Life of Happy Mom - Personal blog about parenting, health, and upside down of life.

Bermain di Perpustakaan Umum DKI Jakarta, Cikini

Tuesday, November 1, 2016



Melihat foto seorang teman yang mengajak anaknya ke perpustakaan di Belanda membuat saya iri. Perpustakaannya ramah anak. Koleksi buku untuk balita juga banyak. Kalau mendaftar menjadi anggota, langsung mendapat satu set buku cerita. Lucuuuu! Apa ada perpustakaan anak di Jakarta?

Jeng…jeng…

Ada beberapa perpustakaan anak di sekitaran Jakarta, sebagian besar di Jakarta Selatan, tetapi berbayar. Nah ini ternyata ada 1 perpustakaan umum yang punya area khusus anak-anak dan semuanya GRATIS!!! *PENTING BANGET PAKE CAPSLOCK*


Perpustakaan Umum DKI Jakarta (direction)
Taman Ismail Marzuki, No. 73, Jl. Cikini Raya, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330, Indonesia
Facebook: Jaklib_Cikini
Instagram: Jaklib_Cikini

Yup, perpustakaan ini terletak di dalam kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Kalau mau ke sana dengan Transjakarta, ambil yang jurusan Senen – Lebak Bulus lalu turun di halte Ibis Budget (setelah TIM). Naik commuterline juga gampang, turun di Stasiun Gondangdia lalu lanjut jalan kaki 1 km (mari hidup sehat!). Masuk TIM langsung belok kanan, letak perpus ini ada di ujung samping Planetarium.

Tujuan kami kemari mau mengajak Sid bermain di playground sambil intip-intip buku bacaan segudang. Di sini ada playground yang GRATISSS khusus untuk anak usia 0-5 tahun. Letaknya di lantai 2, seruangan dengan perpustakaan anak dan ruang kerja pustakawan. Playground ini cuma buka hari SELASA – KAMIS – SABTU – MINGGU dari pukul 10.00 – 12.00 WIB. Dicatat ya jadwalnya, jangan sampai salah hari. Tapi kalau tutup, anak-anak masih bisa bermain mainan edukatif seperti menyusun balok, mengenal huruf, angka, dll, juga membaca buku.
Ruangan di perpustakaan

Bisa cek daftar buku di mesin ini


Aturan bermain di playground
Setelah mengisi buku tamu di lantai dasar, kami lanjut ke tempat penitipan tas. Semua tas, makanan, dan minuman tidak boleh dibawa ke area perpustakaan. Kalau lapar atau haus, ya ambil dulu ke loker dan dimakan di lantai dasar itu saja. Selesai menyimpan tas, kami langsung ke lantai 2 dengan naik lift. Waktu itu ada acara dongeng jadi banyak anak-anak warga sekitar yang berbarengan naik lift bersama kami.

Begitu pintu lift terbuka, tampak meja kursi warna-warni yang mencerahkan hati. Asik banget perpusnya. Cocok buat anak-anak. Sid langsung duduk di kursi terdekat dan membaca buku entah apa. Dia belum sadar kalau di belakangnya ada playground dengan mainan beragam. Waktu saya mengangkatnya untuk masuk playground, ia sempat menangis karena merasa keasyikannya pada buku terusik.
 
Setelah kami masuk ke arena playground, ia langsung lari ke arah mobil-mobilan berwarna kuning. Sambil memutar-mutar kemudi, ia melihat sekeliling. Tempat apa ini? Luas dan banyak mainan! Apakah ini surga? *Emaknya lebay*
Playground-nya ramai

Sid lihat kakak main flying fox

La la la ~

Di dekat pintu masuk ada mainan alat-alat bengkel juga alat musik seperti keyboard, piano, dan drum. Sayangnya mainan tersebut baterainya habis jadi tidak ada bunyi yang menarik bila ditekan. Meski demikian, Sid suka memukul-mukul drum dan memegang mikrofon. Bakat jadi musisi nih.

Di sisi lain ruangan, terdapat sekumpulan permainan ketangkasan seperti ayunan, perosotan, flying fox, basket, dll. Ada juga banyak sepeda mini, otopet, dan rocker (apa ya bahasa Indonesianya?) yang bebas dipakai asal bergantian. Rasanya saya, eh Sid, ingin mencoba semuanya.

Kalau diperhatikan lebih teliti, ruangan yang beralaskan karpet ini ada beberapa bagian yang dihiasi batu kerikil serta garis biru. Ternyata itu  membentuk pulau-pulau besar se-Indonesia. Wah bisa jadi ajang pembelajaran juga bagi anak-anak.  

Pulau apakah ini? (bukan giveaway :p)
Ruangan bermain ini berbeda dari perpustakaan yang dingin. Di sini masih indoor tetapi mengandalkan jendela dan kipas angin. Memang panas apalagi berlarian mengejar Sid. Akan tetapi melihat ekspresi wajahnya yang bahagia, saya pun ikut bersemangat. Menariknya lagi, sehari sebelum kami ke sini, Sid sedang sakit batuk pilek. Selama ia bermain di perpus, penyakitnya Alhamdulillah sembuh. Eh esok harinya ia pilek lagi. Hihi…bisa lupa penyakit karena senang.

Tip: Anak wajib pakai kaos kaki saat bermain di playground. Bila perlu bawa baju ganti untuk anak karena bermain di sini saat siang bikin keringetan. Ibu yang mendampingi bermain sebaiknya pakai kaos atau kalau mau pakai gamis berbahan adem supaya makin keren OOTD, boleh. Eh saya ga jual gamis jadi jangan tanya model-modelnya ya, hehe...

Setelah puas bermain dan playground hampir tutup, kami beralih ke bagian perpustakaan anak sekalian mendinginkan diri. Pilihan bukunya banyak tapi saya mencari yang sekiranya pas untuk usia Sid. Ada ensiklopedi populer anak juga ensiklopedi anak sholeh. Saya menemukan banyak juga buku-buku latihan soal. Rak buku yang tinggi menyulitkan saya memilih buku-buku di bagian atas. Bagaimana dengan anak-anak ya?
 
Menghabiskan liburan bersama anak di perpustakaan

Baca buku sambil menyanyi Twinkle Twinkle Little Star

Pengunjung bisa membaca sambil lesehan di bawah atau duduk di kursi warna-warni. Selesai membaca, cukup letakkan buku di drop box putih. Nanti petugas yang akan mengembalikan buku ke tempat yang sesuai. Ada satu buku yang menarik perhatian saya, judulnya “Our New Baby at Home”. Nanti saya ulas di #BalitaBacaBuku edisi berikutnya ya!

Oh ya, kalau ingin menjadi anggota perpustakaan ini cukup membawa KTP DKI Jakarta dan pasfoto 2x3. Iya, harus yang penduduk DKI Jakarta ya. Atau kalau bekerja di DKI Jakarta juga bisa dengan membawa surat pengantar dari kantor yang dibubuhi tanda tangan pejabat berwenang dan cap basah yang menyatakan bekerja di kantor tersebut. Anggota perpus dapat meminjam buku selama 2 minggu. Kalau tidak menjadi anggota, boleh membaca sepuasnya di perpustakaan saja.
14 comments on "Bermain di Perpustakaan Umum DKI Jakarta, Cikini"
  1. ih pengen sekali main kesana. (walaupun belum punya anak) hehehe. thanks Mami Helen reviewnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh kok main, baca dong kan ke perpus

      Delete
  2. Cozy banget..frienly utk lingkungan bersama ank y mba. Baru tau di TIM ada perpus umum jg
    Nice post mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, seru deh ngajak anak mencintai buku sambil bermain.

      Delete
  3. wuiiih... keren banget perpustakaannya. pengen kesana ajak Aska. lovely :)

    ReplyDelete
  4. wah keren ya perpus anaknya...
    senang dengar anak2 warga sekitar rame mau dengar dongeng

    nggak sekalian ke bagian umumnya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mampir juga ke bagian umum meski cuma sebentar. Nanti aja dibahas di artikel berikutnya supaya banyak :))

      Delete
  5. aih kerenn...jadi pengen ke sana

    ReplyDelete
  6. Salam kenal mba, wah baru tau klo perpustakaan ini keren banget tempatnya, cocok buat bawa anak kecil nih ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tempat ramah anak dan ramah di kantong, hehe

      Delete
  7. Asyik ya kalau perpusatakaannya menyenangkan buat anak. Kita bisa memperkenalkan buku dengan cara yang menyenangkan pada anak.

    ReplyDelete
  8. oh emang playgroundnya udah buka? waktu agustus ke sana lagi renov playgroundnya dan tutup

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga mendapat manfaat dari artikel di atas.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai akun G+, Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-suratan, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature