Mengusir Kebosanan Nge-blog Versi Helenamantra

Monday, April 4, 2016

Dulu kalau sedang bosan membuat laporan pekerjaan, saya menulis pengalaman jalan-jalan di blog Foottrip. Nah kalau menulis blog juga jenuh berarti saya menyelesaikan laporan kerja kurang piknik *ditimpuk laporan*. Kalau jenuh akan suatu hal tetapi dipaksa tetap melakukannya, maka hasilnya tidak akan optimal. Supaya tetap produktif dan menulis artikel yang berkualitas, ada 7 hal yang biasa saya lakukan.

Selama belum lelah berada di depan laptop memandang deretan kata yang bingung kelanjutannya, saya:

· Blogwalking

Berkunjung ke blog-blog kece dan membaca berbagai artikel ringan bisa membuat pikiran segar. Selain artikel, saya tertarik melihat desain blog yang ada sambil mencari inspirasi menghias rumah maya saya.

· Membaca blog posts sebelumnya

Saya ini tipe yang susah move on dan suka bernostalgia. Kembali membaca tulisan-tulisan sejak awal nge-blog saat masih kuliah kadang membuat tertawa sendiri mengingat masa itu. Kadang saya takjub membaca tulisan sendiri, kok bisa ya menulis begini? Apa lagi kesambet?

· Melihat koleksi foto-foto

Di era digital (baca: kemana-mana membawa HP berkamera) mengabadikan momen menjadi sangat mudah. Efeknya, makin asal jepret dan stok foto melimpah tersimpan di HP dan laptop. Saya pun melihat kembali kumpulan foto saat jalan-jalan dan momen spesial lainnya. Dari situ bisa muncul ide-ide tulisan dan semangat nge-blog lagi.

Terlalu lama memandang layar laptop akan melelahkan untuk mata lalu turun ke perut, maka saya mematikan laptop kemudian:

· Ke dapur

Saya percaya perut yang kenyang menghasilkan kerja yang optimal. Buktinya sebelum acara suatu brand, kita disuguhi lunch atau coffee break supaya saat acara bisa fokus update status membuat liputan. Jadi ketika jenuh nge-blog, saya menginspeksi isi dapur terutama bagian meja makan dan kulkas. Tak peduli sudah tengah malam, cemilan ringan maupun berat pun saya konsumsi.

· Bermain dengan anak

Si kecil sedang aktif bergerak menjelajah ruangan dan bermacam benda. Melihat ia memukul-mukul panci supaya mengeluarkan bunyi, memanjat kursi, menggapai segala yang ada di meja menjadi hiburan tersendiri. Ekspresi wajahnya menyiratkan kebahagiaan dan rasa penasaran yang tinggi. Saya pun ikut bermain bersama. Melihat senyumannya dapat menghilangkan kebosanan.

· Tidur

Pikiran yang lelah merupakan salah satu alarm tubuh untuk beristirahat. Kesehatan mahal harganya. Pekerjaan apapun selalu butuh waktu untuk istirahat. Saat jenuh menulis, ke dapur tidak ada makanan, dan anak sedang tidur…ya saya ikut tidur juga.

· Jalan-jalan

Kebosanan bisa hadir karena pemandangan yang dilihat selalu sama saat menulis di kamar. Kalau ada uang lebih, saya mengajak keluarga untuk jalan-jalan ke tempat yang baru. Selain menyegarkan pikiran, kami juga semakin dekat satu sama lain. Namun bila membutuhkan liburan hemat saya cukup keluar rumah dan berjalan-jalan di taman.

Demikian hal-hal yang biasa saya lakukan saat jenuh menulis. Bagaimana dengan kamu?

===
Ditulis untuk One Day One Post Challenge Day 8 di Fun Blogging





6 comments on "Mengusir Kebosanan Nge-blog Versi Helenamantra"
  1. Saya belum nulis ODOP yang ini.
    Tapi kalo saya sih misal lagi bosen ngeblog biasanya ya sama, blogwalking atau baca-baca berita online. Yang penting paksakan diri untuk online lihat-lihat sekitar. Nanti biasanya ada tuh pikiran, "Mau nulis ini, ah!"

    ReplyDelete
  2. Kalo gw kenyang, bawaan nya ngantuk hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. makan terus tidur deh
      nulisnya besok aja heheh

      Delete
  3. Saya juga jalan-jalan untuk mengatasi rasa jenuh ngeblog
    Maju terus
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete

Haiiii... Terima kasih banyak ya sudah berkunjung. Semoga mendapat manfaat dari artikel di atas.

Sebelum beralih ke artikel selanjutnya, tulis komentar dong... bisa pakai akun G+, Name/URL, atau Anonymous pun saya menerima.

Sering-sering mampir ke sini ya!

Kalau mau surat-suratan, kirim e-mail aja ke helenamantra@live.com

Salam,
Helena

Auto Post Signature