Life of Happy Mom - Personal blog about parenting, health, and upside down of life.

Image Slider

Kisah di Mobil Antar-Jemput Sekolah

Thursday, March 31, 2016
tanda bintang itu tempat favorit saya

Melihat mobil yang menjemput anak tetangga ke sekolah, saya menjadi teringat saat SD dulu. Jarak rumah dengan sekolah 4,8 km (barusan cek di google maps). Karena tidak ada yang mengantar, sejak kelas 2 saya ikut mobil antar jemput. Kala itu mobilnya tipe L300 yang sudah dimodifikasi supaya bisa memuat banyak anak. Sebelum pukul 06.00 WIB saya sudah menunggu di depan rumah.

Cak Mamik, drivernya, masih muda dan gaul. Kami diperbolehkan menyetel lagu favorit di tape mobil. Tiap hari kami bergantian membawa kaset boyband (iya..jamannya kaset #gen90an). Sambil muter-muter menjemput anak lain, kami nyanyi lagu Westlife, Backstreet Boys, juga The Moffatts. Tak lupa baca kertas teks lagu dari kasetnya. Oh ya waktu itu sedang tenarnya Kuch Kuch Hota Hai, kami juga suka. Oh…Rahul, Anjali, dan Tina sukses membuat saya mewek nonton filmnya. 

Tips Sukses Membaur dengan Keluarga dari Pasangan

Wednesday, March 30, 2016

Di beberapa tempat ada kebiasaan setelah menikah, pasangan baru mengunjungi sanak saudara untuk mengenalkan diri. Sebagai anggota baru di keluarga, terkadang muncul perasaan grogi campur malu, apalagi untuk orang pendiam seperti saya *tutup muka pake helm*. Supaya kehadiran anda diterima oleh keluarga pasangan dan memberi kesan positif, berikut ini tips a la Helenamantra:

1. Pelajari silsilah keluarga
Mengenal wajah dan nama orang bisa menjadi tantangan tersendiri, apalagi bagi orang yang mudah lupa. Daripada salah memanggil sepupu dikira om, minta tolong pasangan untuk menceritakan silsilah keluarganya sambil menunjukkan foto keluarga. Kalau merasa wajah mereka mirip semua dan susah membedakan mana pakde pertama, mana pakde ketiga, ya maklumlah namanya juga keluarga. Buat catatan kecil supaya bisa dibaca sebelum berkunjung.

2. Kenali kebiasaan khusus dalam keluarga
Contohnya, kebiasaan yang bila ada tamu harus diberi jamuan makan. Jadi siapkan space besar di perut karena di tiap rumah yang dikunjungi akan disuguhi makanan berat. Bila khawatir kekenyangan, makan dengan porsi kecil sebagai bentuk penghormatan pada tuan rumah. Khusus hari ini, lupakan diet.

Sirsak, Pohon Berhantu Kaya Manfaat

Tuesday, March 29, 2016

Sambil sarapan, ibu bercerita tentang pengalaman beliau tinggal di asrama sekolah. Dini hari, berdua dengan teman sekamarnya mereka menuju mushola untuk sholat malam dan belajar. Suasana sepi mendukung ibu berkonsentrasi. Dari kamar ke mushola, ibu harus melewati pohon sirsak yang katanya ada genderuwo. Bulu kuduk ibu berdiri tiap melewati daerah itu. Untung ibu cerita ini saat pagi, saya jadi tidak takut deh. Di rumah pun ada pohon sirsak. Karena cerita horornya, pohon ini sudah ditebang. Sayang sekali ya padahal tumbuhan ini memiliki banyak manfaat. Tidak hanya buahnya yang enak dimakan, daunnya juga berguna untuk obat herbal.

Siap Menghadapi MEA dengan Modal Internet

Monday, March 28, 2016

Apa sih Masyarakat Ekonomi ASEAN?

Akhir 2015, Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara menerapkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Artinya, arus barang dan jasa antar negara ASEAN menjadi lebih mudah. Produk-produk buatan Malaysia, Thailand, Vietnam, dan negara ASEAN lain mudah diperjual-belikan di Indonesia. Pun sebaliknya, produk Indonesia mudah di-ekspor ke sana. Dari sisi konsumen, hal ini menguntungkan karena semakin banyak pilihan produk yang ada dan bisa membandingkan kualitas antar produk. Kalau sisi produsen, harus semakin jeli dalam membuat suatu produk supaya diterima masyarakat dan menghasilkan keuntungan.

MEA ini juga memberi kesempatan bagi tenaga kerja dari Asia Tenggara untuk bekerja di negara ASEAN lain, tentunya dengan kualifikasi tertentu. Untuk yang berkeinginan bekerja di negeri orang sambil jalan-jalan, kesempatan ini terbuka lebar. Begitu pula bagi tenaga asing yang hendak bekerja di Indonesia. Seorang kawan mengatakan salah satu efek MEA yaitu ada beberapa pekerja dari Thailand yang kini menduduki posisi manajerial di perusahaan di Indonesia. Persaingan dalam mencari kerja pun semakin tinggi. 

Dengan efek positif maupun negatif atas diberlakukannya MEA, kita tidak perlu khawatir dan takut. Pandanglah hal ini sebagai tantangan dan kesempatan untuk semakin maju. Lawanlah ketakutan dengan ilmu pengetahuan. 

3 Life Lessons From The Road, Today

Friday, March 25, 2016
sumber

Lesson #1: Do not judge easily


Setelah sekian lama meninggalkan Jakarta, hari ini saya naik transportasi umum pada jam pulang kerja. Saya sudah khawatir saat seminar yang jadwalnya selesai pukul 15.00 WIB ternyata baru ditutup 30 menit kemudian. Karena jalanan diprediksi padat, maka saya memutuskan naik commuter line adalah cara tercepat (dan termurah) untuk pulang. Moda transportasi ini sudah menjadi andalan saya sejak mahasiswa. Dari jaman banyak pengamen campur copet sampai kini semakin teratur, bersih, dan ber-AC. Menunggu sekitar 5 menit, datanglah kereta yang ditunggu. Alhamdulillah tidak terlalu ramai namun kursi sudah penuh terisi. Seorang penumpang menyarankan saya duduk di priority seats yang dikhususkan untuk manula, ibu hamil, dan orang sakit. Saya yang saat itu menggendong anak sambil menenteng stroller lipat pun merapat ke priority seats. Seorang wanita berdiri dan mempersilahkan kursinya untuk saya tempati. Kebaikannya langsung saya tolak karena melihat perutnya yang buncit menandakan ia hamil tua. Saya tahu betapa beratnya mengandung apalagi ia lelah setelah bekerja. Kalau tiba-tiba kontraksi lalu mbrojol di kereta, heboh deh. Ia pun kembali duduk. Di sampingnya, ada 2 lelaki yang tertidur. Pikiran jahat pun mampir, ah jangan-jangan hanya pura-pura. Old trick. Ah, jangan mudah menilai buruk orang lain. Mungkin saja mereka memang sangat kelelahan. Kan saya tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya pada mereka.

Nakita Parenting Class: Mengenal I - doser dan Makanan yang Baik untuk Pertumbuhan Buah Hati

Thursday, March 24, 2016



Dunia parenting yang belum genap setahun saya dalami membuat saya tertarik menimba ilmu mengasuh anak lewat berbagai media, salah satunya parenting class. Sabtu lalu bertempat di UMH Thamrin, Jakarta Pusat, saya mengikuti Nakita Parenting Class bersama Tulip Cipta Kreasi. Ini event yang rutin diadakan Tabloid Nakita tiap tahunnya. Selain seminar ada juga lomba mewarnai untuk anak SD, jadi orang tua belajar, anak-anak ikut lomba deh. Berhubung anak saya masih imut-imut, sampai di lokasi saya langsung menuju ruang seminar di lantai 3.

Kali ini ada empat topik yang dibahas, yaitu: mengenal i-doser, makanan yang baik untuk pertumbuhan buah hati, deteksi dini kelainan tulang pada balita, dan isu yang sedang santer yaitu LGBT. Sayangnya saya hanya bisa mengikuti dua sesi awal karena ada pekerjaan. Meskipun demikian, materi-materinya sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga. Apa saja? Lanjut..

Pneumonia Pada Bayiku

Monday, March 14, 2016

Melihat Sherlock merangkak kesana kemari, belajar berdiri, memegang berbagai macam benda dengan tangan mungilnya, juga memainkan makanan terkadang membuat saya kelelahan mengikuti tingkah polanya. Namun mengingat yang terjadi sebelas bulan lalu, saya bersyukur melihat ia tumbuh jadi anak yang sehat dan aktif.

Belum genap 10 hari ia terlahir di dunia, si kecil jatuh sakit. Daya tahan tubuhnya yang masih menyesuaikan dengan lingkungan baru menjadikan ia mudah tertular neneknya yang sedang sakit batuk. Saat di rumah, cuaca kurang mendukung karena matahari pagi tertutup awan sehingga ia jarang dijemur. Hal ini menambah faktor lemahnya kekebalan tubuh. Saya terlalu menyepelekan penyakit batuk pilek ini. Saya menganggapnya penyakit ringan yang sudah umum. Dengan asupan ASI, lama-kelamaan akan sembuh sendiri. Namun sudah lima hari batuknya tidak mereda. Saya pun membawanya ke dokter anak. Saat itu juga dokter menyarankan untuk opname karena anak saya terkena pneumonia. Penyakitnya sudah menjalar menjadi radang di paru-paru. Kalau terlambat ditangani bahkan bisa sampai ke otak. Mendengarnya membuat saya lemas dan tidak tega bila bayi kecil ini harus rawat inap. Setelah berembuk dengan keluarga, saya pun mencari second opinion. Tidak hanya satu tetapi lima dokter yang saya mintai konsultasi kesehatan. Salah satu dokter menjelaskan, bayi di bawah usia 2 tahun rawan terinfeksi pneumonia. Gejalanya memang mirip batuk pilek biasa. Indikasi lainnya yaitu penarikan pada dinding dada bagian bawah saat bernapas (retraksi). Frekuensi napasnya pun di atas normal.

AC Polytron Neuva Ice, Cepat Dingin dan Hemat Energi

Friday, March 11, 2016
Meski sekarang sedang musim hujan, AC tetap saya gunakan. Di daerah tempat tinggal saya, hampir tiap pagi memang hujan. Tetapi saat siang terasa sangat panas. Mau menyalakan AC terus-menerus, kepikiran tagihan listrik. Dasar mama rempong! Heheh.. Beruntunglah saya diundang peluncuran produk AC terbaru dari Polytron karena saya kini tidak bingung lagi memilih AC yang dingin dan hemat energi.
AC Polytron Neuva Ice

Mengurus Paspor Rusak di Kantor Imigrasi Jakarta Utara

Thursday, March 3, 2016

Masa berlaku paspor saya kurang dari 6 bulan. Berarti ini saatnya ke Kantor Imigrasi untuk memperpanjang masa berlaku paspor. Sebelumnya saya mengajukan pra-permohonan melalui website imigrasi. Mendaftar paspor online memang lebih mudah dan hanya perlu 2x ke imigrasi. Pertama, untuk foto+wawancara dan kedua, mengambil paspor yang sudah jadi. Setelah mengisi formulir dan membayar melalui ATM BNI saya pun memilih tanggal kedatangan yang tersedia di website. Mumpung ke imigrasi saya sekalian mengurus paspor baru untuk anak saya yang imut (ceritanya di sini). Ya siapa tahu tiba-tiba ada sponsor yang mengajak kami jalan-jalan ke luar negeri, AMIIIN.
Datang awal supaya dapat sofa nyaman

Tibalah hari yang ditunggu. Dengan membawa berkas lengkap baik asli maupun salinan, memakai baju berwarna selain putih, dan bersepatu (jarang nih saya serapi ini) kami menuju Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Utara di Komplek Rukan Artha Gading Niaga, Jl. Boulevard Blok A No. 5-7. Letaknya di belakang Mal Artha Gading. Tiba pukul 07.30 WIB, saya mendapat nomor antrian 16 khusus paspor online. Sedangkan anak saya yang juga mendaftar online, mendapat antrian prioritas nomor 4. Padahal sepaket tapi antriannya beda, ampun deh.. Antrian prioritas khusus untuk anak, ibu hamil, dan lansia. Ibunya anak ga dapat?

Auto Post Signature