karena bumil makan untuk dirinya dan janin. Maka bumil ga cuma asal makan supaya kenyang. Perhatikan nutrisi dari yang dikonsumsi.

Kebutuhan nutrisi ibu hamil meningkat, antara lain asam folat, kalsium, dan zat besi. Asam folat berfungsi mencegah kelainan otak dan sistem saraf pusat bayi. Selama hamil, ibu perlu asam folat 600 mcg/hari. Sedangkan kalsium sebanyak 1500-2000 mcg/hari untuk menurunkan risiko hipertensi dalam kehamilan maupun mencegah pre-eklampsia.

Kenaikan berat badan rata-rata bumil yaitu 12-15kg. 38% kenaikan ini merupakan berat janin. Apabila saat USG, kenaikan BB ibu tinggi namun perkiraan BB janin rendah, perlu diperiksa lebih lanjut.

Jika selama kehamilan BB ibu naik terlalu banyak maka dikhawatirkan akan berdampak pada tekanan darah. Selain itu bumil yang mengalami obesitas, rawan mengidap diabetes gestasional (diabetes sementara). Bila di suatu kehamilan ia memiliki diabetes gestasional, pada kehamilan berikutnya ibu berisiko tinggi mengalaminya kembali. Meskipun setelah melahirkan kadar gula darahnya kembali normal, di kemudian hari ibu tersebut rawan mengalami diabetes tipe 2. Pun anak yang dilahirkan berisiko mengidap diabetes tipe 2 saat dewasa.

aplikasi temanbumil untuk ibu hamil
Kurangi makanan yang manis-manis selama kehamilan

3. Dukungan selama kehamilan

Survey guesehat.com pada 400 ibu hamil dan ibu yang pernah hamil menyebutkan 99% ibu hamil mengakui dukungan selama masa kehamilan membantu proses kehamilan. Dukungan paling utama yang dibutuhkan bumil yaitu dari suami. Yaiya dong, bikin bareng, hamil bareng. Suka duka kehamilan itu ga cuma dirasakan oleh istri tetapi suami juga turut memahami dan membantu selama proses kehamilan. Alhamdulillah selama kehamilan SID, suami sangat mendukung. Kalau saya pegal, dia mau pijitin. Saat saya ngidam makanan tertentu, ia belikan. Ketika saya ingin snorkeling, ia relakan kepergian saya naik perahu. Laff… laff… Ayah SID.

Dukungan kedua yang bumil butuhkan yaitu dari orang tua. Saya bersyukur kehamilan pertama saat tinggal di rumah orang tua. Pengetahuan saya tentang kehamilan sangat minim. Jadi, saya dapat banyak informasi dan dukungan dari ibu, terutama ketika periksa rutin ke dokter.

Dukungan selanjutnya dari pihak lain, seperti keluarga besar, tetangga, rekan kerja, dan sahabat. Penting lho mengabarkan kehamilan pada orang lain. Bukan bermaksud mencari perhatian atau pamer tetapi supaya mereka paham akan perubahan kondisi tubuh sang ibu.

Aplikasi Teman Bumil dari GueSehat.com yang mengerti kebutuhan ibu hamil


Teman Bumil untuk Memenuhi Kebutuhan Ibu Hamil Masa Kini

Ada lagi satu dukungan untuk ibu hamil masa kini yang penting guna melancarkan proses kehamilan yaitu dukungan dari Teman Bumil. Teman Bumil akan menemani hari demi hari ibu hamil di masa kehamilan. Ia memberitahu seberapa besar calon buah hati di rahim. Ia mengingatkan bumil untuk kontrol ke dokter, cek di laboratorium, minum vitamin, dan hal-hal penting lainnya. Ia meyakinkan bumil tak perlu percaya pada mitos seputar kehamilan. Ia begitu perhatian pada bumil karena ia adalah aplikasi Teman Bumil.

