Top Social

Image Slider

Apakah Masakan Rumahan Selalu Lebih Sehat?

Friday, January 27, 2017
Dari SD sampai SMA saya selalu dibawakan bekal oleh ibu. Menunya sederhana. Nasi, lauk pauk, juga sayur. Selain hemat, masakan rumahan juga lebih sehat. Kalau beli makanan di warung atau restoran, kita tidak tahu cara mengolahnya. Khawatir terlalu banyak MSG atau bahan yang dipakai sudah tidak fresh lagi. Begitu pula gambaran saya jika anak saya sudah bersekolah. Daripada jajan sembarangan, lebih baik saya bawakan bekal untuknya. Namun ada pertanyaan menarik yang dibahas dalam rangka Hari Gizi Nasional. Apakah masakan rumahan selalu lebih sehat? Atau menjadi silent killer?

Simposium pada 25 Januari 2017 yang diadakan di Ballroom Cheers Residential RS Pusat Pertamina, Jakarta bekerja sama dengan SunCo membahas hal tersebut. Masakan rumahan yang selama ini saya pikir menyehatkan dapat berubah menjadi sumber penyakit bila tidak diolah dengan benar. Apa solusinya?
minyak goreng sunco
Narasumber memaparkan tentang pola hidup sehat

Doodle Stasiun Bogor di Masa Depan Versi Saya

Monday, January 23, 2017


Mengenal Doodle Art Bersama Kriya Indonesia dan Stabilo


stasiun bogor
Buku sekolah saya sebagian besar dari warisan kakak kelas atau beli di pasar buku bekas. Wajar kalau di dalamnya banyak coretan robot atau tokoh seperti di manga (komik dari Jepang). Ah ya, saya juga biasanya asal corat-coret di buku saat bosan mendengar penjelasan guru. Ternyata coretan tersebut bisa disebut doodle.

Seni doodle sendiri sebenarnya berawal dari sandi yang dikirim oleh tentara Amerika di tahun 1700-an. Mereka sengaja membuat sandi yang susah dipahami supaya informasi tidak bocor ke tangan musuh. Sekarang doodle art semakin berkembang menjadi beragam bentuk. Umumnya doodle dihubungkan dengan gambar monster karena monster itu bentuknya bebas sesuai imajinasi.

Kalau disuruh menggambar, saya tidak percaya diri. Malu melihat hasil gambar sendiri. Tapi saya semangat belajar doodle karena bebas menggambar apa saja tanpa takut jelek. Minggu, 22 Januari 2017, saya dan puluhan blogger belajar nge-doodle di Stasiun Bogor. Yup, diiringi kereta yang berlalu lalang. Jess… jess… tut… tut…

Mau Liburan Murah? Coba Tips Liburan a la Backpacker Berikut Ini

Saturday, January 21, 2017

tips backpacking
tips liburan a la backpacker

[Advertorial] Sudah lelah dengan segala kesibukan selama berminggu-minggu? Bosan dengan rutinitas, pekerjaan, dan orang-orang yang sama yang dijumpai hampir setiap hari? Mungkin kamu kurang piknik. Liburan yuk! Liburan dari rutinitas sah-sah aja untuk sejenak meringankan pikiran dari hal-hal berat. Tapi kendalanya budget pas-pasan. Bagaimana bisa pergi berlibur dengan budget yang murah?

Bisa dibilang hobi saya itu berlibur supaya tetap bahagia. Saking seringnya update status tentang liburan, sampai teman saya bertanya apa sebenarnya pekerjaan saya. Coba tebak! Sebenarnya bisa saja berlibur dengan budget terbatas asal tahu tips-nya. Mau tahu?

Melahirkan Normal di Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan

Thursday, January 19, 2017


bpjs kesehatan
Melahirkan secara normal di rumah sakit menggunakan BPJS Kesehatan

Halo! Di artikel sebelumnya saya menceritakan kisah melahirkan yang penuh drama (lama banget ga lahir-lahir). Alhamdulillah saya bisa melahirkan per vaginum meski lewat HPL. Biayanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan karena saya terdaftar sebagai peserta asuransi, tepatnya kelas 1. Saat itu premi tiap bulan Rp 59.500,- (tahun 2015). Cerita lengkapnya saya jabarkan berikut ini. Semoga ga bingung ya karena ceritanya antara rumah sakit dan klinik fasilitas kesehatan BPJS.

Memilih Pelembab untuk Perlindungan Kulit Keluarga Setiap Hari

Saturday, January 14, 2017


Kulit Lebih Sehat dan Lembut dengan Redwin Sorbolene Moisturiser

pelembab aman untuk bayi


Hampir dua tahun belakangan ini banyak saya habiskan bersama sang buah hati, Sid. Bisa dibilang 24 jam waktu bersamanya, kecuali kalau dia sedang bermain dengan ayah, nenek, atau sepupunya. 

Kini Sid gemar mengeksplorasi lingkungan. Saat berada di taman, ia akan berjalan kesana-kemari mencoba berbagai mainan. Kadang ia berlama-lama mengamati temannya yang sedang bermain. Terkadang pula ia meminta saya menggelindingkan ban untuk ia kejar. Kalau bermain bersamanya, saya harus selalu sehat karena anak ini susah diajak diam.

Sebenarnya saya khawatir saat ia terlalu lama bermain di ruang terbuka. Panasnya matahari tidak bisa ditebak. Sebentar mendung kemudian cepat berganti panas. Tak tega bila melarangnya bermain di taman. Kalau hanya di dalam rumah, ia cenderung bosan. Saya tak ingin membatasi rasa ingin tahunya. Lalu, apa saya harus menemani ia bermain sambil memakai payung kemana-mana? Ga lucu, dong.
***

Melahirkan Secara Normal di Minggu ke-41 (HPL Sudah Terlewat)

Thursday, January 12, 2017
hari perkiraan lahir sudah lewat
Makasih ucapannya, Mas Taslim :')


Mengawali bulan baru di tahun baru ini saya ingin bercerita tentang kelahiran anak pertama. Basi ga sih, ini udah terjadi tahun 2015 tapi baru cerita sekarang. Dulu masih males-malesan nulis. Meski hampir 2 tahun berlalu, ingatan itu masih jelas terbayang.

Namanya juga kehamilan pertama. Walaupun sudah baca buku, nonton video, atau dengerin cerita banyak orang tentang melahirkan, tetep saja ada kekhawatiran menjelang hari H. Hal ini semakin menjadi karena HPL alias Hari Perkiraan Lahir yang semakin dekat. Seorang teman, yang HPL-nya bersamaan dengan saya, melahirkan tepat sesuai HPL. Saya makin stress karena belum ada tanda-tanda seperti kontraksi palsu dari janin di dalam perut.

Blog to Book, Rahasia Menerbitkan Buku dari Blog

Friday, January 6, 2017
dari blog jadi buku
Menerbitkan buku dari catatan blog, caranya?


Saat menyebut "Kambing Jantan", apa yang ada di pikiranmu? Bukan, ini bukan tulisan menyambut Idul Adha atau aqiqah, hahaha. Kambing Jantan adalah film Indonesia yang rilis tahun 2009. Film ini diadaptasi dari buku yang berjudul sama. Sebelumnya lagi, buku tersebut merupakan kumpulan kisah yang ditulis di blog Raditya Dika berdasar kisah nyata dirinya yang kocak, bodor, dan ajaib-kok-bisa-terjadi. So, perjalanannya adalah curhat di blog - buku - film.

Seru ya kalau dari curhat bisa sampai terbit buku, bahkan dibuat film. Di Blogger Hangout ke-7 yang diadakan BloggerCrony Desember 2016 lalu, saya mempelajari proses panjang Blog to Book. Benar-benar panjang dan penuh lika-liku.

Mengajak Anak Mencintai Alam di Jendela Alam, Bandung

Tuesday, January 3, 2017

Jendela Alam menjadi pilihan wisata alam yang mengenalkan anak dengan alam sekitar. Anak dapat berinteraksi langsung dengan hewan dan tumbuhan.

Libur akhir tahun lalu (31 Desember 2016) saya dan keluarga besar pergi ke Bandung. Kalau ada yang bilang Bandung macet saat liburan karena penduduk Jakarta migrasi ke sana, saya termasuk di dalam kemacetan itu. Hehehe.

Biasanya kami menggunakan jasa travel yang dekat rumah untuk ke Bandung. Tapi karena jembatan Cisomang yang mengalami keretakan bikin parno, kami pilih naik kereta api tut...tut...tut. Alhamdulillah perjalanan lancar dan tepat waktu selama 3 jam meski Sid rewel pake banget.

jendela alam bandung
Berinteraksi langsung dengan hewan di Jendela Alam, Lembang, Bandung
Di Bandung kami menuju Jendela Alam, tempat wisata di Kab. Bandung Barat. Saking paginya, kami ikutan pegawai briefing. Ohya lokasinya ada di Jl. Sersan Bajuri Km. 4,5, Ledeng, Lembang, Bandung.

Auto Post Signature