Friday, September 30, 2016

Balita Baca Buku: Gua Tsur

review buku Halo Balita: Gua Tsur

Pernah dengar program 1000 buku sebelum usia 5 tahun? Saya mengetahui program ini dari Montessori di Rumah. Sebelum anak usia 5 tahun, atau memasuki bangku sekolah (TK), sebaiknya ia telah membaca (atau dibacakan) buku sebanyak 1000 kali. Angka ini bukan berarti harus 1000 buku yang berbeda, bisa saja satu buku dibaca sepuluh kali maka sudah terhitung sepuluh buku.

Apa manfaatnya? Semakin terbiasa anak dikenalkan pada buku, ia akan mudah mencintai buku. Anak akan memiliki banyak kosa kata, meski hanya mendengarkan cerita dari orang tuanya. Selain itu buku anak yang berwarna-warni dapat mengembangkan daya imajinasinya. Tambahan dari saya, membaca buku bersama anak bisa menjadi we-time yang mendekatkan hubungan keluarga.

Philips Avent New Parents Class: Panduan Lengkap Tentang ASI, MP-ASI, dan Pijat Bayi (bagian 1)


Saat awal menjadi orang tua, rasanya benar-benar memasuki a whole new world. Bingung dengan keadaan diri dan kehadiran si kecil yang nampak ringkih. Awal menggendong saja, saya takut. Urusan memandikan bayi saya serahkan ke ibu yang sudah berpengalaman mengurus enam cucu. Padahal saya ikut membantu merawat keponakan-keponakan, giliran mengurus anak sendiri jadi lebih khawatir salah. 
Semoga dengan ikut New Parents Class ini bisa jadi happy wife dan great mom (thank you mba Suci atas fotonya)

Selama kehamilan saya tidak pernah mengikuti kelas ASI atau konsultasi dengan konselor ASI. Tiap bulan hanya rajin kontrol ke dokter spesialis kandungan. Melihat hasil USG yang Alhamdulillah sehat, saya merasa sudah cukup. Di sisi lain, ada berbagai nasihat tentang sebaiknya ini atau ibu hamil dilarang itu. Entah mana yang fakta, mana yang sekadar mitos. Maka saat ada Philips Avent New Parents Class program di RSU Bunda Jakarta, saya sangat tertarik ikut. Biarlah sedikit terlambat (harusnya ikut program ini saat masih hamil) tapi ilmu dari acara tersebut bisa saya bagi untuk para calon orang tua yang tidak sempat hadir.

Wednesday, September 28, 2016

Pulsa Elektrik, Kemajuan Teknologi yang Memudahkan


Pulsa Elektrik, Kemajuan Teknologi yang Memudahkan. Di era yang semakin maju ini, teknologi hadir untuk memudahkan berbagai aktivitas manusia. Kemajuan teknologi membantu kita menjalani kehidupan sehari-hari di berbagai bidang. Belajar lebih mudah, pekerjaan dapat cepat terselesaikan, membeli segala sesuatunya menjadi lebih mudah.


Teknologi dalam keseharian kita (sumber: edu-tech)

teknologi/tek·no·lo·gi/ /t√©knologi/ n 1 metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan; 2 keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia; (sumber: KBBI).

Saturday, September 24, 2016

MamyPoko Love Touch, Berartinya Sebuah Pelukan Cinta untuk Si Kecil di Pokojang Land

MamyPokoLoveTouch

Sid punya gendongan andalan bermotif bintang. Tiap kami pergi dengan angkutan umum atau naik motor, baby carrier ini selalu saya pakai. Menggendongnya mendekatkan kami dan membangun ikatan emosional antara saya dan Sid. Saya senang menggendong sambil memeluk dan mencium kepalanya. Buat saya, pelukan adalah ungkapan kasih sayang. Pelukan juga untuk menenangkan.

Saya meyakini anak yang tumbuh dengan kasih sayang akan menjadi anak mandiri dan percaya diri. Ungkapan kasih sayang pada anak bukan berarti membelikannya pakaian atau mainan mahal. Pelukan dan perhatian orang tua pun bisa membuat anak bahagia.

Bagaimana dengan anak yang sejak kecil sudah yatim piatu? Darimana mereka mendapatkan kasih sayang, walau sekadar pelukan hangat di pagi hari?

Thursday, September 15, 2016

Cara Potong Rambut Anak Tanpa Rewel

Pakai peci setelah potong rambut (dok. pri)

Sid punya julukan baru setelah lebaran. Ia dipanggil Ipin karena kepalanya gundul seperti tokoh kartun Upin & Ipin. Ia mudah keringatan sehingga kulit kepalanya bentol-bentol merah kena biang keringat. Waktu mudik lebaran kami memutuskan untuk mencukur rambutnya sampai pelontos. 

Cukur rambut anak aktif tak semudah saat ia bayi. Teringat cerita seorang ibu harus memegang erat si anak saat  cukur rambut di barber shop.  Anak itu menangis dan berontak. Ngeri juga kalau salah potong, kan. Lalu bagaimana supaya bisa memotong rambut anak tanpa rewel?

Sunday, September 11, 2016

Awali Hari dengan Me-Time



me-time setiap hari bagi seorang ibu (source: Pinterest)


Somehow saya setuju dengan quote di atas. Pagi sebagai pembuka hari dapat mempengaruhi mood seharian, apalagi buat orang moody. Lalu bagaimana dengan ibu rumah tangga yang paginya diawali dengan tangisan anak? Bangun tidur langsung terpikir menyiapkan sarapan, cucian yang numpuk, dan segala tugas domestik lainnya?

Jujur saya sempat keteteran dengan status baru sebagai ibu. Rasanya 24 jam saya kurang karena si bayi nemplok kemana-mana. Kadang ada rasa bosan dan ingin menikmati kesendirian. Butuh me-time, yes! Tapi siapa yang akan mengerjakan urusan rumah tangga? Rumah tidak mendadak kinclong kalau tidak disapu, kan? Masakan tidak bisa tiba-tiba matang, kan? *bisa sih kalau beli, heheh…

Saturday, September 10, 2016

Laporan Keuangan untuk Blogger


Apa dan bagaimana laporan keuangan blogger?

Saat masih kerja kantoran, saya membayangkan dunia freelancer itu free banget (baca: sangat fleksibel). Jam kerja ditentukan sendiri. Bisa pilih-pilih project. Liburan engga menunggu tanggal di kalender warna merah. Memang iya sih sangat fleksibel. Ternyata tidak cuma itu, bayarannya juga fleksibel. Kadang langsung diterima, kadang terkatung-katung dalam penantian. Ada yang merasa begini? 

Saat hendak menulis mengenai laporan keuangan untuk freelancer, dalam hal ini blogger, saya sungkan. Pengalaman belum seberapa tapi kok ya mau membahas tentang hal ini. Saya memutuskan mengambil pengalaman dari para senior, baik itu yang manis maupun yang agak asem. Laporan keuangan ini saya buat sesederhana mungkin. Kalau terlalu kompleks sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) nanti yang menulis ikutan pusing.

Thursday, September 8, 2016

Bermain Sambil Belajar Tentang Idul Adha (Anak 1-2 Tahun)

Kambing unyu-unyu untuk Idul Adha

Bau kambing begitu menyengat saat kami melewati lapangan dekat rumah. Lapangan yang biasanya kosong kini menjadi kandang dadakan. Kambing dan sapi berjejer memenuhi tiap kandang yang sekaligus menjadi etalase dagangan. Banyaknya hewan ternak ini menandakan hari raya Idul Adha sudah dekat. InsyaAllah 10 Dzulhijjah kali ini jatuh pada 12 September 2016, empat hari lagi.

Sekumpulan anak berdiri di depan seekor sapi sambil menjulurkan rumput. Sid mengamati mereka. Ini pertama kalinya ia melihat begitu banyak hewan ternak yang biasa ia jumpai di buku cerita. Momen ini tepat untuk mengenalkan anak-anak kepada hewan ternak dan peristiwa Idul Adha. Anak bisa memberi makan sapi dan kambing secara langsung dan gratis. Lebih hemat tentunya daripada harus ke farm house di Bogor atau Lembang.

Selain aktivitas di lapangan tadi, saya jadi ada ide mengenalkan Idul Adha kepada Sid melalui permainan. Beberapa cara ini cocok dilakukan untuk anak usia 1-2 tahun dan bisa dilakukan di dalam rumah. Ada printable picture juga yang bisa diunduh.

Wednesday, September 7, 2016

Ide Reuni Sekolah yang Lebih Bermakna

Barusan saya dapat reminder via e-mail mengenai event akbar bulan depan, "Reuni 1 Dekade" kampus kesayangan. Wah ga berasa sudah 10 tahun saya menyandang gelar sarjana (sering lupa ada tambahan S.E. di belakang nama). Setelah lulus kuliah saya belum pernah sekalipun hadir di acara reuni kampus, so acara di awal Oktober ini sudah saya tunggu.

Kadang malas juga hadir di reuni sekolah kalau acaranya ngobrol sendiri-sendiri, makan, lalu pulang. Apalagi bisa membuka luka lama ketemu mantan atau musuh bebuyutan zaman baheula. Tapi…menurut saya acara reuni adalah kesempatan yang baik untuk menjadi ajang silaturrahim dengan kawan lama. Ini beberapa hal yang bisa dilakukan saat reuni supaya makin berkesan:

Cara Pintar Menjual Mobil Bekas



Cara pintar menjual mobil bekas (source: angelawittman)


Lebaran lalu saat silaturrahim dengan keluarga besar, kakak membawa mobil baru. Ia membeli mobil yang lebih besar karena mobil lamanya terlalu sempit untuk keluarganya. Ia hendak menjual mobil yang lama tetapi sampai sekarang belum juga ada pembeli yang cocok. Mungkin karena hanya ia tawarkan ke teman-temannya. Saya menyarankan untuk menjualnya melalui Mobil123.com, portal otomotif no.1 di Indonesia.

Mobil123.com adalah portal otomotif  terbesar dan terpercaya yang menghubungkan penjual dan pembeli kendaraan pada suatu automotive journey (membeli – memiliki – menjual kendaraan).  Dengan memasang iklan di sini, kemungkinan dilihat calon pembeli akan semakin besar. Tiap bulannya ada 1,5 juta orang yang mencari kendaraan melalui situs ini.

Tuesday, September 6, 2016

Modal Nekat Menjadi Dot Com Bersama Qwords.com




Belum genap setahun saya menekuni dunia blogging ini. Memang sejak 2008 saya sudah memiliki blog tetapi jarang update artikel dan kebanyakan berisi curhatan khas ABG. Tidak ada usaha yang konsisten untuk mengembangkan blog kala itu, sekadar iseng sebagai tempat menulis.

Pemikiran ini mulai berubah ketika November 2015 saya mengikuti workshop Fun Blogging di Surabaya. Pelatihan ini bertempat di kantor Qwords.com yang berada di Intiland Tower. Para pembicara hari itu adalah tiga wanita hebat yang bekerja sebagai blogpreneur yaitu, Haya Aliya Zaki, Shinta Ries, dan Ani Berta. Ternyata nge-blog bisa menghasilkan uang dan menjadi mata pencaharian.

Monday, September 5, 2016

Perlengkapan Pendukung Mom Blogger



Bahagia rasanya kalau mendengar komentar “Enak ya nulis doang bisa dapat duit.”. Alhamdulillah, kalau ada yang mupeng atau iri dengan yang kita lakukan berarti kondisi kita dianggap lebih baik. Masalah duka dan luka disimpan di dapur saja. Saya berpedoman pada “Do what I love, love what I do” dan yang penting bersyukur. Allah berfirman jika kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat-Nya.

Weits, kembali ke topik utama. Nge-blog juga butuh modal, sama seperti tiap pekerjaan di dunia ini. Modal disini termasuk kemampuan dan materi/barang. Menjadi customer service harus punya modal penguasaan produk, komunikasi yang baik, dan kesabaran menghadapi keluhan pelanggan. Menjadi petugas kebersihan pun butuh peralatan seperti sapu, pel, sabun cuci, serta skill membersihkan yang efektif dan efisien. Bagaimana dengan blogger? Kali ini saya membahas lebih spesifik berdasarkan refleksi diri sebagai mom-blogger (baca: emak doyan curhat di blog yang kemana-mana membawa anak).

Sunday, September 4, 2016

Simping Khas Gresik, Camilan SD Belakang Pasar




Simping Khas Gresik (source: thiasavitri)

Masa sekolah tidak terlepas dari yang namanya jajanan. Generasi 90-an bangga punya jajanan legenda seperti Mie Anak Mas yang dikremes – taburi bumbu – shake shake – lalu dimakan. Ada juga mie lidi yang sekarang nge-hitz lagi. Kalau dulu harganya 100 rupiah, sekarang bisa 7000 rupiah. Inflasi! Di antara berbagai macam jajanan, saya mau cerita satu yang berskala lokal alias terkenalnya di daerah sekolah saya saja yaitu simping. 

Saturday, September 3, 2016

Cerpen Anak: Cheri yang Ceroboh

 Cheri yang Ceroboh

oleh: Helenamantra
sumber: gambargambar.co
“Di mana sih? Kok engga ada di dalam tas. Di laci juga kosong.”, Cheri mencari-cari di sekitar mejanya. Ia semakin panik tidak menemukan buku PR-nya. 

Saat Bu Lala, guru IPA kelas 4, meminta seluruh murid mengumpulkan PR-nya, Cheri hanya terdiam. Ia lupa membawa PR padahal sudah ia kerjakan semalam.

Bukan sekali ini Cheri melupakan buku atau peralatan sekolah yang harusnya ia bawa. Bulan lalu topinya tertinggal di kantin, bahkan minggu lalu kaos kakinya hilang saat sampai di rumah.

Review: Healthy Experience in 20FIT Kelapa Gading



Setelah melahirkan, saya jarang banget olahraga. Padahal waktu hamil saya rajin renang 2x seminggu. Sudah tahu olahraga penting untuk kesehatan tetapi belum ada alokasi waktu khusus. Kalau mau olahraga, siapa nanti yang mengurus anak? Tiap hari juga sudah lari-lari mengejar anak yang bermain di taman. Eh itu termasuk olahraga apa bukan?

Friday, September 2, 2016

Langkah Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Siapkan dana pendidikan anak sejak dini untuk bekal masa depannya
"A good education, is the greatest gift you can give yourself or anyone else."
Mahtab Narsimhan


Tiga tahun lagi Sid masuk TK. Lima tahun lagi ia mulai belajar di SD. Masih lama sih tapi saya sudah memikirkan tentang kriteria sekolah untuknya, termasuk juga biayanya. Saya pernah mengemukakan kekhawatiran sebagai ibu dalam mempersiapkan dana pendidikan anak di sini. Pertanyaan pun muncul di benak saya, berapa kisaran biaya yang dibutuhkan hingga ia lulus kuliah? Cukupkah tabungan yang kami siapkan untuk membiayai sekolah Sid kelak? Apalagi yang bisa kami lakukan untuk mengamankan biaya pendidikan ini?

Saya dan suami tentu ingin agar Sid memperoleh pendidikan terbaik supaya potensinya tersalurkan dan ia bisa mencapai cita-citanya. Apapun cita-citanya, selama itu positif, akan kami dukung. Sekolah berkualitas tentu butuh dana yang tinggi dan itu harus dipersiapkan sejak dini. Biaya pendidikan tiap tahun semakin naik. “Survei yang dilakukan terhadap sejumlah sekolah swasta di kota Jakarta menggambarkan rata-rata biaya pendidikan di Indonesia naik sebesar 7% -15% per tahun.”, ujar Perencana Keuangan, Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom, GcertFinPlanning, CFP, QWP.

Thursday, September 1, 2016

Menerapkan Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah



Sejak kecil di keluarga saya dibiasakan sebelum keluar rumah, kami pamit dengan mencium tangan orang tua sambil berkata “Assalamu’alaikum”. Kebiasaan ini menunjukkan rasa hormat anak pada orang tua dan meminta ijin untuk beraktivitas di luar rumah. Orang tua pun tidak khawatir. Pada keluarga lain, ada yang langsung keluar saja tanpa berpamitan. Ada pula yang berteriak dari pintu rumah, “Ma, aku pergi ya! Daa daa.”. Entah mama mendengar atau tidak.

Berpamitan sebelum pergi sekolah - dok. Indonesiabangga