Teman Bumil merupakan aplikasi terbaru dari GueSehat.com yang baru saja diluncurkan pada 29 November 2017 di Hotel Grand Hyatt Jakarta. Meski tidak sedang hamil, saya antusias mengulik Teman Bumil. Ini aplikasi dari Indonesia yang isinya sesuai kebutuhan ibu hamil di Indonesia.

Robyn Soetikno, co-founder Teman Bumil, mengatakan telah ada berbagai aplikasi di ponsel untuk ibu hamil tetapi kebanyakan berasal dari luar negeri dengan bahasa dan konteks negara tersebut. Oleh karena itu Teman Bumil diciptakan dengan konteks yang sesuai dengan Indonesia.

Memang benar pernyataan Mbak Robyn. Saya menggunakan aplikasi dari Inggris ketika saya hamil. Ada mitos-fakta seputar kehamilan di aplikasi tersebut tetapi tidak relevan. Kadang saya tidak nyambung dengan sebagian isinya karena berbeda konteks. Andai Teman Bumil ada ketika saya mengandung.

Launching aplikasi Teman Bumil di Ballroom Grand Hyatt Hotel, Jakarta
Teman Bumil dapat diunduh gratis di Play Store maupun App Store. Bumil atau Pakmil bisa langsung membuat akun dengan sign up menggunakan e-mail, akun Google, atau Facebook. Isi data diri dengan tepat kemudian tambahkan data anak, antara lain: nama anak (tulis anak ke-x, ide nama anak, atau terserah aja tapi yang baik ya karena nama adalah doa), hari pertama haid terakhir (HPHT), pilih jenis kelamin, dan pilih apakah janin kembar atau tidak karena berpengaruh pada menu-menu lainnya.

Fitur-fitur Teman Bumil, yaitu:

1. Janin 360
Perkembangan janin tampil dalam ilustrasi yang bisa dilihat dalam 360 derajat. Ilustrasi keren ini bisa diputar untuk melihat bentuk janin dari berbagai sisi seperti hasil USG 4D. Tampak begitu nyata!

2. Informasi perkembangan janin dan ibu hamil.
Informasi perkembangan janin dianalogikan dengan ukuran benda-benda tertentu, misal janin usia 13 minggu sebesar singkong goreng dengan panjang 11-13 cm dan berat 110-140 gr. Ada pula analogi bakso, jeruk nipis, pempek kapal selam, sampai durian. Lucu ya analoginya, Indonesia banget.
Selain janin, Teman Bumil juga memberi informasi perubahan yang terjadi pada diri ibu, seperti mudah lupa atau lebih ceroboh, sesuai usia kehamilan.

3. Checklist
Banyak aturan dan hal yang harus dilakukan ibu hamil. Ini demi menjaga kesehatan bumil dan calon bayi. Supaya selalu ingat, Teman Bumil memiliki fitur checklist yang berisi hal-hal seputar kesehatan, pekerjaan, konsultasi dengan dokter, fitness, menambah ilmu yang perlu dilakukan ibu hamil, hingga peringatan  kondisi tertentu yang berbahaya bagi bumil. Panjang banget checklist-nya namun sangat membantu ibu hamil untuk memastikan tidak ada yang terlewat.

4. Agenda
Ibu hamil kadang lebih pelupa. Untuk itu fitur agenda penting membantu bumil mengingat jadwal periksa ke dokter kandungan, tes darah, kelas senam hamil, dll. Fitur ini terkoneksi ke Google Calendar sehingga nantinya ada notifikasi yang muncul saat jadwal tiba.

Konten Teman Bumil yang sesuai konteks di Indonesia (pic: website temanbumil)
5. Album
Momen minggu demi minggu kehamilan perlu diabadikan karena tiap kehamilan begitu istimewa. Bumil dapat menyimpan foto USG ataupun foto selama kehamilan di fitur album. Nantinya foto-foto ini menjadi kenangan indah untuk si kecil. Menariknya, bumil dapat membuat beberapa album untuk menyimpan foto. Jadi bisa dibedakan album foto kehamilan pertama, kedua, ketiga, dst.

6. Tips
Tips ini berupa ajakan pada bumil untuk melakukan hal tertentu. Misalnya pada kehamilan 18 minggu ada tips foto kehamilan, babymoon, dan cek USG. Tips ini dapat dibagikan melalui e-mail, media sosial, ataupun chat messenger.

7. Artikel
Mengapa menjadi pelupa saat mengandung? Rupanya ada istilah pregnancy brain atau kondisi melemahnya memori jangka pendek dan kemampuan berkonsentrasi selama masa kehamilan. Informasi ini saya baca dari artikel di aplikasi Teman Bumil. Penjelasan selengkapnya, unduh Teman Bumil, ya.

Fitur artikel berisi info seputar kesehatan, kecantikan, gaya hidup, kebugaran, dan hal-hal menarik untuk ibu hamil. Semua artikel bisa dibagi melalui e-mail, media sosial, ataupun chat messenger. Jadi kalau menemukan satu artikel menarik supaya suami ikut baca, langsung tekan tombol share.

Selain itu pengguna dapat menyukai suatu artikel dengan menekan simbol jempol di bagian bawah artikel. Bila ukuran huruf terlalu kecil, bisa diubah besar kecilnya. Makin nyaman membaca, nih.

Artikel di sini terpercaya karena jelas mana yang mitos, mana yang fakta. Artikel tersebut bersumber dari GueSehat.com, What to expect, dan sumber kesehatan terpercaya lainnya.

Berbagai fitur aplikasi Teman Bumil (pic: website temanbumil)
“Ibu hamil biasanya cemas karena kehamilan itu sejuta rasa. Dengan aplikasi Teman Bumil jadi lebih tenang. Infonya terpercaya. Teknologi ini adalah teman buat millennial mom.”, ujar Psikolog Ajeng Raviando, Psi., dalam launching Teman Bumil.

Sandra Dewi yang sedang menunggu HPL telah mencoba Teman Bumil. Menurutnya, ia butuh info perkembangan janin, tips ibu hamil, dsb selama kehamilan. Semuanya dapat dilihat di aplikasi Teman Bumil.

dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, yang turut hadir sore itu menuturkan kehamilan bukan hanya urusan ibu. Para calon ayah juga penting mengetahui fakta seputar kehamilan supaya dapat menenangkan istrinya. Maka, Teman Bumil juga cocok untuk para calon ayah.

Mendengar penjelasan dokter yang akrab dipanggil dr. Dara tersebut membuat saya menebak apa itu maksud di balik logo Teman Bumil yang bergambar dua orang dengan perut besar, yang satu rambut panjang dikuncir sedangkan satu lagi tampak gundul. Apa itu simbol bumil dan pakmil? Hehehe.

Overall, saya suka dengan aplikasi Teman Bumil. Fitur-fiturnya sesuai dengan kebutuhan bumil Indonesia masa kini. Pilihan artikelnya banyak dan menjawab permasalahan selama kehamilan. Fitur yang wow itu Janin 360 dengan ilustrasi janin dari segala sisi. Selain itu, Teman Bumil dapat menambah data anak sampai anak kedua, ketiga, dst. Saya belum tes sampai seberapa banyak data anak yang bisa ditampung. Sayangnya pembaruan aplikasi membuat data anak tidak bisa diubah maka perlu teliti saat mengisi data.

Oh ya, kabarnya tim Teman Bumil sedang mengembangkan fitur baru yaitu Grafik Mum&Janin, Resep Masakan Sehat, dan Nama Bayi. Nantinya juga akan ada aplikasi lanjutan untuk ibu setelah melahirkan. Kita tunggu saja ya kabar selanjutnya di instagram @GueSehat.

19 comments on "3 Kebutuhan Ibu Hamil Masa Kini"
  1. mau install ah pas banget dengan kondisiku banyak info2 lagi y mb meski ini hamil kedua tetap aja masih butuh info penting :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tiap kehamilan beda rasanya sih ya jadi tetap harus keep up-to-date dengan info seputar kehamilan.

      Delete
  2. waa coba jaman aku hamil 3 anak udah ada aplikasi ini ya, pasti ngebantu banget..

    ReplyDelete
  3. duuh enaknya kalau ada aplikasi ini. Aku dulu waktu hamil pertama, semua buku lengkap. lalu ada yang pinjam ga balikin. Akhirnya hamil kedua sama ketiga cuma modal mengingat-ingat saja. Mau beli buku lagi kok males hihihi...coba kalau sudah ada aplikasi ini, makin gampang cari info...

    ReplyDelete
  4. Mau aku tunjukin ke sudaraku yang lagi hamil nih. Pas banget kan karena butuh aplikasi yang tepat sata hamil mba :)

    ReplyDelete
  5. Nggak perlu khawatir ya bumil zaman now, selalu ada dukungan dari smartphonenya sendiri.Teman Bumil cocok ni...

    ReplyDelete
  6. Aplikasi begini nih yg dibutuhin bumil mb.. ��. Btw sy fokus sm donat bentuk hurufnya, kayanha enak. Wkwk

    ReplyDelete
  7. hiks...foto-foto usg bayi saya yang ketiga ga tau lenyap ke mana mbak. kalau pakai app ini bisa tersimpan ya...

    ReplyDelete
  8. Kemarin saat anak sakit saya pakai GueSehat app untuk cobaa liat gejala dan diagnosis hasilnya alhamdulillah bantu banget. Sekarang ada lagi app TemanBumil ya? Tertarik nih. Penasaran jadinya...

    ReplyDelete
  9. Bumil zaman sekarang terbantu banget dengan Teman Bumil nih. Fitur Janin 360-nya keren!

    ReplyDelete
  10. Aku juga datang acara ini mba, ga ketemu yaaahh kita.. tapi memang bumil harus punya teman seperti aplikasi Teman Bumil ini mba, biar ga parnoan

    ReplyDelete
  11. aku belum instal, duh kontennya lengkap banget ya Mba :-D

    ReplyDelete
  12. Jaman sekarang mah makin canggih ya, adanya Aplikasi ini makin mempermudah dan membantu BuMil, waktu aku dulu masih kudet xixiixx

    ReplyDelete
  13. Iya kalau sesama ibu hamil ngobrol apalagi usia kandungannya samaan enak aja gtu. Dulu zamanku gak pakai aplikasi tapi lbh ke milis ma forum kesehatan bumil hehe

    ReplyDelete
  14. aku pas hamil, naiknya cuma 4-6 kg doang
    waktu hamil, barengan sama temen2 kantor, jadi sekantor ada 4 orang yang hamil... seru ajah dan asyikkk..hehe
    tapi sayangnya aku blm kenal aplikasi2 buat ibu hamil semacam teman bumil

    ReplyDelete
  15. Wah, membantu banget nih aplikasinya buat para bumil. Coba udah ada sejak 7 tahun lalu waktu saya hamil, hehehe..

    ReplyDelete
  16. waduh ada teman baru nih buat curhat. Biasa sama sama bumil atau dokter. Now pakai teman bumil. Ayah di ajak Baca juga dong artikel nya

    ReplyDelete
  17. Mitos banyak bumil Cari yang real aja . Biar gak takut ngapa ngapain. Bumil curhat ok

    ReplyDelete
  18. Wuiiih jadi makin dipermudah ya, semoga aplikasinya banyak dipake orang kedepannya jd waktu aku hamil bisa baca tips, agenda dll di TemanBumil ini ;)

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga mendapat manfaat dari artikel di atas.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai akun G+, Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-suratan, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature