Saturday, July 30, 2016

Ide Bermain Bersama Anak untuk Mengasah Kecerdasannya

Ajak anak bermain untuk bekal masa depannya (pic: thekiwiclouds)


Seorang kawan  berbagi cerita mengenai proses mencari sekolah bagi anaknya yang tahun ini masuk TK. Ia melakukan survey ke banyak sekolah di sekitar rumah untuk mencari yang cocok, dari segi pendidikan maupun biaya. Mendengar ceritanya membuat saya cenat-cenut, terutama mengenai besarnya SPP. Sekarang ini SPP KB/TK per bulan saja bisa mencapai Rp 500ribu – 1 juta. Bagaimana nanti saat Sid mulai sekolah? Berapa total biaya pendidikan hingga ia lulus sarjana?

Time flies. Seperti baru kemarin Sid lahir, kini ia sudah bisa berjalan. Cerita kawan tadi membuat saya teringat betapa pentingnya menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini. Tentunya saya dan suami ingin buah hati kami mendapat pendidikan terbaik yang mendukung pencapaian cita-citanya. Entah dia mau menjadi pilot, koki, pemain bola, atau profesi apapun di masa depan, kami harus siap dengan bekal dana pendidikannya.

Sebenarnya saya deg-degan dengan kecukupan dana pendidikan ini. Namun ada sedikit harapan saat saya membuka instagram. Lho, apa hubungannya? Biasanya saya dapat mention dari akun yang spamming jualan followers tapi yang ini dari artis! Alamak…mimpi apa saya di-mention instagram Gisella Anastasya. Ketemu juga baru sekali. Maminya Gempi menantang saya bermain bersama anak dan mengunggahnya ke Bekal Masa Depan Chil-Go. Hadiahnya dana asuransi untuk pendidikan anak dengan total milyaran rupiah. Hah, mengajak main Sid bisa dapat hadiah segede itu?

Monday, July 25, 2016

Oleh - Oleh Resep Masakan dari Lazada

Bulan puasa lalu saya diundang buka bersama e-commerce Lazada di kantor pusatnya di Jakarta. Cerita lengkapnya ada di #BukaBarengLazada. Sambil menunggu adzan Maghrib, ada tiga chef terkenal dari Indonesia yang menyiapkan makanan untuk kami. Ini dia resep masakannya untuk dicoba di rumah.

RESEP MASAKAN


Salmon Saus Dill Yoghurt by Chef Martin Praja
 

Wednesday, July 20, 2016

Jelajah Kota Tua Jakarta Wisata Sambil Belajar Sejarah

Jelajar Kota Tua Jakarta Bersama Batavia Young Philanthropist

Tepat hari Minggu sebelum memasuki bulan Ramadhan saya dan Sid menaiki kereta menuju kawasan Kota Tua Jakarta. Sudah sekian tahun saya tidak berkunjung ke sana. Begitu menginjakkan kaki di Stasiun Jakarta Kota, situasinya ramai namun teratur. Pintu keluar ada di sisi kiri dan kanan. Pintu masuk hanya dari tengah.

Dari stasiun kami menyeberang ke kawasan Kota Tua. Jejeran pedagang menyambut dengan aneka jualan. Mulai dari makanan, aksesoris, sampai jasa ramal. Yang unik ada beberapa orang bergaya patung dengan kostum tertentu. Ada tentara juga noni belanda yang siap berfoto dengan biaya seikhlasnya.

Tuesday, July 5, 2016

Winning Speech of #FEDChallenge

Sebenarnya saya hendak menjaga jarak dari laptop karena mau fokus di hari-hari terakhir puasa. Tapi mau nambah satu cerita singkat lagi deh. Mau norak dikit :p
Ramadhan tahun ini penuh berkah. Sebenarnya selalu ada saja berkah tak terduga namun tahun ini berbeda karena saya mulai menekuni (baca: sering update) dunia blog. Berkah ngeblog ini datang di minggu terakhir Ramadhan saat saya dikejar-kejar deadline. Alhamdulillah untuk pertama kalinya tulisan di blog helenamantra.com ini memenangkan lomba. Allah super baik langsung memberi saya juara 1 untuk FED Challenge yang diadakan oleh Fun Blogging.

Sunday, July 3, 2016

Serba-Serbi Menjadi Blogpreneur



How to be a Blogpreneur

Coba hitung berapa akun media sosial yang dimiliki? Facebook, Twitter, Instagram, Path, Pinterest, Linkedin, Askfm, dan apalagi? Punya blog juga? Blogspot, Wordpress, Tumblr, Kompasiana, Blogdetik, atau bahkan Multiply yang sudah kena gusur? Seberapa sering berbagi cerita dengan update status di media sosial tersebut? 

Akun-akun tersebut bisa mendatangkan materi bila dikelola dengan tepat. Kedua guru saya, Ani Berta dan Haya Aliya Zaki, telah membuktikan bahwa eksis di media sosial menjadikan profesi baru yang disebut Blogpreneur. Mereka pun membagi rahasia suksesnya dalam #BukberCNI tanggal 12 Juni 2016 di Casadina Kitchen & Bakery, Jakarta.

Friday, July 1, 2016

Lancar Menyusui Sambil Berpuasa, Bisa Dong!




Sebagai ibu yang memberikan ASI eksklusif saya sempat khawatir mengenai kecukupan ASI saat bulan puasa. Konsumsi makan dan minum hanya 2x apakah cukup untuk menghasilkan ASI sesuai kebutuhan bayi. Seperti tahun lalu ketika Sid berusia 3 bulan. Di satu sisi ragu dengan kelancaran ASI, di sisi lain tetap ingin menjalankan perintah agama. 

Ajaran Islam memberikan privilege bagi ibu hamil dan menyusui untuk berpuasa. Bila membahayakan kesehatan ibu dan/atau anak, sebaiknya tidak berpuasa. Sebagai pengganti bisa dilakukan di lain hari.

Tahun lalu saya mencoba berpuasa namun hanya bisa beberapa hari. Alhamdulillah stok ASI lancar, baik saat disusui langsung maupun saat dipompa. Ternyata ada kendala lain. Saya cepat merasa lapar apalagi setiap selesai menyusui. Badan menjadi lemas dan aktvitias pun terganggu. Dari sebulan Ramadan lebih banyak bolongnya daripada berpuasa. Kecewa? Iya. Maka tahun ini saya bertekad untuk lebih baik. 

Ibu menyusui pun bisa berpuasa asalkan tahu kiat-kiatnya. Berikut ini tips supaya bisa lancar menyusui sambil berpuasa: