Life of Happy Mom - Personal blog about parenting, health, and upside down of life.

Image Slider

Sandal Gunung case for Detective wanna be

Wednesday, July 7, 2010
suatu siang, aku mengambil sandal gunung-ku yang aku taruh di rak sandal. Sudah sekitar seminggu sejak peristiwa outward bound sandal itu aku simpan di rak supaya bisa beristirahat dengan tenang. Saat aku ambil sagun itu, ada tanda2 bahwa sebelumnya sagun sudah pernah dipakai orang lain karena ukurannya menjadi lebih besar. Tali-talinya juga udah dikendorkan. Hmm..jadi sebel ada yang pakai sagun tanpa seijinku. Sepanjang perjalanan tempatku malming hari itu, aku sambil mikir..siapa yang tega pake sagun-ku ga bilang2 dan ga dibenerin lagi ukurannya. Beginilah identifikasiku…
ada 8 orang, sebut saja A sampe H.
ukuran sagun menjadi lebih besar, artinya yang pake sagun kakinya lebih besar dari ukuran kakiku yang seGD ini. Kalo cewek yang pake sagun, ga mungkin karena kakinya lebih kecil dari kakiku. So dari 8 orang, tinggal 3 orang…laki2 semua. Ku teliti lebih lanjut tentang 3 orang ini.
A, seorang bapak berumur 55-60 tahun. Jarang keluar rumah. Ukuran kaki ga gitu beda jauh dengan aku, sekitar 40-41.
B, seorang bapak muda berumur 30 tahun. Sering keluar rumah buat kerja dan jalan-jalan. Punya sandal gunung branded dengan kualitas OK. Ukuran kaki sekitar 42.
C, seorang pemuda harapan bangsa berumur sekitar 25-27 tahun. Sering keluar rumah. Ukuran kaki sekitar 42.
Menurutku dan menurutmu…siapa yang cocok menjadi pengguna sagun-ku tanpa izin?

(inspired by 10 hours of cano-ing around Jatiluhur)


Peta dan kompas ku beri, dengan kesungguhan hati untukmu…hanya untukmu.
Tolong lihat aku dan jawab pertanyaanku
Mau dibawa kemana perahu kita
Jika kau terus memutar peta dan tak pernah tentukan arah
Mau dibawa kemana perahu kita
Ku tak akan terus dayungi tanpa ada arahan pasti kemana kau dan aku

-dari lagu mau dibawa kemana (apa ya judulnya?)
dipopulerkan oleh Armada (kalo ga salah)

Auto Post Signature